Anda belum Log-in!
Silahkan Log in
Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Kamis , 05 November 2026
Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.
di-posting oleh 210341100105 pada 2025-08-18 11:08:05 • 113 klik
Pemberian Pupuk Yang Berbeda Terhadap Laju Pertumbuhan dan Kepadatan Dunaliella salina
Providing Different Fertilizers on the Growth Rate and Density of Dunaliella salina
disusun oleh ABDUL ROZAK BACHRI
| Subyek: | Mikroalga Dunaliella salina Pupuk Berbeda |
| Kata Kunci: | Dunaliella salina perlakuan pupuk mikroalga |
[ Anotasi Abstrak ]
Dunaliella salina merupakan mikroalga hijau mikroskopis yang dikenal memiliki kemampuan hidup pada kondisi ekstrem dan laju pertumbuhan yang cepat, menjadikannya kandidat potensial dalam pengembangan teknologi budidaya mikroalga yang efisien dan berkelanjutan. Salah satu faktor utama yang memengaruhi pertumbuhan Dunaliella salina adalah ketersediaan nutrien, terutama melalui pemberian pupuk yang sesuai. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas tiga jenis pupuk, Walne, Guillard, dan Growmore terhadap laju pertumbuhan dan kepadatan sel Dunaliella salina. Penelitian dilakukan melalui kultivasi selama sembilan hari dengan lima perlakuan dan tiga ulangan, di mana setiap perlakuan dianalisis menggunakan parameter laju pertumbuhan spesifik, doubling time, kepadatan sel, dan ukuran sel,. Data dianalisis secara statistik menggunakan uji normalitas, ANOVA, dan Tukey HSD. Hasil menunjukkan bahwa perlakuan dengan pupuk Growmore 1 ml/L menghasilkan laju pertumbuhan spesifik tertinggi (µ 0,883 hari⁻¹), diikuti oleh Walne 1,5 ml/L (µ 0,733 hari⁻¹) dan Guillard 1 ml/L (µ 0,727 hari⁻¹). Penurunan kadar nitrat tertinggi tercatat pada perlakuan Walne, menandakan penyerapan aktif oleh mikroalga. Uji ANOVA menunjukkan perbedaan signifikan antar perlakuan (p < 0,05), sementara uji lanjutan Tukey HSD mengonfirmasi bahwa pupuk Guillard memberikan kepadatan sel tertinggi dibanding Growmore dan kontrol negatif. Temuan ini menunjukkan bahwa komposisi nutrien dalam masing-masing pupuk memberikan pengaruh berbeda terhadap dinamika pertumbuhan D. salina, dengan Growmore sebagai alternatif kompetitif. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi dasar dalam formulasi strategi budidaya mikroalga yang optimal untuk aplikasi bioteknologi dan industri.
Deskripsi Lain
Dunaliella salina is a microscopic green microalga known for its ability to thrive in extreme conditions and its rapid growth rate, making it a promising candidate for the development of efficient and sustainable microalgae cultivation technologies. One of the key factors influencing the growth of D. salina is nutrient availability, particularly through the application of appropriate fertilizers. This study aims to evaluate the effectiveness of three types of fertilizers—Walne, Guillard, and Growmore—on the specific growth rate and cell density of D. salina. The cultivation was conducted over a nine-day period using five treatments and three replications. Each treatment was analyzed based on specific growth rate, doubling time, cell density, and cell size. Statistical analysis was performed using normality tests, ANOVA, and Tukey HSD. The results showed that the treatment with Growmore fertilizer at 1 ml/L yielded the highest specific growth rate (µ 0.883 day⁻¹), followed by Walne at 1.5 ml/L (µ 0.733 day⁻¹) and Guillard at 1 ml/L (µ 0.727 day⁻¹). The highest nitrate depletion was recorded in the Walne treatment, indicating active nutrient uptake by the microalgae. ANOVA results revealed significant differences among treatments (p < 0.05), and Tukey HSD post-hoc analysis confirmed that Guillard fertilizer produced significantly higher cell density compared to Growmore and the negative control. These findings indicate that the nutrient composition of each fertilizer has a influence on the growth dynamics of D. salina, with Growmore emerging a cost-effective alternative. The outcomes of this study are expected to serve a foundation for formulating optimal microalgae cultivation strategies for biotechnological and industrial applications.
| Kontributor | : Novi Indriyawati, S, Kel., M.Si |
| Tanggal tercipta | : 2025-07-23 |
| Jenis(Tipe) | : Text |
| Bentuk(Format) | |
| Bahasa | : Indonesia |
| Pengenal(Identifier) | : TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37913 |
| No Koleksi | : 210341100105 |
Relasi/Tautan:
Mikroalga Dunaliella salina
Ketentuan (Rights) :
23 juli 2025
Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)
1. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37913-Abstract.pdf - 306 KB
2. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37913-Chapter1.pdf - 228 KB
3. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37913-Chapter2.pdf - 477 KB
4. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37913-Chapter3.pdf - 565 KB
5. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37913-Chapter4.pdf - 633 KB
6. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37913-Conclusion.pdf - 329 KB
7. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37913-References.pdf - 365 KB
8. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37913-Appendices.pdf - 588 KB
9. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-37913-Cover.pdf - 608 KB
Dokumen sejenis...Tidak ada !
Dokumen yang bertautan...- Struktur Komunitas Mikroalga Pada Tambak Garam di Desa Lembung Kecamatan Galis Kabupaten Pamekasan
- Pengaruh Pupuk Kandang Sapi dan Kompos Jerami Terhadap Serapan N, Pertumbuhan, dan Hasil Tanaman Jagung (Zea mays L.)
- KOMPOSISI DAN KELIMPAHAN MIKROALGA EPIFIT PADA DAUN LAMUN Thalassia Hempricii DI PERAIRAN PRANCAK KABUPATEN BANGKALAN PULAU MADURA
- EFEKTIVITAS PEMANENAN MIKROALGA MENGGUNAKAN METODE FLOKULASI PADA Thalassiosira sp DENGAN ALUMINIUM SULFAT DAN KITOSAN PT. SPIRALIFE BIOTEKNOLOGI INDONESIA
- TEKNIK KULTUR DAN PEMANFAATAN MIKROALGA DI LABORATORIUM PAKAN ALAMI BALAI BESAR PERIKANAN BUDIDAYA AIR PAYAU JEPARA, JAWA TENGAH
Kembali ke Daftar 