Anda belum Log-in!
Silahkan Log in

Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Jumat , 06 November 2026

Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.

TRUNOJOYO » Tugas Akhir & Skripsi » Agribisnis
di-posting oleh dshe pada 2013-02-20 11:34:47  •  649 klik

PENGEMBANGAN AGROINDUSTRI BERBASIS KOMODITAS UNGGULAN SEKTOR PERKEBUNAN DIKAWASAN UTARA KABUPATEN SAMPANG
disusun oleh NOR QOMARIYAH

Subyek: Agroindustri
Kata Kunci: Pengembangan agroindustri berbasis komoditas unggulan
analisis Location Quotient (LQ) dan Analitical Hierarchy Process (AHP)

[ Anotasi Abstrak ]

Penelitian ini dilakukan di Kawasan Utara Kabupaten Sampang, yaitu di Kecamatan Ketapang, Banyuates dan Sokobanah, dengan tujuan; (1) mengetahui komoditas unggulan, (2) faktor penentu pengembangan agroindustri dan, (3) jenis agroindustri yang dapat dikembangkan di kawasan utara Kabupaten Sampang. Metode pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan Teknik Purposive Sampling, sedangkan metode analisis menggunakan analisis Location Quotient (LQ) untuk mengetahui komoditas unggulan dan Analitical Hierarchy Process (AHP) untuk mengetahui faktor penentu pengembangan agroindustri dan jenis agroindustri yang dapat dikembangkan. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa komoditas cabe jamu dan jambu mente merupakan komoditas unggulan di kawasan Utara Kabupaten Sampang karena nilai LQ>1, yaitu cabe jamu 1,512 dan jambu mente 1,827 Faktor penentu pengembangan agroindustri di kawasan Utara Kabupaten Sampang yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari bahan baku, peluang pasar, kebijakan pemerintah, kompetensi SDM, teknologi, infrastruktur, dan permodalan, dan faktor yang terpilih menjadi prioritas pertimbangan adalah faktor infrastruktur karena hasil analisis AHP menunjukkan nilai bobot yang paling besar, yaitu 20,2%. Sedangkan prioritas jenis agroindustri yang dapat dikembangkan berbasis cabe jamu adalah industri jamu karena mempunyai bobot terbesar yaitu 55,3% dan jenis agroindustri berbasis jambu mente adalah industri pengacipan (pemecah biji mente) dengan bobot sebesar 31,5%

Kontributor: MOKH.RUM, SP.,MP ; ANDRIE KISROH SUNYIGONO, SP.,MP,PH.D
Tanggal tercipta: 0000-00-00
Jenis(Tipe): Text
Bentuk(Format): pdf
Bahasa: Indonesia
Pengenal(Identifier): TRUNOJOYO-Tugas Akhir- 251013300139
No Koleksi:  251013300139
No Klasifikasi: 641.695 NOR P


Ketentuan (Rights) :
2013

 Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)

 File PDF  1. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-4094- 251013300139-09.03.2.1.1.00002_ABSTRACT.docx.pdf - 159 KB
 File PDF  2. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-4094- 251013300139-09.03.2.1.1.00002_Chapter1.pdf - 177 KB
 File PDF  3. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-4094- 251013300139-09.03.2.1.1.00002_Chapter2.pdf - 318 KB
 File PDF  4. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-4094- 251013300139-09.03.2.1.1.00002_Chapter3.pdf - 499 KB
 File PDF  5. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-4094- 251013300139-09.03.2.1.1.00002_Chapter4.pdf - 580 KB
 File PDF  6. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-4094- 251013300139-09.03.2.1.1.00002_Chapter5.pdf - 482 KB
 File PDF  7. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-4094- 251013300139-09.03.2.1.1.00002_Conclution.pdf - 83 KB
 File PDF  8. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-4094- 251013300139-09.03.2.1.1.00002_Refrences.pdf - 166 KB
 File PDF  9. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-4094- 251013300139-09.03.2.1.1.00002_Appendices.pdf - 655 KB
 File PDF  10. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-4094- 251013300139-09.03.2.1.1.00002_Cover.pdf - 677 KB


 Dokumen sejenis...



 Dokumen yang bertautan...

     Tidak ada !



 Kembali ke Daftar