Anda belum Log-in!
Silahkan Log in

Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Selasa , 03 November 2026

Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.

TRUNOJOYO » Tugas Akhir & Skripsi » Ilmu Komunikasi
di-posting oleh 210531100112 pada 2025-06-12 08:06:27  •  114 klik

Strategi Komunikasi Lingkungan SI BESUT Melalui Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengelolaan Sampah Berkelanjutan di Kelurahan Kaliwungu, Jombang
Environmental Communication Strategy of SI BESUT through Community Empowerment in Sustainable Waste Management in Kaliwungu Subdistrict, Jombang

disusun oleh KHARIS KHAMDANI


Subyek: PENGELOLAAN SAMPAH
Kata Kunci: SI BESUT
Startegi Komunikasi
Komunikasi Lingkungan
Pemberdayaan Masyarakat
Difusi Invoasi
Social Cognitive Theory

[ Anotasi Abstrak ]

Permasalahan sampah telah menjadi isu global, termasuk Indonesia. Dalam mengatasi permasalahan tersebut, Sanggar Hijau Indonesia menginisasi sebuah program pengelolan sampah SI BESUT (Siap Pilah Sampah, Bank Sampah, Ecobrick, Kompos Untuk Tanaman) berbasis pemberdayaan masyarakat di Kelurahan Kaliwungu, Jombang. Program ini berhasil mengubah perilaku masyarakat dalam pengelolaan sampah, dengan capaian 73% sampah yang berhasil dikelola serta perolehan berbagai penghargaan lingkungan baik dari pemerintah daerah hingga nasional. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis keberhasilan strategi komunikasi lingkungan yang diterapkan dalam program SI BESUT, khususnya dalam memengaruhi dan mengubah perilaku masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan konstruktivisme. Analisis penelitian ini didasarkan pada teori Difusi Inovasi dan Social Cognitive Theory yang menjelaskan peran komunikasi, pembelajaran sosial, dan keterlibatan komunitas dalam keberhasilan program. Informan ditentukan menggunakan teknik purposive sampling, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi, serta penggunaan triagulsi data sebagai teknik keabsahan data. Hasil penelitian menujukan bahwa, starategi komunikasi lingkungan diterapakan oleh Sanggar Hijau Indonesia bersifat adaptif dan partisipatif. Strategi tersebut mencakup sosialisasi di berbagai pertemuan warga, kegiatan door-to-door, pelatihan praktik langsung, penggunaan media visual, program SI BESUT Goes to School, Metode SOS, serta penguatan peran kader lingkungan. Strategi-strategi ini berhasil meningkatkan kesadaran, partisipasi aktif, dan perubahan perilaku masyarakat dalam memilah dan mengelola sampah. Selain itu, dalam merubah perilaku masyarakat juga melakukan pembelajaran di lingkungan sosial melalui, modelling dan observational learning yang mampu meningkatkan kayakinan masyarakat dalam mengelola sampah.


Deskripsi Lain

Waste management has become a global issue, including in Indonesia. To address this problem, Sanggar Hijau Indonesia initiated a community-based waste management program called SI BESUT (Ready to Sort Waste, Waste Bank, Ecobrick, Compost for Plants) in Kaliwungu Subdistrict, Jombang. This program has successfully transformed community behavior in waste management, achieving a waste processing rate of 73% and earning multiple environmental awards at both regional and national levels. Therefore, this study aims to describe and analyze the success of the environmental communication strategies implemented in the SI BESUT program, particularly in influencing and changing community behavior. This study employs a qualitative descriptive method with a constructivist approach. The analysis is based on the Diffusion of Innovations theory and Social Cognitive Theory, which explain the roles of communication, social learning, and community involvement in the programs success. Informants were selected using purposive sampling techniques, with data collected through in-depth interviews, observation, and documentation, supported by data triangulation for validation. The findings show that the environmental communication strategies applied by Sanggar Hijau Indonesia are adaptive and participatory. These strategies include socialization in community meetings, door-to-door outreach, hands-on training, use of visual media, the SI BESUT Goes to School program, the SOS Method, and strengthening the role of environmental cadres. These efforts have effectively increased awareness, encouraged active participation, and led to behavioral changes in waste sorting and management. Moreover, behavioral change was also facilitated through social learning in the community, particularly through modeling and observational learning, which helped boost public confidence in managing waste

Kontributor: Qoni’ah Nur Wijayani, S.I.Kom, M.I.Kom
Tanggal tercipta: 2025-06-03
Jenis(Tipe): Text
Bentuk(Format): pdf
Bahasa: Indonesia
Pengenal(Identifier): TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35830
No Koleksi: 210531100112


Ketentuan (Rights) :
2025

 Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)

 File PDF  1. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35830-Abstract.pdf - 199 KB
 File PDF  2. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35830-Cover.pdf - 1470 KB
 File PDF  3. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35830-Chapter1.pdf - 362 KB
 File PDF  4. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35830-Chapter2.pdf - 263 KB
 File PDF  5. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35830-Chapter3.pdf - 87 KB
 File PDF  6. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35830-Chapter4.pdf - 434 KB
 File PDF  7. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35830-Chapter5.pdf - 3532 KB
 File PDF  8. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35830-Conclusion.pdf - 123 KB
 File PDF  9. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35830-References.pdf - 174 KB
 File PDF  10. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35830-Appendices.pdf - 1228 KB


 Dokumen sejenis...



 Dokumen yang bertautan...





 Kembali ke Daftar