Anda belum Log-in!
Silahkan Log in
Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Kamis , 05 November 2026
Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.
di-posting oleh yoga pada 2024-10-03 16:41:02 • 292 klik
TEKNIK PEMETIKAN TANAMAN TEH (Camellia sinensis L.) MENGGUNAKAN MESIN SOE (Single Operational Electric) TIPE FTH24V DI PTPN I REGIONAL 5 KEBUN WONOSARI MALANG
disusun oleh MEGA DWI APRILIYA
| Subyek: | TANAMAN TEH |
| Kata Kunci: | Klasifikasi Tanaman Teh (Camelia sinensis L.) Morfologi Tanaman Teh Syarat Tumbuh Tanaman Teh Pucuk Daun Teh Pemetikan pada Tanaman Teh |
[ Anotasi Abstrak ]
Tanaman teh (Camelia sinensis L.) merupakan salah satu komoditas perkebunan unggulan di Indonesia yang berasal dari daerah subtropis yang dimanfaatkan sebagai minuman, obat, serta bahan kosmetik (Fatmala et al., 2020). Selain itu, tanaman teh juga merupakan salah satu komoditas perkebunan yang memiliki arti penting bagi perekonomian masyarakat di Indonesia. Dengan tanaman ini pihak perkebunan dapat menarik tenaga kerja yang relatif tinggi sehingga akan membantu penghidupan masyarakat sekitar perkebunan dan perekonomian masyarakat akan meningkat. Adanya perkebunan teh juga bisa membantu sumber pendapatan devisa negara dari hasil ekspor. Produksi teh di Indonesia sebagian besar diekspor ke luar negeri dan hanya sebagian kecil yang dipasarkan di dalam negeri. Pangsa pasar produk teh tersebut mencakup lima benua yaitu Amerika, Australia, Afrika, Eropa dan Asia. Pada tahun 2022 tercatat terdapat 61 negara yang menjadi pangsa pasar produk teh di Indonesia (BPS, 2022). Teh mempunyai kandungan yang bermanfaat bagi kesehatan seperti kafein, polifenol catechin, serta minyak essensial. Komponen utama pada teh yaitu catechin yang merupakan senyawa turunan dari tannin terkondensasi. Kualitas teh tinggi jika dipetik dari 4 pucuk pertama hingga ketiga. Karena dalam ketiga lembar daun tersebut memiliki kandungan katekin sebagai penambah rasa segar dan kafein yang tinggi. Polifenol yang terdapat pada teh berpotensi sebagai antioksidan yang dapat melindungi tubuh dari serangan radikaal bebas. Bahkan potensi antioksidan teh dinyatakan lebih kuat daripada antioksidan dalam sayuran maupun buah-buahan. Polifenol juga dapat menurunkan kolestrol serta mencegah penggumpalan darah (Anggraini et al., 2018).
| Kontributor | : Ir. H Suhartono, MP. |
| Tanggal tercipta | : 2024-12-25 |
| Jenis(Tipe) | : Text |
| Bentuk(Format) | |
| Bahasa | : Indonesia |
| Pengenal(Identifier) | : TRUNOJOYO-KP-210311100032 |
| No Koleksi | : 210311100032 |
Ketentuan (Rights) :
2024
Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)
1. TRUNOJOYO-KP-34010-Laporan PKL AGRO.pdf - 11439 KB
Dokumen sejenis...
Dokumen yang bertautan...Tidak ada !
Kembali ke Daftar 