Anda belum Log-in!
Silahkan Log in
Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Rabu , 04 November 2026
Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.
di-posting oleh 220721100172 pada 2026-01-13 07:01:33 • 103 klik
The Influence of Halal Literacy, Religiosity, Influencer Marketing, and Price on Halal Cosmetic Decision
The Influence of Halal Literacy, Religiosity, Influencer Marketing, and Price on Halal Cosmetic Decision
disusun oleh DWI PUTRI AYU NUR AINI
| Subyek: | PERILAKU KONSUMEN (KOSMETIK HALAL) — MAQASHID SYARIAH (HUKUM EKONOMI ISLAM) — GENERASI Z |
| Kata Kunci: | Literasi Halal Religiusitas Influencer Marketing Harga Keputusan Pembelian |
[ Anotasi Abstrak ]
Pertumbuhan pesat sektor kosmetik halal di Indonesia didorong oleh meningkatnya kesadaran halal, religiusitas, pemasaran digital, dan penetapan harga yang adil. Namun, studi empiris yang mengintegrasikan faktor perilaku dengan kerangka maqashid syariah masih terbatas, khususnya pada konsumen generasi Z. Penelitian ini menggunakan pendekatan campuran dengan desain sequential explanatory, dimulai dengan survei kuantitatif terhadap 100 konsumen gen Z di Jawa Timur, yang kemudian dilanjutkan dengan analisis kualitatif untuk menafsirkan hasil melalui perspektif hukum ekonomi Islam dan prinsip-prinsip maqashid syariah. Data kuantitatif dianalisis menggunakan uji validitas dan reliabilitas, uji asumsi klasik, regresi linier berganda, dan uji hipotesis dengan SPSS 26. Tahap kualitatif mengontekstualisasikan temuan dalam kerangka hifz al-dīn, hifz al-nafs, hifz al-‘aql, hifz al-nasl, dan hifdz al-māl. Hasil regresi menunjukkan bahwa religiusitas dan harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, sedangkan literasi halal dan influencer marketing berpengaruh positif namun tidak signifikan. Secara simultan, seluruh variabel berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai adjusted R² sebesar 0,792. Harga merupakan prediktor paling dominan, diikuti oleh religiusitas. Temuan ini mengindikasikan bahwa pilihan kosmetik halal gen Z dibentuk oleh pertimbangan ekonomi dan komitmen religius yang selaras dengan maqashid syariah. Harga yang etis, influencer kredibel, dan penguatan literasi halal mendorong perilaku konsumsi yang rasional, aman, dan sesuai syariah. Penelitian ini berkontribusi pada hukum ekonomi syariah dengan menunjukkan bagaimana faktor perilaku dan normatif secara bersama-sama membentuk perilaku pembelian halal, serta merekomendasikan penguatan literasi halal, pengawasan BPJPH, dan tata kelola sertifikasi DSN–MUI untuk keberlanjutan industri halal.
Deskripsi Lain
The rapid growth of Indonesia’s halal cosmetic sector is driven by increasing halal awareness, religiosity, digital marketing, and fair pricing. However, empirical studies integrating behavioral factors with the maqashid sharia framework remain limited, particularly among generation Z consumers. This study employs a mixed-method sequential explanatory design, beginning with a quantitative survey of 100 gen Z consumers in East Java, followed by qualitative analysis to interpret the results through Islamic economic law and maqashid shariah principles. Quantitative data were analyzed using validity and reliability tests, classical assumption tests, multiple linear regression, and hypothesis testing with SPSS 26. The qualitative stage contextualizes findings within hifz al-dīn, hifz al-nafs, hifz al-‘aql, hifz al-nasl, and hifz al-māl. The regression results show that religiosity and price have a positive and significant effect on purchasing decisions, while halal literacy and influencer marketing have positive but insignificant effects. Simultaneously, all variables significantly influence purchasing decisions, with an adjusted R² of 0.792. Price is the most dominant predictor, followed by religiosity. The findings indicate that gen Z’s halal cosmetic choices are shaped by economic considerations and religious commitment consistent with maqashid sharia. Ethical pricing, credible influencers, and strengthened halal literacy enhance rational, safe, and sharia-compliant consumption. This study contributes to islamic economic law by demonstrating how behavioral and normative factors jointly shape halal purchasing behavior and suggests strengthening halal literacy, BPJPH oversight, and DSN-MUI certification governance for a sustainable halal industry.
| Kontributor | : Luluk Hanifah, SE., M.Akun |
| Tanggal tercipta | : 2026-01-06 |
| Jenis(Tipe) | : Text |
| Bentuk(Format) | |
| Bahasa | : Indonesia |
| Pengenal(Identifier) | : TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38650 |
| No Koleksi | : 220721100172 |
Ketentuan (Rights) :
2026
Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)
1. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38650-220721100172_DWI PUTRI AYU NUR AINI.pdf - 7364 KB
Dokumen sejenis...Tidak ada !
Dokumen yang bertautan...- Analisis Literasi Halal Pada Pelaku UMKM di Kabupaten Bangkalan
- PENGARUH LITERASI HALAL LIFESTYE TERHADAP MINAT MENGGUNAKAN PRODUK HALAL (Studi Kasus Mahasiswa Ekonomi Syariah di Madura)
- LITERASI HALAL DAN SERTIFIKASI HALAL PADA PELAKU IKM KRIPIK SINGKONG DI KEC. MANDING KAB. SUMENEP
- LITERASI HALAL DAN HALAL AWARENESS SANTRI DALAM MENGONSUMSI PRODUK BERLABEL HALAL. PENDEKATAN REGRESSION LOGISTIC ANALYSIS. (Studi Kasus Santri Pondok Pesantren Di Kabupaten Bangkalan)
- Analisis Literasi Halal Dalam Meningkatkan Kesadaran Sertifikasi Halal Pada Produk UMKM (Studi Pada Pelaku UMKM Kerupuk Udang Kec. Kwanayar Kab. Bangkalan)
Kembali ke Daftar 