Anda belum Log-in!
Silahkan Log in

Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Selasa , 03 November 2026

Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.

TRUNOJOYO » KP&PKL » Kelautan
di-posting oleh yoga pada 2025-08-15 17:06:18  •  247 klik

KEANEKARAGAMAN PLANKTON DI KOLAM BUDIDAYA IKAN BANDENG (CHANOS CHANOS) BALAI PELATIHAN DAN PENYULUHAN PERIKANAN (BPPP) BANYUWANGI, JAWA TIMUR
PLANKTON DIVERSITY IN MILKFISH (CHANOS CHANOS) CULTIVATION POND, FISHERIES TRAINING AND EXTENSION CENTER (BPPP) BANYUWANGI, EAST JAVA

disusun oleh M BAHRUL FATONI


Subyek: PLANKTON
BUDIDAYA PERAIRAN
Kata Kunci: Keanekaragaman Plankton
Ikan Bandeng
Chanos Chanos
BPPP Banyuwangi
Kualitas Air

[ Anotasi Abstrak ]

Sektor akuakultur memegang peranan krusial dalam ketahanan pangan nasional, dengan Ikan Bandeng (Chanos chanos) menjadi salah satu komoditas perikanan air payau yang paling banyak dibudidayakan. Keberhasilan budidaya ikan bandeng, terutama dalam sistem tambak, sangat dipengaruhi oleh stabilitas lingkungan perairan, di mana plankton memainkan peran ekologis yang sangat vital. Plankton, yang terdiri dari fitoplankton (produsen utama) dan zooplankton (konsumen primer), merupakan indikator utama kualitas air dan sumber pakan alami yang fundamental bagi ikan bandeng pada fase awal pertumbuhannya. Laporan Praktik Kerja Lapang (PKL) ini berjudul "Keanekaragaman Plankton di Kolam Budidaya Ikan Bandeng (Chanos chanos) Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan (BPPP) Banyuwangi, Jawa Timur". Tujuan utama dari PKL ini adalah untuk menganalisis dan mengidentifikasi keanekaragaman, kelimpahan, dan struktur komunitas plankton yang ada di kolam budidaya ikan bandeng BPPP Banyuwangi, serta mengetahui hubungan antara karakteristik plankton dengan parameter kualitas air tambak. Kegiatan ini dilaksanakan di BPPP Banyuwangi selama kurang lebih satu bulan, yaitu pada tanggal 11 Februari hingga 20 Juni 2025. Metode yang digunakan adalah survei deskriptif dengan pengumpulan data primer melalui pengambilan sampel plankton menggunakan plankton net dan pengukuran parameter kualitas air secara in-situ dan ex-situ. Hasil identifikasi menunjukkan bahwa kelompok Fitoplankton mendominasi komunitas plankton, dengan genus seperti Navicula dan Nitzschia (dari kelas Diatom) sering ditemukan. Sementara itu, Zooplankton didominasi oleh kelompok Rotifera dan Copepoda. Kelimpahan plankton yang tinggi ini mengindikasikan bahwa kolam budidaya masih memiliki nutrien yang cukup dan kondisi perairan yang relatif subur. Parameter kualitas air rata-rata yang terukur, seperti suhu, pH, dan salinitas, berada dalam kisaran optimal untuk pertumbuhan ikan bandeng, sehingga mendukung perkembangan plankton. Disimpulkan bahwa keanekaragaman plankton yang tinggi dan seimbang di kolam budidaya sangat penting karena berfungsi ganda sebagai sumber pakan alami dan sebagai bioindikator yang efektif untuk memantau kesehatan ekosistem perairan tambak.


Deskripsi Lain

The aquaculture sector holds a crucial role in national food security, with Milkfish (Chanos chanos) being one of the most widely cultivated brackishwater fishery commodities. The success of milkfish farming, particularly in pond systems, is highly influenced by the stability of the aquatic environment, where plankton plays an extremely vital ecological role. Plankton, which consists of phytoplankton (primary producers) and zooplankton (primary consumers), is a key indicator of water quality and a fundamental source of natural feed for milkfish in their early growth stages. This Field Work Practice (PKL) report is titled "Plankton Diversity in Milkfish (Chanos chanos) Cultivation Ponds at the Fisheries Training and Extension Center (BPPP) Banyuwangi, East Java". The primary objectives of this PKL were to analyze and identify the diversity, abundance, and community structure of plankton present in the BPPP Banyuwangi milkfish cultivation ponds, and to determine the relationship between the plankton characteristics and the ponds water quality parameters. The activity was conducted at BPPP Banyuwangi for approximately one month, from February 11 to June 20, 2025. The method used was a descriptive survey with primary data collection through plankton sampling using a plankton net and in-situ and ex-situ measurements of water quality parameters. The identification results indicated that the Phytoplankton group dominated the plankton community, with genera such Navicula and Nitzschia (from the Diatom class) frequently observed. Meanwhile, the Zooplankton were dominated by the Rotifera and Copepoda groups. The high abundance of plankton suggests that the cultivation ponds still contain sufficient nutrients and the water conditions are relatively fertile. The measured average water quality parameters, such temperature, pH, and salinity, were within the optimal range for milkfish growth, thus supporting plankton development. It is concluded that a high and balanced plankton diversity in cultivation ponds is essential it serves the dual function of being a natural feed source and an effective bio-indicator for monitoring the health of the ponds aquatic ecosystem.

Kontributor: Dyah Ayu Sulistyo Rini, S.Kel., M.T.
Tanggal tercipta: 2025-08-12
Jenis(Tipe): Text
Bentuk(Format): pdf
Bahasa: Indonesia
Pengenal(Identifier): TRUNOJOYO-KP-220341100100
No Koleksi: 220341100100


Ketentuan (Rights) :
2025

 Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)

 File PDF  1. TRUNOJOYO-KP-37903-220341100100-Laporan PKL.pdf - 2049 KB


 Dokumen sejenis...

     Tidak ada !

 Dokumen yang bertautan...





 Kembali ke Daftar