Anda belum Log-in!
Silahkan Log in

Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Rabu , 04 November 2026

Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.

TRUNOJOYO » Tugas Akhir & Skripsi » Sosiologi
di-posting oleh 220521100032 pada 2026-07-13 12:07:00  •  254 klik

KOMODIFIKASI WAYANG KULIT PURWA GAYA JAWA TIMURAN JEKDONG GAGRAK PORONGAN SIDOARJO SEBAGAI HIBURAN KONTEMPORER
The Commodification of East Javanese-Style Wayang Kulit Purwa Jekdong of the Gagrak Porongan Tradition, Sidoarjo, Contemporary Entertainment

disusun oleh PRIYO SANDI BAWONO


Subyek: Gagrak Porongan
Jean Baudrillard
Komodifikasi Budaya
Wayang Kulit Jekdong. Gagrak Porongan
Jean Baudrillard
Cultural Commodification
Puppets Jekdong.
Kata Kunci: Gagrak Porongan
Jean Baudrillard
Komodifikasi Budaya
Wayang Kulit Jekdong. Gagrak Porongan
Jean Baudrillard
Cultural Commodification
Puppets Jekdong.

[ Anotasi Abstrak ]

Priyo Sandi Bawono. 220521100032. Sosiologi. Komodifikasi Wayang Kulit Purwa Gaya Jawa Timuran Jekdong Gagrak Porongan Sidoarjo Sebagai Hiburan KontemporerrnPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses komodifikasi Wayang Kulit Purwa Gaya Jawa Timuran Jekdong Gagrak Porongan Sidoarjo sebagai hiburan kontemporer. Fokus penelitian pada perubahan fungsi, makna, dan bentuk pertunjukan dari kesenian yang berkaitan dengan nilai-nilai sakral menuju kesenian yang semakin berorientasi pada hiburan masyarakat kontemporer. Penelitian ini bertujuan memahami proses komodifikasi budaya dalam pertunjukan wayang Jekdong melalui perspektif teori komodifikasi Jean Baudrillard.rnPenelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas dalang, tokoh budaya, pelaku seni, serta masyarakat yang terlibat dalam pertunjukan wayang kulit Jekdong gagrak porongan. Analisis data dilakukan secara deskriptif-interpretatif untuk memahami makna budaya yang berkembang dalam praktik pertunjukan Jekdong.rnHasil penelitian menunjukkan, wayang kulit Jekdong gagrak porongan mengalami proses komodifikasi budaya yang ditandai dengan masuknya berbagai unsur hiburan seperti campursari, lawakan, bintang tamu, serta inovasi pertunjukan yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar dan selera penonton. Menggunakan teori Jean Baudrillard menunjukkan adanya pergeseran dominasi nilai guna menuju nilai tanda, pertunjukan semakin dihargai berdasarkan citra, kemeriahan, dan pengalaman hiburan yang ditawarkan. Penelitian ini juga menemukan bahwa wayang Jekdong gagrak porongan berada pada kondisi transisi dari simulakra tahap ketiga menuju tahap keempat, yang ditandai semakin dominannya representasi hiburan dalam membentuk pengalaman budaya masyarakat. Menunjukkan kecenderungan menuju hiperrealitas, ketika batas antara realitas budaya, representasi, sakralitas, dan hiburan semakin kabur dalam pengalaman menonton. Meskipun demikian, komodifikasi tidak sepenuhnya menghilangkan tradisi, melainkan menjadi bentuk adaptasi budaya yang memungkinkan wayang Jekdong tetap bertahan dan relevan dalam masyarakat kontemporer.


Deskripsi Lain

Priyo Sandi Bawono. 220521100032. Sociology. The Commodification of East Javanese-Style Wayang Kulit Purwa Jekdong of the Gagrak Porongan Tradition, Sidoarjo, Contemporary EntertainmentrnThis study aimed to analyze the process of commodification of the East Javanese-style Wayang Kulit Purwa Jekdong of the gagrak porongan tradition in Sidoarjo a form of contemporary entertainment. The research focused on the transformation of function, meaning, and performance form, tracing a shift from sacred values toward orientation around public entertainment, examined through Jean Baudrillard's theory of commodification.rnThis study employed a qualitative method with an ethnographic approach. Data were collected through participatory observation, interviews, and documentation, involving puppeteers (dalang), cultural figures, art practitioners, and community members involved in the performances. Data were analyzed descriptively and interpretatively to understand the cultural meanings developing within Wayang Jekdong performance practices.rnThe findings indicate that Wayang Kulit Jekdong Gagrak Porongan has undergone cultural commodification, marked by the incorporation of entertainment elements such campursari music, comedic interludes, guest stars, and performance innovations adapted to market and audience demands. Drawing on Baudrillard's theory, the findings reveal a shift from use value toward sign value, whereby performances are increasingly valued for the image, spectacle, and entertainment experience they offer. The study further found that Wayang Jekdong Gagrak Porongan occupies a transitional position between the third and fourth orders of simulacra, marked by the growing dominance of entertainment representation in shaping audiences' cultural experience reflecting a tendency toward hyperreality, in which boundaries between cultural reality, representation, sacredness, and entertainment become increasingly blurred. Nevertheless, commodification does not erase tradition entirely; rather, it represents a cultural adaptation enabling Wayang Jekdong to remain relevant within contemporary society.

Kontributor: Indra Jaya Kusuma Wardhana, S.Sos., M.Sosio
Tanggal tercipta: 2026-07-08
Jenis(Tipe): Text
Bentuk(Format): pdf
Bahasa: Indonesia
Pengenal(Identifier): TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41075
No Koleksi: 220521100032


Sumber :
UNIVERSITAS TRUNODJOYO MADURA

 Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)

 File PDF  1. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41075-Abstract.pdf - 228 KB
 File PDF  2. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41075-Cover.pdf - 1317 KB
 File PDF  3. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41075-Chapter1.pdf - 337 KB
 File PDF  4. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41075-Chapter2.pdf - 442 KB
 File PDF  5. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41075-Chapter3.pdf - 287 KB
 File PDF  6. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41075-Chapter4.pdf - 310 KB
 File PDF  7. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41075-Chapter5.pdf - 1677 KB
 File PDF  8. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41075-Conclusion.pdf - 254 KB
 File PDF  9. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41075-References.pdf - 252 KB
 File PDF  10. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41075-Appendices.pdf - 3142 KB


 Dokumen sejenis...

     Tidak ada !

 Dokumen yang bertautan...





 Kembali ke Daftar