Anda belum Log-in!
Silahkan Log in

Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Rabu , 04 November 2026

Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.

TRUNOJOYO » Tugas Akhir & Skripsi » Psikologi
di-posting oleh 200541100159 pada 2026-04-17 09:04:55  •  74 klik

Pengaruh Labelling Negatif terhadap Kenakalan Remaja pada Santri Mahad Tahfidz Al-Quran di Pondok Pesantren X
The Influence of Negative Labeling on Juvenile Delinquency among Students of Mahad Tahfidz Al-Quran at X Islamic Boarding School

disusun oleh ZUHAIR AMMAR


Subyek: Labelling Negatif
Kenakalan Santri
Pondok Pesantren
Kata Kunci: Labelling Negatif
Kenakalan Santri
Pondok Pesantren

[ Anotasi Abstrak ]

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh labelling negatif terhadap kenakalan santri di Pondok Pesantren X. Fenomena labelling negatif dalam lingkungan pendidikan kerap membentuk persepsi diri santri yang berdampak pada pola perilaku sosialnya. Pemberian cap atau stigma tertentu dapat memengaruhi cara individu memandang dirinya serta bagaimana ia berinteraksi dengan lingkungan sekitar. Dalam konteks pesantren, kondisi tersebut berpotensi memunculkan perilaku menyimpang sebagai bentuk respons terhadap penilaian sosial yang diterima. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi linear sederhana untuk menguji hubungan antarvariabel. Populasi penelitian berjumlah 422 santri aktif yang terdaftar di Pondok Pesantren X. Sampel sebanyak 195 responden ditentukan berdasarkan tabel Isaac dan Michael dengan taraf kesalahan 5%. Instrumen yang digunakan berupa skala labelling negatif dan skala kenakalan santri yang telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas. Proses pengumpulan data dilakukan secara sistematis sesuai prosedur penelitian kuantitatif. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa tingkat labelling negatif berada pada kategori sedang dengan persentase 65,1%. Tingkat kenakalan santri juga didominasi kategori sedang dengan persentase 83,1%. Hasil uji hipotesis menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan antara labelling negatif terhadap kenakalan santri (p < 0,05). Besarnya kontribusi pengaruh ditunjukkan melalui nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,001. Temuan ini mengindikasikan bahwa variasi kenakalan santri sebagian dapat dijelaskan oleh labelling negatif. Dengan demikian, semakin tinggi labelling negatif yang diterima santri, semakin tinggi pula kecenderungan kenakalan yang muncul di lingkungan pesantren.


Deskripsi Lain

This study aims to analyze the influence of negative labeling on student delinquency at X Islamic Boarding School. The phenomenon of negative labeling within educational environments often shapes students' self-perception and social behavior patterns, the imposition of specific stigmas can affect how individuals view themselves and interact with their surroundings. In the context of a pesantren, such conditions have the potential to trigger deviant behavior a response to perceived social evaluations. This research employs a quantitative approach using simple linear regression analysis to examine the relationship between variables among a population of 422 active students. A sample of 195 respondents was determined using the Isaac and Michael table with a 5% error margin, utilizing negative labeling and student delinquency scales that have met validity and reliability standards. Descriptive analysis results indicate that the level of negative labeling falls within the moderate category at 65.1%, while student delinquency is also dominated by the moderate category at 83.1%. Hypothesis testing results reveal a significant influence of negative labeling on student delinquency ($p < 0.05$), with a coefficient of determination ($R^2$) of 0.001. These findings indicate that variations in student delinquency can be partially explained by negative labeling, suggesting that higher levels of negative labeling received by students correlate with a higher tendency for delinquency to emerge within the boarding school environment.

Kontributor: Dr. Netty Herawati S. Psi., M. Psi Psikolog
Tanggal tercipta: 2026-04-02
Jenis(Tipe): Text
Bentuk(Format): pdf
Bahasa: Indonesia
Pengenal(Identifier): TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39411
No Koleksi: 200541100159


 Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)

 File PDF  1. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39411-Abstract.pdf - 220 KB
 File PDF  2. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39411-Cover.pdf - 953 KB
 File PDF  3. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39411-Chapter1.pdf - 265 KB
 File PDF  4. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39411-Chapter2.pdf - 328 KB
 File PDF  5. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39411-Chapter3.pdf - 309 KB
 File PDF  6. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39411-Chapter4.pdf - 535 KB
 File PDF  7. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39411-Conclusion.pdf - 135 KB
 File PDF  8. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39411-References.pdf - 194 KB
 File PDF  9. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39411-Appendices.pdf - 3481 KB


 Dokumen sejenis...

     Tidak ada !

 Dokumen yang bertautan...





 Kembali ke Daftar