Anda belum Log-in!
Silahkan Log in
Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Kamis , 05 November 2026
Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.
di-posting oleh yoga pada 2024-10-17 10:11:35 • 204 klik
ANALISA SPASIAL HUBUNGAN CPUE DAN KLOROFIL-A UNTUK MENENTUKAN ZONA POTENSI PENANGKAPAN IKAN TUNA ALBAKOR (THUNNUS ALALUNGA) PADA PERAIRAN SAMUDRA HINDIA
disusun oleh Muhammad Al Arif Hujjatullah
| Subyek: | IKAN TUNA ALBAKOR |
| Kata Kunci: | Tuna Albakor (Thunnus alalunga) Analisa Spasial CPUE (Catch Per Unit Effort) Klorofil-a |
[ Anotasi Abstrak ]
The Albacore atau tuna albakor memiliki nama latin Thunnus alalunga. tuna albakor termasuk dalam genus Thunnus atau salah satu dari keluarga tuna. Ciri-ciri yang umum di miliki tuna albakor adalah warna biru tua atau kehijauan di bagian punggung dan putih keperakan di bagian perut. Sisi-sisinya memiliki garis-garis vertikal yang gelap. Distribusi dari tuna albakor tersebar di perairan tropis dan sub-tropis (Mondal Lee, 2023). Metode penangkapan yang paling umum di gunakan untuk menangkap tuna adalah Longline. Longline atau yang umum di sebut dengan pancing rawai, merupaka salah satu metode penangkapan yang terbilang efektif untuk menangkap ikan pelagis besar seperti tuna. Pancing rawai terdiri dari beberapa bagian, bagian utamanya adalah Main Line atau tali utama yang panjang dengan beberapa tali cabang dengan ukuran lebih pendek dengan mata pancing atau kail di ujung tali cabang, namun dalam operasinya penangkapan Tuna albakor pada Pelabuhan perikanan samudera cilacap terbilang efektif di karenakan kurangnya data dan informasi spasial yang akurat. Penangkapan pada zona yang kurang optimal akan berpotensi menimbulkan kerusakan ekosistem(Novianto Nugraha, 2016). Analisis spasial dapat menjadi Solusi terhadap permasalahan ini, dengan menggunakan data citra satelit dan data logbook dari penangkapan nelayan yang memungkinkan untuk memberikan hasil informasil yang lebih akurat terhadap zona penangkapan potensial. Data logbook nelayan yang di gunakan akan di olah menjadi data CPUE (Catch Per Unit Effort), CPUE merupakan indicator kelimpahan ikan yang akan di hitung berdasarkan jurnal jumlah ikan yang di tangkap per unit usaha penangkapan atau kapal. Data dari CPUE ini akan di korelasikan menggunakan nilai dari Klorofil-a dengan regresi linear sederhana (Pratama et al., 2022). Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap ilmu pengetahuan dan pengelolaan sumber daya ikan tuna albakore. Hasil penelitian ini dapat digunakan untuk meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan kegiatan penangkapan ikan tuna albakore, serta mendukung upaya pelestarian sumber daya ikan dan menjaga keseimbangan ekosistem laut.
| Kontributor | : Achmad Fachruddin Syah, S.Pi., M.Si., Ph.D. |
| Tanggal tercipta | : 2024-08-08 |
| Jenis(Tipe) | : Text |
| Bentuk(Format) | |
| Bahasa | : Indonesia |
| Pengenal(Identifier) | : TRUNOJOYO-KP-210341100005 |
| No Koleksi | : 210341100005 |
Ketentuan (Rights) :
2024
Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)
1. TRUNOJOYO-KP-34154-210341100005_Laporan PKL_IKL.pdf - 1247 KB
Dokumen sejenis...Tidak ada !
Dokumen yang bertautan...- STUDI PENGARUH KONSENTRASI NUTRIEN TERHADAP KLOROFIL-A DI PERAIRAN KALIANGET KABUPATEN SUMENEP
- KAJIAN KANDUNGAN KLOROFIL-a DI PERAIRAN GILI RAJE SUMENEP MADURA
- VARIABILITAS SUHU PERMUKAAN LAUT DAN SEBARAN KONSENTRASI KLOROFIL-A DENGAN DATA PENGINDERAAN JAUH PADA FENOMENA ENSO DI PERAIRAN SELATAN PULAU JAWA INDONESIA
- ANALISIS BEBAN MASUK NUTRIEN TERHADAP KELIMPAHAN KLOROFIL-A SAAT PAGI HARI DI SUNGAI BANCARAN KABUPATEN BANGKALAN
- Analisis Sebaran Klorofil-a Menggunakan Citra Sentinel-2B Multitemporal Di Perairan Ujung Pangkah, Gresik
Kembali ke Daftar 