Anda belum Log-in!
Silahkan Log in
Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Kamis , 05 November 2026
Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.
di-posting oleh yoga pada 2024-07-03 11:45:14 • 176 klik
PEMODELAN POLA ARUS DAN PASANG SURUT MENGGUNAKAN DELFT3D (STUDI KASUS: PERAIRAN PESISIR SUMATERA UTARA)
disusun oleh IRENA TRI WIDIASTUTIK
| Subyek: | PERAIRAN PESISIR |
| Kata Kunci: | Arus Pasang Surut Pemodelan Hidrooseanografi Software Delft3D |
[ Anotasi Abstrak ]
Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki wilayah perairan yang melimpah karena 2/3 luas wilayahnya adalah lautan. Luas wilayah perairan Indonesia tidak menjamin bahwa setiap kapal dapat berlayar dengan aman. Diperlukan informasi detail berupa pemodelan hidrooseanografi dengan gambaran rintangan sebagai bahaya navigasi. Pemodelan hidrooseanografi memberikan informasi yang dinamis dan terbaru, oleh karena itu dibutuhkan data Hidrografi serta Oseanografi yang setiap waktu. Data tersebut dapat digunakan sebagai acuan bagi pelayaran kapal untuk menjamin keselamatannya dari bahaya navigasi dan keamanan maritim (Nurdin et.al.,2019). Hidro-Oseanografi adalah suatu cabang ilmu bidang kelautan untuk mempelajari berbagai sifat dari pergerakan air laut, khususnya arus serta pasang surut air perairan laut. Definisi arus laut adalah perpindahan massa air yang dapat mengendalikan transportasi partikel dan objek di perairan (Pitaloka et al., 2023). Arus juga didefinisikan sebagai aktivitas massa air secara vertikal dan horizontal, mencakup wilayah luas di lautan. Arus ini digerakkan oleh angin dan dihasilkan oleh pasang surut (Hapsari et al., 2022). Arus pasang surut merupakan pergerakan arus yang diakibatkan oleh variasi ketinggian air atau pasang surut air laut yang memiliki pengaruh periodic terhadap pola arus. Tinggi muka air laut akan naik saat pasang dan arus pasang surut bergerak menuju sungai. Sebaliknnya, muka air laut akan lebih rendah daripada sungai saat kondisi surut sehingga arus pasang surut akan bergerak keluar menuju (Gunawan et al., 2021). Fenomena arus dan pasang surut dapat digunakan sebagai alternatif untuk kajian awal pada suatu lokasi pengamatan menggunakan pemodelan hidrodinamika.
| Kontributor | : Dr. Zainul Hidayah, S.Pi, M.App.Sc |
| Tanggal tercipta | : 2024-06-13 |
| Jenis(Tipe) | : Text |
| Bentuk(Format) | |
| Bahasa | : Indonesia |
| Pengenal(Identifier) | : TRUNOJOYO-KP-210341100006 |
| No Koleksi | : 210341100006 |
Ketentuan (Rights) :
2024
Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)
1. TRUNOJOYO-KP-32017-210341100006-Laporan PKL.pdf - 7135 KB
Dokumen sejenis...- KEPADATAN BAKTERI COLIFORM SEBAGAI INDIKATOR PENCEMARAN BIOLOGIS DI PERAIRAN PESISIR SEPULUH KABUPATEN BANGKALAN
- Strategi Pengelolaan Berkelanjutan Kerang Bulu (Anadara Aquantica) Di Perairan Pesisir Juanda Sedati Kabupaten Sidoarjo
- ANALISIS KUANTITAS MIKROPLASTIK DAN KONTAMINASI LOGAM BERAT TIMBAL (Pb) DI MUARA SUNGAI CILET KECAMATAN LOSARANG KABUPATEN INDRAMAYU
Dokumen yang bertautan...- Pengaruh Kinerja keuangan terhadap harga Pengaruh arus kas terhadap harga saham pada perusahaan yang go publikdi PT.Bursa Efek Jakarta
- STUDI KARAKTERISTIK PASANG SURUT DAN PENGARUHNYA TERHADAP SEBARAN TSS (TOTAL SUSPENDED SOLID) DI PERAIRAN SELAT MADURA KABUPATEN BANGKALAN
- Studi Karakteristik Pasang Surut Di Perairan Jawa Timur (Teluk Prigi/Kabupaten Trenggalek, Karang Jamuang/KOtamadya SUrabaya, dan Kalianget/Kabupaten Sumenep)
- Analisis Arus Kas Terhadap Tingkat Likuiditas Perusahaan (Studi Pada Perusahaan Industri Sektor Rokok Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia)
- STUDI KARAKTERISTIK ARUS MERETAS PANTAI (RIP CURRENT) DI PERAIRAN SELT MADURA
Kembali ke Daftar 