Anda belum Log-in!
Silahkan Log in

Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Selasa , 03 November 2026

Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.

TRUNOJOYO » KP&PKL » Kelautan
di-posting oleh yoga pada 2025-11-25 14:36:20  •  290 klik

PEMBESARAN UDANG VANAME (Litopenaeus vannamei) PADA TAMBAK INTENSIF HIGH DENSITY POLYETHYLENE (HDPE) OUTDOOR DI BALAI PERIKANAN BUDIDAYA AIR PAYAU (BPBAP) KABUPATEN SITUBONDO, JAWA TIMUR
VANAME SHRIMP (Litopenaeus vannamei) ENLARGEMENT IN INTENSIVE HIGH DENSITY POLYETHYLENE (HDPE) OUTDOOR POND AT THE BRACKISH WATER FISHERIES CULTIVATION CENTER (BPBAP) OF SITUBONDO REGENCY, EAST JAVA

disusun oleh Susmitha Davvy Aoudy Firdaus


Subyek: BUDIDAYA PERAIRAN
UDANG VANAME
Kata Kunci: Udang Vaname
Intensif
Tambak HDPE
BPBAP Situbondo
Manajemen Pakan

[ Anotasi Abstrak ]

Sektor perikanan budidaya di Indonesia menempatkan udang Vaname (Litopenaeus vannamei) sebagai komoditas unggulan utama karena nilai ekspornya yang tinggi dan berbagai keunggulan biologisnya termasuk kemampuan beradaptasi terhadap perubahan lingkungan, pertumbuhan yang cepat, dan toleransi terhadap kepadatan tebar yang tinggi. Keunggulan ini mendorong praktik budidaya secara intensif hingga super intensif. Laporan kegiatan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Industri ini berjudul "Pembesaran Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) Pada Tambak Intensif High Density Polyethylene (HDPE) Outdoor di Balai Perikanan Budidaya Air Payau (BPBAP) Kabupaten Situbondo, Jawa Timur". Kegiatan ini dilaksanakan di BPBAP Situbondo dari tanggal 11 Februari hingga 20 Juni 2025. Tujuan utama dari magang ini adalah untuk memahami tahapan pembesaran udang Vaname di kolam beton, mempelajari manajemen dan program pakan yang diterapkan, serta mengidentifikasi hama dan penyakit yang menyerang kolam budidaya. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif, didukung oleh teknik pengumpulan data primer (wawancara, observasi, partisipasi aktif) dan data sekunder. Dalam budidaya intensif ini, penggunaan lapisan plastik HDPE (High Density Polyethylene) pada tambak merupakan strategi penting untuk meminimalisir dampak lingkungan yang buruk dan mengurangi risiko serangan penyakit. Tahapan pembesaran udang meliputi persiapan kolam, penebaran benur, manajemen pakan, monitoring kualitas air, monitoring pertumbuhan, dan pemanenan. Manajemen pakan merupakan aspek krusial, di mana jenis pakan yang digunakan adalah crumble dan pelet. Program pakan yang diterapkan adalah blind feeding pada fase awal, dilanjutkan dengan demand feeding dengan monitoring melalui pengecekan anco dan hasil sipon. Identifikasi menunjukkan adanya hama seperti burung bangau putih dan kepiting serta penyakit utama seperti AHPND (Acute Hepatopancreatic Necrosis Disease) dan EHP (Enterocytozoon hepatopenaei). Kesuksesan budidaya udang intensif sangat ditentukan oleh implementasi seluruh tahapan manajemen dengan standar operasional yang ketat.


Deskripsi Lain

The aquaculture sector in Indonesia identifies Vaname shrimp (Litopenaeus vannamei) a primary leading commodity due to its high export value and several biological advantages including adaptability to environmental changes, rapid growth, and tolerance for high stocking densities. These advantages promote the widespread practice of intensive to super-intensive cultivation systems. This Field Work Practice (MBKM Industry) report is titled "Intensive Grow-Out of Vaname Shrimp (Litopenaeus vannamei) in Outdoor High Density Polyethylene (HDPE) Ponds at the Brackishwater Aquaculture Installation (BPBAP) Situbondo Regency, East Java". The activity was conducted at BPBAP Situbondo from February 11 to June 20, 2025. The main objectives of this internship were to fully understand the grow-out stages of Vaname shrimp in concrete ponds, to study the feed management and feeding program implemented, and to identify the pests and diseases affecting the cultivation ponds. The descriptive method with a quantitative approach was used for the study, supported by primary data collection techniques (interviews, observation, active participation) and secondary data. In this intensive cultivation, the use of HDPE (High Density Polyethylene) pond lining is a critical strategy to mitigate poor environmental quality and reduce the risk of disease outbreaks. The shrimp grow-out stages encompass pond preparation, stocking of post-larvae, feed management, water quality monitoring, growth monitoring, and harvesting. Feed management is a crucial aspect, utilizing crumble and pellet feed types. The feeding program implements blind feeding in the initial phase, transitioning to demand feeding with monitoring conducted via anco (feeding tray) checks and siphon results. Identification revealed the presence of pests such the white heron (burung bangau putih) and crabs well major diseases including AHPND (Acute Hepatopancreatic Necrosis Disease) and EHP (Enterocytozoon hepatopenaei). The success of intensive shrimp farming is highly dependent on the meticulous implementation of all management stages according to strict operational standards.

Kontributor: Dyah Ayu Sulistyo Rini, S.Kel., M.T
Tanggal tercipta: 2025-08-08
Jenis(Tipe): Text
Bentuk(Format): pdf
Bahasa: Indonesia
Pengenal(Identifier): TRUNOJOYO-KP-220341100021
No Koleksi: 220341100021


Ketentuan (Rights) :
2025

 Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)

 File PDF  1. TRUNOJOYO-KP-38419-220341100021_Laporan PKL.pdf - 18979 KB


 Dokumen sejenis...

     Tidak ada !

 Dokumen yang bertautan...





 Kembali ke Daftar