Anda belum Log-in!
Silahkan Log in

Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Kamis , 05 November 2026

Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.

TRUNOJOYO » KP&PKL » Teknologi Industri Pertanian
di-posting oleh yoga pada 2024-07-05 17:32:18  •  331 klik

PROSES PENGEMASAN PRODUK JAMUR KANCING (Agaricus bisporus) DALAM KALENG DI PT. EKA TIMUR RAYA PASURUAN
disusun oleh SYAHDA NABILATUL CAMELIA

Subyek: JAMUR KANCING
Kata Kunci: Jamur
Pengemasan Produk Pangan
Jenis Pengemas
Klasifikasi Kemasan
Fungsi Kemasan
Mesin Peralatan Pengemas

[ Anotasi Abstrak ]

PT. Eka Timur Raya (ETIRA) adalah perusahaan swasta. PT Eka Timur Raya didirikan pada tahun 1999. Lokasi produksi PT Eka Timur Raya terletak sekitar 65 km dari kota pelabuhan Surabaya yang juga merupakan bandara internasional terdekat. PT. Eka Timur Raya bergerak dalam industri makanan (jamur, tuna, mie instan makanan ringan), tekstil, real estate, eksplorasi minyak, pertambangan dan perdagangan. Produksi jamur di PT. Eka Timur Raya digunakan untuk memenuhi kebutuhan pasar lokal serta ekspor ke beberapa negara di Timur Tengah, Amerika Serikat, dan Jepang. PT. Eka Timur Raya memproduksi jamur kaleng dengan kapasitas lebih dari 12,6 ton jamur kancing segar tiap harinya produk jamur dikemas dalam kaleng dengan ukuran 4 oz, 8 oz dan 68 oz. Jamur kancing yang dikemas dalam kaleng terbagi menjadi 3 jenis yaitu whole, slice dan MSP (Mushroom Stems Pieces) Produk jamur dengan jenis jamur whole yaitu jenis jamur yang disajikan secara utuh dalam kaleng. Bentuk jamur kancing whole yaitu bentuk jamur kancing yang belum mekar dan jenis jamur ini disebut jamur KW 1. Produk jamur dengan jenis jamur slice dan MSP yaitu jenis jamur yang disajikan secara teriris. Jamur kancing yang diiris ini merupakan jenis jamur yang sudah mekar yang disebut jamur KW 2. Pengemasan merupakan pembungkusan atau pengepakan bahan pangan atau makanan dan termasuk salah satu upaya pengawetan makanan, karena pengemasan dapat memperpanjang umur simpannya. Pengemasan merupakan wadah yang dapat mencegah ataupun mengurangi adanya kerusakan pada bahan yang dikemas. Kemasan juga dapat diartikan sebagai sebuah bungkus dengan berbagai jenis material guna sebagai pelindung barang dagangan. Beberapa fungsi dari kemasan diantaranya yaitu fungsi proteksi yang mana kemasan harus mampu memberikan perlindungan fisik terhadap oksigen, air, debu dan sebagainya. Kedua fungsi keamanan yang mana kemasan tersebut telah teruji dengan baik bagi keamanan konsumen. artinya pembungkus/kemasan tidak dapat mencemari atau meracuni isi produk didalamnya secara kimiawi. Ketiga fungsi informasi dan identitas yang mana kemasan yang ideal sebaiknya memberikan informasi yang sesuai dan dibutuhkan kepada khalayak, baik secara verbal maupun visual serta terdapat merk atau nama dari produk tersebut sebagai pembeda dan identitas produk. Keempat fungsi marketing yang mana fungsi ini diperlukan kepekaan desainer terhadap kebutuhan dan keinginan khalayak. Kelima fungsi estetik yang mana fungsi ini mencakup tata letak, warna, font yang harus proporsional agar mendapat daya tarik komsumen (Nugraheni, 2018).

Kontributor: Iffan Maflahah, S.TP., M.Si.
Tanggal tercipta: 2024-04-29
Jenis(Tipe): Text
Bentuk(Format): Pdf
Bahasa: Indonesia
Pengenal(Identifier): TRUNOJOYO-KP-210331100015
No Koleksi: 210331100015


Ketentuan (Rights) :
2024

 Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)

 File PDF  1. TRUNOJOYO-KP-32103-210331100015-Laporan PKL.pdf - 2382 KB


 Dokumen sejenis...



 Dokumen yang bertautan...





 Kembali ke Daftar