Anda belum Log-in!
Silahkan Log in

Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Jumat , 06 November 2026

Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.

TRUNOJOYO » KP&PKL » Manajemen Sumberdaya Perairan
di-posting oleh yoga pada 2024-07-30 10:20:46  •  349 klik

PENGUJIAN BAKTERI Salmonella sp PADA IKAN Sardinella lemuru DI UPT PENGUJIAN MUTU DAN PENGEMBANGAN PRODUK KELAUTAN DAN PERIKANAN BANYUWANGI (UPT PMP2KP BANYUWANGI)
disusun oleh Eny Fatmawati Arifa

Subyek: Ikan Sardinella lemuru
Kata Kunci: Produk Perikanan
Mutu Produk
Bakteri Salmonella
Ikan Lemuru (Sardinella lemuru)

[ Anotasi Abstrak ]

Ikan merupakan salah satu kekayaan alam yang cukup banyak di Indonesia, berdasarkan data statistik perikanan tangkap Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur, total produksi perikanan tangkap di Jawa Timur tahun 2022 mencapai 598.317 ton dengan komoditas unggulan perikanan tangkap yaitu tongol mencapai 6.947,80 ton dan ikan lemuru 70.284,83 ton KKP, (2022). Suman et al., (2017) menyatakan bahwa poteni sumberdaya ikan di Laut Jawa mencapai 981.680 ton yang didominasi oleh ikan pelagis kecil dan ikan demersal. Banyuwangi merupakan salah satu kawasan minapolitan berdasarkan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Nomor KEP.32/MEN/2011 yang wilayah inti pengembangannya terletak di Kecamatan Muncar, Banyuwangi merupakan salah satu kawasan penghasil perikanan yang cukup banyak di Jawa Timur dengan nilai total mencapai 27.677,17 ton DKP, (2020). Potensi sumberdaya ikan di wilayah pengelolaan perikanan Negara Republik Indonesia (WPPNRI) 573 didominasi oleh ikan pelagis kecil, dengan jumlah sebesar 201.400 ton pertahun, salah satu komoditas perikanan tersebut adalah ikan lemuru (KEPMEN-KP, 2016). Ikan lemuru adalah salah satu komoditas unggulan yang paling menguntungkan untuk diusahakan dan dikembangkan karena mampu memenuhi kebutuhan lokal dan mampu diekspor ke daerah lain (Maria et al., 2018). Permintaan pasar ekspor yang meningkat memerlukan penanganan yang baik dan benar serta pengujian terhadap produk tersebut. Pengujian terhadap mutu produk perikanan perlu dilakukan karena produk perikanan merupakan salah satu pembawa mikroorganisme bakteri patogen, parasit, dan lain-lain. Hal ini dikarenakan ikan mengandung kadar air yang cukup tinggi sehingga dapat menjadi media tumbuh yang baik bagi mikroorganisme sehingga mudah mengalami penurunan mutu.

Kontributor: Dr. Hafiludin S.Pi.,M.Si
Tanggal tercipta: 2024-07-15
Jenis(Tipe): Text
Bentuk(Format): pdf
Bahasa: Indonesia
Pengenal(Identifier): TRUNOJOYO-KP-210351100011
No Koleksi: 210351100011


Ketentuan (Rights) :
2024

 Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)

 File PDF  1. TRUNOJOYO-KP-33207-210351100011-Laporan PKL MSP.pdf - 4590 KB


 Dokumen sejenis...

     Tidak ada !

 Dokumen yang bertautan...





 Kembali ke Daftar