Anda belum Log-in!
Silahkan Log in
Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Jumat , 06 November 2026
Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.
di-posting oleh 220711100007 pada 2026-04-21 09:04:01 • 76 klik
PRAKTIK PENGGABUNGAN AKAD JUAL BELI DAN PINJAMAN PERSPEKTIF FIQH MU‘AMALAH DALAM BISNIS PAKAN IKAN PADA BUDIDAYA IKAN TAMBAK DI TANGGULANGIN SIDOARJO
The Practice of Combining Sale and Purchase Contracts and Loans: A Fiqh-Muamalah Perspective in the Fish Feed Business in Pond Fish Farming in Tanggulangin, Sidoarjo
disusun oleh SILVIA IMROATUS IZZAH
| Subyek: | Fiqh mu‘amalah Akad Jual Beli Akad Pinjaman Pakan Ikan Budidaya Tambak Tanggulangin Sidoarjo |
| Kata Kunci: | Fiqh mu‘amalah Akad Jual Beli Akad Pinjaman Pakan Ikan Budidaya Tambak Tanggulangin Sidoarjo |
[ Anotasi Abstrak ]
Bisnis pakan ikan pada budidaya ikan tambak di Tanggulangin,rnSidoarjo, mengalami perkembangan pesat seiring meningkatnya kebutuhanrnpetani tambak terhadap pakan yang berkualitas. Dalam praktiknya, banyakrnterjadi transaksi jual beli antara distributor dan petani tambak dengan sistemrnpembayaran yang ditunda hingga masa panen. Transaksi ini tidak hanyarnmencakup akad jual beli, tetapi juga melibatkan unsur pinjaman modal,rnsehingga terjadi penggabungan dua akad dalam satu transaksi. Fenomena inirnmenjadi menarik untuk dikaji dalam perspektif Fiqh mu‘āmalah gunarnmengetahui kesesuaiannya dengan prinsip-prinsip hukum Islam.rnPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana praktikrnpenggabungan akad jual beli dan pinjaman dilakukan dalam bisnis pakan ikanrnpada budidaya tambak di Tanggulangin, serta untuk menganalisisrnkesesuaiannya dengan ketentuan Fiqh mu‘āmalah . Metode penelitian yangrndigunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melaluirnobservasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap petani tambak dan pihakrndistributor. Analisis dilakukan secara induktif berdasarkan fakta-faktarnlapangan yang kemudian dikaitkan dengan teori Fiqh mu‘āmalah terkait akadrnjual beli (ba’i) dan pinjaman (qarḍ ).rnHasil penelitian menunjukkan bahwa pratik penggabugan akad jualrnbeli dan pinjaman dalam bisnis pakan ikan di Tanggulangin, Sidoarjorndilakukan sebagai bentuk kerja sama antara distributor dan petani tambakrnuntuk membantu pemenuhan kebutuhan pakan saat modal terbatas. . Dalamrnpraktiknya, distributor memberikan pinjaman uang dengan syarat petanirnharus tetap membeli pakan kepada distributor. Dan petani mengembalikanrnuang pinjaman kedistributor sesuai yang dipinjam tanpa bunga ataupun riba.rnSedangkan pembayaran jual beli pakan dilakukan setelah panen dengan hargarnyang telah disepakati di awal. Sistem ini memudahkan petani menjagarnkeberlangsungan usaha serta dilandasi asas kepercayaan dan tolong-rnmenolong yang telah menjadi kebiasaan masyarakat tambak. Ditinjau darirnperspektif Fiqh mu‘āmalah, praktik tersebut termasuk akad qarḍ bersyaratrndan ba’i mu’ajjal yang dibolehkan, selama tidak mengandung unsur ribā,rngharar, maupun ketidakadilan. Hasil penelitian menunjukkan akad dilakukanrnatas dasar suka sama suka (an tarāḍin minkum) dengan kesepakatan yangrnjelas dan transparan. Berdasarkan teori ‘urf, kebiasaan pembayaran setelahrnpanen termasuk ‘urf ṣaḥīḥ karena tidak bertentangan dengan prinsip syariat,rnsehingga praktik ini dinilai sah dan sesuai ketentuan Fiqh mu‘āmalah.
Deskripsi Lain
The fish feed business in pond fish farming in Tanggulangin, Sidoarjo, has experienced rapid growth in line with the increasing demand for quality feed from fish farmers. In practice, many sales transactions occur between distributors and fish farmers with a deferred payment system until harvest time. These transactions not only involve a sale and purchase agreement but also involve a capital loan, thus combining the two contracts into one. This phenomenon is interesting to examine from the perspective of Islamic jurisprudence (Fiqh mu'āmalah) to determine its compliance with Islamic legal principles.rnThis study aims to determine how the combined sale and loan agreements are implemented in the fish feed business in pond fish farming in Tanggulangin and to analyze its compliance with the provisions of Islamic jurisprudence (Fiqh mu'āmalah). The research method used is a qualitative method with a descriptive approach, through observation, interviews, and documentation of fish farmers and distributors. The analysis was conducted inductively based on field facts, which were then linked to the theory of Islamic jurisprudence (Fiqh mu'āmalah) regarding the sale and purchase agreement (ba'i) and loan (qardh).rnThe results of the study indicate that the practice of combining sale and purchase agreements and loans in the fish feed business in Tanggulangin, Sidoarjo, is carried out a form of collaboration between distributors and fish farmers to help meet feed needs when capital is limited. In practice, distributors provide loans on the condition that farmers continue to purchase feed from the distributor. The farmers then return the loan to the distributor at the original amount borrowed without interest usury.rnPayment for the feed purchase and sale is made after harvest at a pre-agreed price. This system facilitates farmers' business continuity and is based on the principles of trust and mutual assistance, which have become part of the community's culture. From the perspective of Islamic jurisprudence (Fiqh mu'āmalah), this practice is considered a conditional qardh and ba'i mu'ajjal contract, which are permissible, long they do not contain elements of ribā, gharar, injustice. Research shows that the contract is carried out on a mutually consensual basis (an tarāḍin minkum) with a clear and transparent agreement. Based on the theory of 'urf, the custom of paying after the harvest is considered 'urf ṣaḥīḥ because it does not conflict with sharia principles.rnTherefore, this practice is considered valid and in accordance with the provisions of Islamic jurisprudence (Fiqh mu'āmalah).
| Kontributor | : MOHAMAD ALI HISYAM,S.Ag.M.Ag.Ph.D |
| Tanggal tercipta | : 2026-02-26 |
| Jenis(Tipe) | : Text |
| Bentuk(Format) | |
| Bahasa | : Indonesia |
| Pengenal(Identifier) | : TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39429 |
| No Koleksi | : 220711100007 |
Sumber :
UNIVERSITAS TRUNODJOYO MADURA
Ketentuan (Rights) :
26 FEBRUARI 2026
Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)
1. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39429-Abstract.pdf - 220 KB
2. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39429-Cover.pdf - 3371 KB
3. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39429-Chapter1.pdf - 277 KB
4. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39429-Chapter2.pdf - 472 KB
5. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39429-Chapter3.pdf - 241 KB
6. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39429-Chapter4.pdf - 434 KB
7. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39429-Conclusion.pdf - 237 KB
8. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39429-References.pdf - 261 KB
9. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39429-Appendices.pdf - 1339 KB
Dokumen sejenis...Tidak ada !
Dokumen yang bertautan...- RANCANGBANGUN ALAT PEMBUAT PAKAN LELE BENTUK PELET APUNG
- TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP APLIKASI AKAD JUAL BELI DALAM PRODUK BAI’ BITSAMAN AJIL (Studi Kasus di BMT-UGT Sidogiri Cabang Sidodadi Surabaya)
- Tinjauan Hukum Islam terhadap jual beli ayam dengan sistem pembayaran secara nyalap-nyaur (pembayaran yang ditunda-tunda).
- MANFAAT PEMBERIAN PAKAN BERPROBIOTIK PADA UDANG VANNAMEI (Litopenaeus Vannamei) DI INSTALASI BUDIDAYA LAUT PRIGI, TRENGGALEK
- Monitoring Akuaponik Indoor Berbasis Website Menggunakan Metode PID
Kembali ke Daftar 