Anda belum Log-in!
Silahkan Log in
Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Rabu , 04 November 2026
Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.
di-posting oleh 220541100059 pada 2026-08-06 01:08:11 • 38 klik
Hubungan Antara Konformitas Teman Sebaya Dengan Perilaku Konsumtif Pada Mahasiswa Penerima Beasiswa KIP K di Kota Surabaya
The Relationship Between Peer Conformity and Consumerist Behavior Among KIP-K Scholarship Recipients in Surabaya
disusun oleh FITROHTUL ALMA ADELIA
| Subyek: | Mahasiswa penerima beasiswa KIP-K di kota Surabaya |
| Kata Kunci: | Konformitas Perilaku Konsumtif Mahasiswa KIP-K Surabaya |
[ Anotasi Abstrak ]
Mahasiswa penerima beasiswa KIP-K merupakan mahasiswa kurang mampu yang menerima bantuan dana pendidikan dari pemerintah dengan harapan mampu mengelola dana bantuan yang diberikan secara bijaksana untuk memenuhi kebutuhan akademik dan kehidupan sehari-hari. Namun dalam kehidupan perkuliahan, mahasiswa sering dihadapkan pada pengaruh lingkungan sosial khususnya teman sebaya yang dapat memunculkan perilaku konsumtif. Salah satu faktor psikologis yang diduga berhubungan dengan perilaku konsumtif adalah konformitas teman sebaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konformitas teman sebaya dengan perilaku konsumtif pada mahasiswa penerima beasiswa KIP-K di Kota Surabaya. Subjek penelitian berjumlah 386 mahasiswa penerima beasiswa KIP-K yang sedang menempuh perkuliahan di daerah Surabaya dan dipilih menggunakan teknik sampling kuota. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan skala konformitas dengan nilai reliabilitas sebesar 0,941 dan skala perilaku konsumtif dengan nilai reliabilitas 0,988. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman’s Rho, penggunaan uji ini dikarenakan data tidak memenuhi uji asumsi (uji normalitas dan uji linearitas). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara konformitas teman sebaya dengan perilaku konsumtif pada mahasiswa penerima beasiswa KIP-K di kota Surabaya dengan nilai koefisien korelasi sebesar r 0,399 dan nilai signifikansi p 0,000 (p < 0,05). Nilai korelasi tersebut menunjukkan arah hubungan positif dengan kekuatan hubungan berada pada kategori lemah. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi konformitas maka semakin tinggi juga tingkat perilaku konsumtif. Sebaliknya, semakin rendah konformitas maka semakin rendah juga perilaku konsumtif. Dengan demikian, konformitas bukan satu-satunya faktor yang berhubungan dengan perilaku konsumtif, namun ada faktor-faktor lain juga memiliki keterkaitan dengan perilaku konsumtif yang dimunculkan oleh mahasiswa penerima beasiswa KIP-K di kota Surabaya.
Deskripsi Lain
KIP-K scholarship recipients are underprivileged students who receive educational financial assistance from the government, with the expectation that they can manage these funds wisely to meet both academic and daily life needs. However, during college life, students are often exposed to social environmental influences, particularly peers, which can trigger consumptive behavior. One psychological factor assumed to be related to consumptive behavior is peer conformity. This study aims to determine the relationship between peer conformity and consumptive behavior among KIP-K scholarship recipients in Surabaya. The research subjects consisted of 386 KIP-K scholarship recipients currently studying in the Surabaya area, selected using a quota sampling technique. Data collection was conducted using a conformity scale with a reliability value of 0,941 and a consumptive behavior scale with a reliability value of 0,988. Data analysis was performed using the Spearman’s Rho correlation test, the data did not meet the parametric assumption tests (normality and linearity tests). The results showed that there is a relationship between peer conformity and consumptive behavior among KIP-K scholarship recipients in Surabaya, with a correlation coefficient value of $r 0.399 and a significance value of p 0.000 (p < 0.05). This correlation value indicates a positive direction of the relationship, with the strength of the relationship falling into the weak category. These findings indicate that higher conformity corresponds to a higher level of consumptive behavior. Conversely, lower conformity corresponds to lower consumptive behavior. Thus, conformity is not the sole factor related to consumptive behavior, there are other factors that also correlate with the consumptive behavior displayed by KIP-K scholarship recipients in Surabaya.
| Kontributor | : Hapsari Puspita Rini, M.Psi., Psikolog. |
| Tanggal tercipta | : 2026-07-23 |
| Jenis(Tipe) | : Text |
| Bentuk(Format) | |
| Bahasa | : Indonesia |
| Pengenal(Identifier) | : TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41845 |
| No Koleksi | : 220541100059 |
Ketentuan (Rights) :
2026
Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)
1. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41845-Abstract.pdf - 988 KB
2. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41845-Cover.pdf - 2394 KB
3. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41845-Chapter1.pdf - 986 KB
4. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41845-Chapter2.pdf - 1013 KB
5. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41845-Chapter3.pdf - 1077 KB
6. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41845-Chapter4.pdf - 1182 KB
7. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41845-Conclusion.pdf - 972 KB
8. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41845-References.pdf - 963 KB
9. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41845-Appendices.pdf - 4018 KB
Dokumen sejenis...Tidak ada !
Dokumen yang bertautan...Tidak ada !
Kembali ke Daftar 