Anda belum Log-in!
Silahkan Log in

Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Selasa , 03 November 2026

Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.

TRUNOJOYO » KP&PKL » Teknologi Industri Pertanian
di-posting oleh yoga pada 2025-06-19 09:22:27  •  123 klik

PROSES PRODUKSI MINYAK ATSIRI NILAM DI INSTITUT ATSIRI UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG
disusun oleh AINUL MUKARROMAH

Subyek: MINYAK ATSIRI - PRODUKSI
Kata Kunci: Tanaman nilam
Minyak atsiri nilam
Manfaat minyak
Metode ekstraksi

[ Anotasi Abstrak ]

Minyak atsiri (Essential oil adalah campuran berbagai senyawa volatil yang berasal dari bagian-bagian tanaman seperti daun, batang, kulit kayu, kulit buah, bunga, biji dan akar. Minyak atsiri merupakan salah satu komoditi ekspor penghasil devisa yang tinggi bagi Indonesia. Berdasarkan Kementerian Perindustrian Republik Indonesia (Kemenperin) permintaan minyak atsiri Indonesia berasal dari beberapa negara di Eropa, seperti Swiss dan Jerman yang memerlukan minyak atsiri mencapai 5 ton/bulan. Permintaan juga datang dari produsen obat dan kosmetik di Amerika Utara, Amerika Selatan, dan Asia. Indonesia masih tercatat sebagai salah satu pemasok bahan baku minyak atsiri terbesar dunia. Minyak atsiri yang diekspor dari Indonesia meliputi berbagai jenis, seperti minyak nilam, minyak cengkeh, minyak nilam, minyak sereh wangi, dan minyak pala. Potensi pengembangan minyak atsiri di Indonesia memiliki peluang yang sangat menjanjikan. Sehingga dapat dilakukan dengan penambahan wawasan mengenai proses pengolahan minyak atsiri untuk dikembangkan dengan memberikan nilai tambah, peningkatan kualitas dan diversifikasi produk. Nilam merupakan salah satu tanaman yang menghasilkan minyak atsiri dan menyumbang lebih dari 50% dari total ekspor minyak atsiri di Indonesia. Indonesia juga dikenal sebagai pemasok utama minyak atsiri nilam dalam perdagangan global, dengan kontribusi sekitar 90% (Destria et al., 2022). Menurut (Aliqadri et al., 2022) ekspor minyak atsiri Indonesia berkisar 85% didominasi oleh minyak nilam dengan volume 1.200-1500 ton/tahun. Ekspor minyak nilam Indonesia mengalami fluktuasi, dengan rata-rata pertumbuhan sekitar 6% per tahun, yang setara dengan volume ekspor antara 700 ton hingga 2.000 ton per tahun. Minyak atsiri nilam adalah salah satu minyak esensial yang penting di dunia dan menjadi bahan mentah utama dalam industri farmasi. Minyak atsiri nilam memiliki peran yang sangat signifikan di berbagai sektor industri dan sulit untuk menemukan alternatif penggantinya. Salah satu keunggulan minyak atsiri nilam adalah kandungan zat fiksatif, yaitu zat yang dapat mengikat aroma dan mencegahnya menguap, sehingga efek wangi dapat bertahan lebih lama (Adhayani et al., 2021).

Kontributor: Safira Kanza, S.T., M.T
Tanggal tercipta: 2025-05-22
Jenis(Tipe): Text
Bentuk(Format): pdf
Bahasa: Indonesia
Pengenal(Identifier): TRUNOJOYO-KP-220331100009
No Koleksi: 220331100009


Ketentuan (Rights) :
2025

 Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)

 File PDF  1. TRUNOJOYO-KP-35915-220331100009-Laporan PKL.pdf - 1812 KB


 Dokumen sejenis...

     Tidak ada !

 Dokumen yang bertautan...





 Kembali ke Daftar