Anda belum Log-in!
Silahkan Log in

Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Kamis , 05 November 2026

Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.

TRUNOJOYO » KP&PKL » Agroekoteknologi
di-posting oleh yoga pada 2024-07-01 11:17:10  •  475 klik

TEKNIK BUDIDAYA TANAMAN PAKCOY (Brassica rapa L.) DENGAN SISTEM AKUAPONIK DI KEBUN PERCOBAAN PT. PETROKIMIA GRESIK
disusun oleh INDAH PUTRI RAMADHANI

Subyek: TANAMAN PAKCOY
Kata Kunci: Tanaman Sawi Pakcoy(Brassica rapa L.)
Morfologi Tanaman
Syarat Tumbuh Tanaman
Hidroponik (Akuaponik)
Budidaya Akuaponik dengan Ikan Koi
Budidaya

[ Anotasi Abstrak ]

Tanaman pakcoy (Brassica rapa L.) adalah salah satu jenis sayuran yang masih satu genus dengan sawi putih dan sawi hijau. Selain itu, pakcoy merupakan salah satu jenis sayuran yang bernilai komersial dan sangat digemari masyarakat indonesia karena rasanya yang enak, renyah, dan segar. Pakcoy termasuk dalam jenis sayuran sawi yang mudah diperoleh dan cukup ekonomis. Saat ini, tanaman pakcoy sering digunakan dalam berbagai masakan masyarakat setempat, hal ini cukup membuat peningkatan kebutuhan masyarakat akan tanaman pakcoy. Tanaman Pakcoy merupakan salah satu tanaman hortikultura yang berumur pendek dan mengandung berbagai nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh manusia. Kandungan yang ada pada tanaman pakcoy diantaranya ada protein, lemak, karbohidrat, Ca, P, Fe, vitamin A, B, C, E, K, baik untuk kesehatan serta mempunyai nilai ekonomi yang tinggi (Missdania et al., 2020). Pengembangan tanaman pakcoy memiliki prospek baik untuk mendukung upaya peningkatan petani, peningkatan gizi masyarakat, perluasan kesempatan kerja dan sebagainya. Selain itu, upaya budidaya pakcoy ditunjang oleh kondisi wilayah tropis Indonesia yang sesuai untuk budidaya komoditas tersebut. Kelebihan lain dalam budidaya pakcoy ini yaitu proses budidaya yang mudah, dengan umur panen yang relatif cepat atau pendek yakni sekitar umur 30 -45 hari setelah tanam untuk memperoleh hasil panen yang optimum. Menurut Yuniarti et al. (2017) Produktivitas tanaman sawi-sawian di Indonesia mengalami fluktuasi setiap tahunnya. Rendahnya produksi sawi dikarenakan oleh teknologi budidaya yang masih sederhana, hingga permasalahan kurangnya lahan untuk budidaya tanaman di daerah perkotaan. Metode budidaya yang tepat sangat dibutuhkan dalam peningkatan kualitas dan kuantitas produksi tanaman pakcoy (Anzila dan Asngad, 2022).

Kontributor: Ir. Slamet Supriyadi, M.Si
Tanggal tercipta: 2024-05-14
Jenis(Tipe): Text
Bentuk(Format): Pdf
Bahasa: Indonesia
Pengenal(Identifier): TRUNOJOYO-KP-210311100029
No Koleksi: 210311100029


Ketentuan (Rights) :
2024

 Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)

 File PDF  1. TRUNOJOYO-KP-31973-210311100029-LAPORAN PKL.pdf - 6374 KB


 Dokumen sejenis...



 Dokumen yang bertautan...





 Kembali ke Daftar