Anda belum Log-in!
Silahkan Log in
Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Senin , 02 November 2026
Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.
di-posting oleh yoga pada 2025-08-11 09:38:00 • 243 klik
TEKNIK PEMBESARAN UDANG VANAME (Litopenaeus vannamei) SECARA INTENSIF PADA KOLAM HDPE DI INSTALASI BUDIDAYA AIR PAYAU (IBAP) BANGIL, KABUPATEN PASURUAN
INTENSIVE VANAME SHRIMP (Litopenaeus vannamei) BREEDING TECHNIQUE IN HDPE POND IN BRACKISH WATER CULTIVATION INSTALLATION (IBAP) BANGIL, PASURUAN REGENCY
disusun oleh DANY APRILIA
| Subyek: | BUDIDAYA PERAIRAN UDANG VANAME |
| Kata Kunci: | Udang Vaname Intensif Kolam HDPE IBAP Bangil |
[ Anotasi Abstrak ]
Sektor akuakultur di Indonesia memiliki potensi besar, dengan udang Vaname (Litopenaeus vannamei) menjadi komoditas unggulan karena nilai ekonomisnya yang tinggi dan ketahanannya terhadap penyakit. Budidaya udang Vaname di Indonesia umumnya diterapkan secara intensif, yang memungkinkan padat tebar tinggi (lebih dari 150 ekor/m²) dan menawarkan peluang keuntungan yang besar. Laporan Praktik Kerja Lapang (PKL) ini berjudul "Teknik Pembesaran Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) Secara Intensif Pada Kolam HDPE Di Instalasi Budidaya Air Payau (IBAP) Bangil, Kabupaten Pasuruan". Tujuan utama dari PKL ini adalah untuk memahami secara menyeluruh proses pembesaran udang Vaname di tambak Unit III Raci IBAP Bangil, mengidentifikasi parameter kualitas air dan faktor lingkungan yang memengaruhi pertumbuhan, serta menganalisis strategi pemberian pakan yang optimal untuk efisiensi dan peningkatan produktivitas. Pembesaran intensif di IBAP Bangil menggunakan kolam yang dilapisi HDPE (High-Density Polyethylene) yang berfungsi untuk meminimalkan akumulasi padatan tersuspensi, memudahkan proses pembersihan, dan mengurangi risiko penyakit. Proses budidaya intensif yang diamati meliputi persiapan tambak, persiapan air kolam, penebaran benur dengan kepadatan tinggi, penerapan biosecurity, pemantauan kualitas perairan, manajemen pakan, dan sampling pertumbuhan. Kontrol parameter kualitas air dilakukan secara ketat, di mana data menunjukkan nilai rata-rata suhu yang fluktuatif (28°C–30.3°C), salinitas rendah (10 ppt), Dissolved Oxygen (DO) tinggi (8,20–9,15 mg/L), dan pH basa (8,29–8,47), yang keseluruhannya berada dalam kisaran toleransi optimal untuk pertumbuhan udang Vaname. Strategi efisiensi pakan yang diterapkan meliputi pemberian pakan berkualitas tinggi protein dengan menyesuaikan ukuran dan frekuensi pemberian yang sering, bertujuan untuk mencapai Average Body Weight (ABW) yang baik dan Feed Conversion Ratio (FCR) yang rendah (efisien). Kegiatan ini menegaskan bahwa keberhasilan budidaya udang intensif sangat bergantung pada pemahaman teori dan keterampilan manajerial yang baik, didukung oleh sarana dan prasarana yang memadai.
Deskripsi Lain
The aquaculture sector in Indonesia holds significant potential, with Vaname shrimp (Litopenaeus vannamei) being a leading commodity due to its high economic value and resilience to disease. Vaname shrimp farming in Indonesia is commonly practiced under an intensive system, which allows for high stocking densities (exceeding 150 individuals/m²) and offers substantial profit opportunities. This Field Work Practice (PKL) report is titled "Intensive Grow-Out Technique of Vaname Shrimp (Litopenaeus vannamei) in HDPE Ponds at the Brackishwater Aquaculture Installation (IBAP) Bangil, Pasuruan Regency". The primary objectives of this PKL were to gain a comprehensive understanding of the entire Vaname shrimp grow-out process at IBAP Bangils Unit III Raci ponds, to identify the influential water quality parameters and environmental factors, and to analyze optimal feeding strategies for efficiency and increased productivity. The intensive grow-out technique utilized at IBAP Bangil employs ponds lined with HDPE (High-Density Polyethylene). This lining is essential for minimizing the accumulation of suspended solids, facilitating the cleaning process, and mitigating disease risks. The observed intensive farming process included pond preparation, water column preparation, high-density post-larvae stocking, biosecurity implementation, water quality monitoring, feed management, and growth sampling. Water quality parameters were rigorously controlled; data showed average temperatures within the optimal range (28°C–30.3°C), low salinity (10 ppt), high Dissolved Oxygen (DO) levels (8.20–9.15 mg/L), and alkaline pH (8.29–8.47), all of which are suitable for Vaname shrimp growth. The implemented feed efficiency strategy involved providing high-quality, high-protein feed with adjusted size and frequent feeding times. This approach aimed to achieve a favorable Average Body Weight (ABW) and maintain a low, efficient Feed Conversion Ratio (FCR). The findings confirm that successful intensive shrimp cultivation relies heavily on sound theoretical knowledge and practical management skills, supported by appropriate infrastructure and facilities.
| Kontributor | : Dr. Apri Arisandi, S.Pi, M.Si. |
| Tanggal tercipta | : 2025-07-29 |
| Jenis(Tipe) | : Text |
| Bentuk(Format) | |
| Bahasa | : Indonesia |
| Pengenal(Identifier) | : TRUNOJOYO-KP-220341100074 |
| No Koleksi | : 220341100074 |
Ketentuan (Rights) :
2025
Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)
1. TRUNOJOYO-KP-37827-220341100074-Laporan PKL.pdf - 5963 KB
Dokumen sejenis...Tidak ada !
Dokumen yang bertautan...- KONSENTRASI SENG (Zn) PADA IKAN BANDENG (Chanos chanos) DAN LINGKUNGAN TAMBAK DI DESA TANJUNGAN KECAMATAN KAMAL KABUPATEN BANGKALAN
- STUDI STATUS DAN NILAI EKONOMI TOTAL EKOSISTEM MANGROVE GUNUNG ANYAR TAMBAK KOTA SURABAYA
- PENINGKATAN KUALITAS AIR KOLAM IKAN DENGAN PROTOTYPE AERATOR BEROZON
- DINAMIKA PARAMETER LINGKUNGAN TAMBAK GARAM DI DESA GERSIK PUTIH KECAMATAN GAPURA KABUPATEN SUMENEP
- pemetaan kesesuaian lahan tambak garam menggunakan metode site selection pada sistem informasi geografis berbasis web di desa polagan kabupaten pamekasan
Kembali ke Daftar 