Anda belum Log-in!
Silahkan Log in

Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Kamis , 05 November 2026

Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.

TRUNOJOYO » KP&PKL » Teknologi Industri Pertanian
di-posting oleh yoga pada 2024-07-05 17:26:12  •  171 klik

PROSES PENGERINGAN AKHIR TEH HIJAU MENGGUNAKAN MESIN BALL TEA DI PT. CANDI LOKA KABUPATEN NGAWI
disusun oleh LAHA NURIYANA

Subyek: TEH HIJAU
Kata Kunci: Tanaman teh
Jenis Teh
Kandungan Mutu Teh
Konsep Dasar Sistem Pengeringan
Proses Pengeringan
Metode Pengeringan
Jenis-Jenis Mesin Pengeringan

[ Anotasi Abstrak ]

Perkebunan menjadi salah satu sub sektor pertanian yang memiliki peran penting dalam pembangunan pertanian di Indonesia. Perkebunan teh merupakan salah satu bentuk perkebunan yang sudah lama dibudidayakan di Indonesia. Teh merupakan bahan minuman penyegar yang sudah lama dikenal dan sudah membudaya dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Tanaman teh mengandung beberapa senyawa kimia yang dapat memberikan kesan warna, rasa dan aroma yang dapat memuaskan peminumnya (Leslie dan Gunawan, 2019). Teh (Camellia sinensis L.) merupakan tanaman perkebunan yang dimanfaatkan daunnya. Tanaman teh memiliki nilai ekonomi tinggi dimasyarakat sehingga membantu perekonomian Indonesia. Secara umum teh diklasifikasikan menjadi empat jenis yaitu teh putih, teh hijau, teh oolong dan teh hitam (Kusnan, 2022). Teh hitam diolah melalui proses fermentasi dengan memanfaatkan terjadinya proses oksidasi enzimatis terhadap kandungan teh. Sedangkan teh oolong diolah dengan sedikit proses fermentasi, sehingga disebut dengan teh semi fermentasi. Teh putih diolah dengan cara mengaktifasi enzim oksidase yang ada pada pucuk teh segar melalui pemanasan atau penguapan (Nurul et al., 2018). Teh merupakan minuman yang paling banyak dikonsumsi setelah air. Teh memiliki banyak manfaat, namun juga mengandung senyawa yang berdampak negatif bagi tubuh yaitu senyawa kafein. Dampak negatif dari senyawa kafein jika dikonsumsi secara berlebihan dapat menimbulkan insomnia, gelisah, delirium, pernafasan meningkat, tremor otot, dan diureis (Fajar et al., 2018)

Kontributor: Dian Farida Asfan, S.T., M.T.
Tanggal tercipta: 2024-06-05
Jenis(Tipe): Text
Bentuk(Format): Pdf
Bahasa: Indonesia
Pengenal(Identifier): TRUNOJOYO-KP-210331100079
No Koleksi: 210331100079


Ketentuan (Rights) :
2024

 Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)

 File PDF  1. TRUNOJOYO-KP-32101-210331100079-LAPORAN PKL.pdf - 1114 KB


 Dokumen sejenis...



 Dokumen yang bertautan...





 Kembali ke Daftar