Anda belum Log-in!
Silahkan Log in

Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Kamis , 05 November 2026

Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.

TRUNOJOYO » Tugas Akhir & Skripsi » Ilmu Komunikasi
di-posting oleh 190531100119 pada 2024-10-21 03:10:40  •  199 klik

Konstruksi Makna Kehadiran Anak Bagi Pasangan Suami Istri Infertilitas
Constructing the Meaning of Childbearing for Couples Infertility

disusun oleh RISKA AYU YUNIA SARI


Subyek: konstruksi makna anak infertilitas interaksionisme simbolik
Kata Kunci: konstruksi makna anak infertilitas interaksionisme simbolik

[ Anotasi Abstrak ]

Anak merupakan generasi penerus bagi kedua orangtuanya, yang tercipta karena adanya hubungan biologis pada perempuan dan laki-laki. Tidak semua orang diberikan kepercayaan untuk bisa memiliki anak. Adanya gangguan pada kesehatan reproduksi menjadi salah satu penyebab pasangan suami istri tak kunjung memiliki anak. Salah satu kesehatan reproduksi yang menyebabkan tertunda nya memiliki anak adalah infertilitas. Infertilitas merupakan kondisi di mana pasangan suami istri tak kunjung memiliki anak meskipun sudah melakukan hubungan seksual dalam jangka waktu 12 bulan tanpa alat kontrasepsi. Ketidakhadiran anak akan menimbulkan pemaknaan mengenai kehadiran anak bagi pasangan suami istri infertilitas, karena adanya interaksi sosial dengan masyarakat. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui konstruksi makna kehadiran anak bagi pasangan suami istri infertilitas.rnPenelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Menggunakan teknik analisis data fenomenologi dari Colaizzi yang terdiri dari 7 poin, diantaranya familiarisation, identifying significant statements, formulating meanings, clustering themes, developing an exhaustive description, producing the fundamental structure, dan seeking verification of fundamental structure. Penelitian ini menggunakan 9 informan, 3 pasangan informan utama dan 3 informan pendukung. Teknik pemeriksaan keabsahan data menggunakan triangulasi metode dan triangulasi sumber data. Penelitian ini berlokasi di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.rnHasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan teori interaksionisme simbolik dari George Herbert Mead dapat mengetahui bagaimana pasangan suami istri infertilitas memaknai kehadiran anak. Bagi pasangan suami istri infertilitas, anak dianggap sebagai pelengkap keluarga, kebahagiaan keluarga, harapan, dan penerus garis keturunan kedua orangtuanya. Dari pemaknaan tersebut, para suami istri infertilitas melihat dirinya sebagai pribadi yang tidak sempurna atau tidak utuh baik sebagai pribadi maupun sebagai keluarga. Infertilitas pada suami istri juga menimbulkan beberapa ketimpangan gender pada beberapa hal.


Deskripsi Lain

Children are the next generation of their parents, created by the biological relationship between a woman and a man. Not everyone is given the trust to be able to have children. The presence of disorders in reproductive health is one of the causes of married couples not children. One of the reproductive health problems that causes delays in children is infertility. Infertility is a condition in which a married couple does not have children even though they have had sexual intercourse within 12 months without contraception. The absence of children will lead to the presence of children for married couples with infertility due to social interaction with the community. The purpose of this study is to determine the meaning of the presence of children for infertility-married couples.rnThis research uses a type of qualitative research with a phenomenological approach using data collection techniques in the form of observation, interviews, and documentation. Using Colaizzi's phenomenological data analysis technique, which consists of 7 points, including familiarization, identifying significant statements, formulating meanings, clustering themes, developing an exhaustive description, producing the fundamental structure, and seeking verification of the fundamental structure. This study used 9 informants, 3 main informant pairs, and 3 supporting informants. The data validity checking technique used method triangulation and data source triangulation. This research is located in Sidoarjo Regency, East Java.rnThe results of this study indicate that the theory of symbolic interactionism from George Herbert Mead can find out how infertile married couples interpret the presence of children. For married couples with infertility, children are considered a complement to the family, family happiness, hope, and the successor to the lineage of both parents. From this meaning, infertility husband and wife see themselves imperfect incomplete both individuals and a family. Infertility in husband and wife also causes some gender inequality in several ways.

Kontributor: Netty Dyah Kurniasari, S.Sos., M.Med.Kom.
Tanggal tercipta: 2024-07-03
Jenis(Tipe): Text
Bentuk(Format): pdf
Bahasa: Indonesia
Pengenal(Identifier): TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34181
No Koleksi: 190531100119


Ketentuan (Rights) :
2024

 Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)

 File PDF  1. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34181-Abstract.pdf - 203 KB
 File PDF  2. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34181-Cover.pdf - 1473 KB
 File PDF  3. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34181-Chapter1.pdf - 265 KB
 File PDF  4. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34181-Chapter2.pdf - 368 KB
 File PDF  5. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34181-Chapter3.pdf - 237 KB
 File PDF  6. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34181-Chapter4.pdf - 248 KB
 File PDF  7. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34181-Chapter5.pdf - 614 KB
 File PDF  8. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34181-Conclusion.pdf - 165 KB
 File PDF  9. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34181-References.pdf - 242 KB
 File PDF  10. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34181-Appendices.pdf - 1608 KB


 Dokumen sejenis...

     Tidak ada !

 Dokumen yang bertautan...





 Kembali ke Daftar