Anda belum Log-in!
Silahkan Log in

Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Jumat , 06 November 2026

Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.

TRUNOJOYO » KP&PKL » Agroekoteknologi
di-posting oleh yoga pada 2024-09-05 10:42:08  •  245 klik

BUDIDAYA TANAMAN SAWI HIJAU (Brassica juncea L.) SECARA ORGANIK DI P4S BUMI MALANG LESTARI
disusun oleh MARSA HARRIS MAULANA

Subyek: TANAMAN SAWI HIJAU
Kata Kunci: Pertanian Organik
Pupuk Organik
Budidaya Tanaman Sawi Hijau

[ Anotasi Abstrak ]

Indonesia merupakan negara tropis yang memiliki keanekaragaman hayati yang dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat. Setiap daerah di Indonesia dapat menghasilkan berbagai jenis tanaman yang dapat dikonsumsi oleh masyarakat. Sayuran merupakan salah satu produk pertanian yang berpeluang untuk dikembangkan di Indonesia. Permintaan masyarakat terhadap sayuran meningkat karena pertumbuhan penduduk di Indonesia dan meningkatnya kesadaran mastarakat terhadap pola hidup sehat. Sayuran banyak diminati oleh masyarakat umum karena banyak mengandung vitamin, mineral, dan serat yang dibutuhkan oleh tubuh. Dalam usaha budidaya, produktivitas sayuran tergolong rendah yang diakibatkan beberapa faktor yaitu teknik budidaya yang dilakukan petani yang belum intensif, faktor iklim, dan tingkat kesuburan tanah yang rendah. Untuk itu, demi meningkatkan produktivitas tanaman maka dilakukan pemupukan dengan tujuan mengganti unsur hara yang hilang dan menambah persediaan unsur hara yang dibutuhkan untuk meningkatkan produksi dan mutu tanaman. Ketersediaan unsur hara yang lengkap dan berimbang yang dapat diserap oleh tanaman merupakan faktor yang menentukan pertumbuhan dan produksi tanaman (Wua et al., 2022). Sawi hijau (Brassica juncea L.) merupakan salah satu tanaman hortikultura yang layak untuk ditingkatkan produktivitasnya karena merupakan salah satu komoditi yang banyak diminati oleh masyarakat. Produksi tanaman sayuran di Indonesia khususnya tanaman sawi perlu dijaga kestabilannya dan perlu ditingkatkan kembali dengan penangana yang tepat dan mudah tersedia agar produksi tanaman sawi tidak mengalami fluktuatif (Febryani et al., 2022). Di Indonesia tanaman sawi sudah tergolong familiar. Tanaman sawi mampu tumbuh baik di daratan rendah maupun tinggi. Dengan demikian kebutuhan konsumsi sawi Indonesia sebagian besar telah dapat dipenuhi oleh produksi dalam negeri. Tanaman sawi merupakan sayuran yang memiliki nilai gizi tinggi yang mampu dijadikan sebagai salah satu upaya pencegah stunting. Kandungan yang terdapat pada tanaman sawi yang kaya akan vitamin A, B, C, E dan K. Sawi juga mengandung karbohidrat, protein, dan lemak baik yang berguna untuk kesehatan tubuh. Zat lain yang ada dalam Tanaman sawi adalah kalsium, kalium, mangan, folat, zat besi, fosfor, teptofon, dan magnesium. Kandungan non-gizi yang ada dalam sayur. sawi adalah serat atau fiber yang kadarnya cukup tinggi. Karena kandungan gizi inilah, sawi termasuk sayuran ajaib yang dapat berfungsi baik untuk mencerdaskan otak (Nasir dan Jasmi, 2022).

Kontributor: Choirul Umam S.TP M.T.
Tanggal tercipta: 2024-05-14
Jenis(Tipe): Text
Bentuk(Format): Pdf
Bahasa: Indonesia
Pengenal(Identifier): TRUNOJOYO-KP-210311100109
No Koleksi: 210311100109


Ketentuan (Rights) :
2024

 Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)

 File PDF  1. TRUNOJOYO-KP-33929-210311100109-Laporan PKL AGRO.pdf - 11562 KB


 Dokumen sejenis...

     Tidak ada !

 Dokumen yang bertautan...





 Kembali ke Daftar