Anda belum Log-in!
Silahkan Log in

Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Kamis , 05 November 2026

Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.

TRUNOJOYO » KP&PKL » Teknologi Industri Pertanian
di-posting oleh yoga pada 2024-07-05 17:14:59  •  456 klik

PROSES PRODUKSI RAJUNGAN KALENG DI PT. PAN PUTRA SAMUDRA KABUPATEN REMBANG, JAWA TENGAH
disusun oleh HANANIYAH

Subyek: RAJUNGAN
Kata Kunci: Rajungan
Makanan Setengah Jadi
Proses Produksi
Tenaga Kerja

[ Anotasi Abstrak ]

Rajungan (Portunus pelagicus) adalah salah satu jenis komoditas dengan potensi pertumbuhan yang besar. Salah satu produk ekspor utama Indonesia adalah portunus pelagicus atau rajungan biru. Rajungan ini memiliki daging yang sangat enak dan dapat diolah menjadi berbagai macam masakan, sehingga hewan ini sangat diminati para pencinta seafood (Fitrian, 2018). Rajungan atau ketam ini mempunyai kandungan gizi yang tinggi. Menurut Supriadi et al (2019) daging rajungan memiliki kandungan gizi yang tinggi, terutama kandungan protein yaitu 17,7%, sehingga dapat memberikan asupan protein yang cukup bagi tubuh (Herbowo et al., 2016). Selain itu seiring dengan berjalannya waktu, permintaan pasar akan produk setengah jadi atau produk-produk frozen food ini semakin meningkat dikarenakan beberapa faktor yang ditimbulkan oleh masyarakat. Salah satu faktor tersebut ialah faktor waktu, karena masyarakat saat ini hanya menginginkan yang praktis dan cepat tanpa membutuhkan waktu yang lama. Hal inilah yang membuat rajungan kaleng menjadi salah satu barang ekspor yang paling populer (Syah dan Pramono, 2019). PT. Pan Putra Samudra merupakan salah satu industri yang bergerak dalam bidang perikanan dengan produk unggulan daging rajungan pasteurisasi dalam kaleng. Rajungan kaleng merupakan salah satu produk perikanan yang memiliki nilai ekspor tinggi. Menurut data Badan Pusat Statistik, ekspor rajungan pada tahun 2021 mencapai 561 ribu ton. Hal ini juga sejalan dengan meningkatnya permintaan pasar terhadap rajungan kaleng mengharuskan perusahaan memproduksi produk dengan cepat dan benar. Namun, dalam produksi rajungan kaleng sering kali ditemukan produk defect atau tidak memenuhi standar mutu. Standar mutu pangan merupakan hal yang sangat penting diperhatikan dalam industri pangan termasuk industri perikanan (Hasibuan et al., 2024).

Kontributor: Dr. Burhan, S.TP., M.T.
Tanggal tercipta: 2024-05-21
Jenis(Tipe): Text
Bentuk(Format): Pdf
Bahasa: Indonesia
Pengenal(Identifier): TRUNOJOYO-KP-210331100080
No Koleksi: 210331100080


Ketentuan (Rights) :
2024

 Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)

 File PDF  1. TRUNOJOYO-KP-32098-210331100080-Laporan PKL.pdf - 2214 KB


 Dokumen sejenis...



 Dokumen yang bertautan...





 Kembali ke Daftar