Anda belum Log-in!
Silahkan Log in

Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Kamis , 05 November 2026

Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.

TRUNOJOYO » KP&PKL » Kelautan
di-posting oleh yoga pada 2024-10-17 10:04:10  •  354 klik

EFEKTIVITAS PEMANENAN MIKROALGA MENGGUNAKAN METODE FLOKULASI PADA Thalassiosira sp DENGAN ALUMINIUM SULFAT DAN KITOSAN PT. SPIRALIFE BIOTEKNOLOGI INDONESIA
disusun oleh Azmi Binta Azkiya

Subyek: MIKROALGA
Kata Kunci: Mikroalga Thalassiosira sp.
Kultivasi
Fase Pertumbuhan
Faktor Pertumbuhan
Metode Flokulasi
Aluminium Sulfat
Kitosan

[ Anotasi Abstrak ]

Mikroalga merupakan mikroorganisme autotrof akuatik uniseluler yang tumbuh melalui fotosintesis dengan tingkat pertumbuhannya yang tinggi dengan kemampuan tumbuhnya yang cepat, tidak membutuhkan area yang luas dalam budidayanya, kaya akan kandungan gizi dan senyawa aktif yang dapat dimanfaatkan baik untuk industri, lingkungan maupun sumberdaya berkelanjutan. Mikroalga sudah menjadi fokus pengembangan dan penelitian pada negara negara maju, namun di Indonesia masih kurang mendapatkan perhatian (Natasha et al., 2024). Mikroalga di Indonesia masih hanya dimanfaatkan sebagai pakan alami bagi biota akuakultur. Nilai gizi dan kandungan aktif pada mikroalga memiliki potensi yang lebih besar dari sebatas pemanfaatannya sebagai pakan alami (Prasetyo et al., 2022). Thalassiosira sp salah satu mikroalga diatom yang tersebar luas pada perairan dengan kandungan gizi dan senyawa aktif yang tinggi. Thalassiosira sp memiliki nilai protein 28% karbohidrat 23% (Fadilla et al., 2021) dan lipid yang tinggi dibandingkan dengan mikroalga diatom lainnya yaitu 65% dari berat kering (Bhattacharjya et al., 2020). Kandungan yang melimpah pada Thalassiosira sp ini masih belum banyak dikembangkan di Indonesia. PT. Spiralife Bioteknologi Indonesia merupakan salah satu perusahaan startup di Indonesia yang mulai mengembangkan dan memanfaatkan mikroalga menjadi produk produk kesehatan dan kecantikan. Produk yang telah PT. Spiralife komersilkan sejauh ini masih berbahan utama spirulina, untuk kemajuan perusahaan PT. Spiralife kini mulai melakukan penelitian dan pengembangan pada jenis mikroalga lain salah satunya yaitu mikroalga Thalassiosira sp. Dalam proses pengembangan ini terdapat kendala yang menjadi penghambat dalam proses pemanfaatan mikroalga yaitu ukuran mikroalga yang kecil membuat proses pemisahan mikroalga dengan media menjadi lebih sulit dan membutuhkan lebih banyak energi. Pemanfaatan mikroalga dalam skala produksi membutuhkan biomassa yang tinggi. Pemanenan dengan teknik konvensional seperti teknik pemanenan yang dilakukan pada PT. Spiralife yaitu dengan filtrasi membutuhkan banyak waktu dan energi untuk memenuhi kebutuhan perusahaan. Menghadapi permasalahan tersebut dibutuhkan Teknik alternatif yang efisien dan dapat menekan konsumsi energi dan biaya operasional.

Kontributor: Kartika Dewi, S.Pi., M.Pi
Tanggal tercipta: 2024-08-05
Jenis(Tipe): Text
Bentuk(Format): Pdf
Bahasa: Indonesia
Pengenal(Identifier): TRUNOJOYO-KP-210341100031
No Koleksi: 210341100031


Ketentuan (Rights) :
2024

 Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)

 File PDF  1. TRUNOJOYO-KP-34152-210341100031_Laporan PKL_IKL.pdf - 1380 KB


 Dokumen sejenis...



 Dokumen yang bertautan...





 Kembali ke Daftar