Anda belum Log-in!
Silahkan Log in

Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Jumat , 06 November 2026

Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.

TRUNOJOYO » Tugas Akhir & Skripsi » Agroekoteknologi
di-posting oleh 200311100100 pada 2024-07-18 10:07:16  •  191 klik

Pengaruh Pemberian Pupuk Bokashi dan Berat Umbi Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Bawang Merah (Allium Ascalonicum L.)
Effect of Bokashi Fertilizer and Bulbs Weight on Growth and Production of Red Onion (Allium Ascalonicum L.)

disusun oleh NUR DIANA


Subyek: Bawang Merah
Pupuk Bokashi
Berat Umbi
Kata Kunci: Bawang Merah
Pupuk Bokashi
Berat Umbi

[ Anotasi Abstrak ]

Bawang Merah(Allium Ascalonicum L) merupakan salah satu tanaman hortikultura yang tumbuh di Indonesia, Komoditas ini sering digunakan sebagai bumbu pelengkap dalam masakan dan obat tradisional. Pemberian pupuk bokashi kotoran sapi dan pupuk yang mengandung unsur N,P,K menjadi salah satu cara untuk meningkatkan produktivitas bawang merah. Peningkatan berat umbi menunjukkan hasil yang lebih baik terhadapjumlah daun dsn jumlah per rumpun karena berkaitan dengan fotosintaat yang diserap oleh tanaman sebagai akibat dari Proses fotosintesis. Oleh karena itu penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh penggunaan pupuk bokashi dan berat umbi terhadap pertumbuhan produksi bawang merah.Penelitian dilaksanakan di Desa Sanah Tengah Kecamatan Pasean Pamekasan pada bulan Oktober 2023 sampai dengan November 2023. Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok faktorial, faktor pertama adalah umbi yang terdiri dari tiga taras yaitu U1 atau berat umbi 3-4 gram, U2 atau berat umbi 5-6 gram, U3 atau berat umbi 7-8 gram. Faktor kedua adalah faktor pupuk bokashi yang terdiri dari tiga faktor yaitu B1 atau 500 gram/ per petak percobaan, B2 atau 1000 gram/ per petak percobaan, B3atau 1500 gram/ petak percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pupuk bokashi berpengaruh nyata terhadap jumlah daun umur 7 sampai 49 tahun, sedangkan perlakuan berat umbi berpengaruh nyata pada umur 28 tahun. Pemberian pupuk bokashi memberikan pengaruh terhadap jumlah anakan, sedangkan perlakuan bobot umbi menunjukkan hasil yang tidak nyata.1. Perlakuan B3 dinilai merupakan perlakuan terbaik untuk meningkatkan pertumbuhan dan produksi bawang merah. 2. Perlakuan U3 mempunyai pengaruh sebagai perlakuan terbaik untuk meningkatkan pertumbuhan dan produksi bawang merah. 3. Terdapat interaksi yang nyata antara perlakuan pupuk bokashi dan berat umbi terhadap pertumbuhan dan produksi bawang merah.


Deskripsi Lain

Shallots (Allium Ascalonicum L) are one of the horticultural plants that grow in Indonesia. This commodity is often used a complementary spice in traditional cooking and medicine. Providing cow dung bokashi fertilizer and fertilizer containing the elements N, P, K is one way to increase shallot productivity. An increase in tuber weight shows better results in terms of the number of leaves and the number per cluster because it is related to the photosynthate absorbed by the plant a result of the photosynthesis process. Therefore, this research was conducted to determine the effect of using bokashi fertilizer and bulb weight on the growth of shallot production. The research was carried out in Sanah Tengah Village, Pasean Pamekasan District from October 2023 to November 2023. The research used a factorial randomized block design, the first factor was bulbs which consists of three levels U1 tuber weight 3-4 grams, U2 tuber weight 5-6 grams, U3 tuber weight 7-8 grams. The second factor is the bokashi fertilizer factor which consists of three factors, namely B1 500 grams/per experimental plot, B2 1000 grams/per experimental plot, B3 1500 grams/experimental plot. The bokashi fertilizer treatment had a significant effect on the number of leaves aged 7 to 49 years, while the tuber weight treatment had a significant effect at the age of 28 years. Providing bokashi fertilizer had an influence on the number of tillers, while tuber weight treatment showed insignificant results.1. B3 treatment is considered the best treatment to increase shallot growth and production. 2. U3 treatment has the effect of being the best treatment to increase shallot growth and production. 3. There is a real interaction between bokashi fertilizer treatment and bulb weight on shallot growth and production.

Kontributor: Dr. Achmad Amzeri S.P., M.P. Dr. Diana Nurus Sholehah, S. Farm, Apt., Msi
Tanggal tercipta: 2024-07-17
Jenis(Tipe): Text
Bentuk(Format): pdf
Bahasa: Indonesia
Pengenal(Identifier): TRUNOJOYO-Tugas Akhir-32730
No Koleksi: 200311100100


Ketentuan (Rights) :
2024

 Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)

 File PDF  1. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-32730-ABSTRACT.pdf - 124 KB
 File PDF  2. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-32730-COVER.pdf - 651 KB
 File PDF  3. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-32730-CHAPTER 1.pdf - 202 KB
 File PDF  4. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-32730-CHAPTER 2.pdf - 224 KB
 File PDF  5. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-32730-CHAPTER 3.pdf - 178 KB
 File PDF  6. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-32730-CHAPTER 4.pdf - 183 KB
 File PDF  7. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-32730-CONCLUSION.pdf - 99 KB
 File PDF  8. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-32730-REFERENCES.pdf - 164 KB
 File PDF  9. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-32730-APPENDICES.pdf - 1224 KB


 Dokumen sejenis...

     Tidak ada !

 Dokumen yang bertautan...





 Kembali ke Daftar