Anda belum Log-in!
Silahkan Log in
Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Jumat , 06 November 2026
Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.
di-posting oleh 220541100022 pada 2026-08-10 10:08:00 • 55 klik
Hubungan Antara Regulasi Diri dengan Cyberloafing Pada Mahasiswa di Kota Surabaya
The Relationship Between Self-Regulation and Cyberloafing Among University Students in Surabaya
disusun oleh TALITHA FAIZA ZAHRA
| Subyek: | 220541100022 |
| Kata Kunci: | Regulasi Diri Cyberloafing Mahasiswa Kota Surabaya |
[ Anotasi Abstrak ]
Fenomena cyberloafing di kalangan mahasiswa semakin meningkat seiring dengan tingginya penetrasi internet dan kemudahan akses perangkat digital dalam kegiatan perkuliahan. Perilaku ini mengacu pada penggunaan internet untuk keperluan non-akademik selama jam kuliah atau saat mengerjakan tugas, yang berpotensi mengganggu pencapaian akademik. Salah satu faktor internal yang diduga berperan dalam menekan perilaku tersebut adalah regulasi diri, yakni kemampuan individu untuk mengendalikan pikiran, emosi, dan tindakan agar tetap selaras dengan tujuan yang ingin dicapai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara regulasi diri dengan cyberloafing pada mahasiswa di Kota Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Subjek penelitian berjumlah 384 mahasiswa yang berdomisili di Surabaya, yang dipilih menggunakan teknik quota sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan Skala Regulasi Diri yang disusun berdasarkan aspek dari Pichardo et al. dan Skala Cyberloafing yang diadopsi dari Simanjuntak et al. yang telah disesuaikan dengan konteks budaya Indonesia dari teori Akbulut et al. Data dianalisis menggunakan teknik korelasi Spearman's rho. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan negatif yang signifikan antara regulasi diri dengan cyberloafing (r -0,182; p < 0,001). Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi regulasi diri yang dimiliki mahasiswa, maka semakin rendah kecenderungan cyberloafing, demikian pula sebaliknya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa regulasi diri memiliki hubungan yang bermakna dengan cyberloafing pada mahasiswa di Kota Surabaya. Temuan ini mengindikasikan pentingnya upaya penguatan regulasi diri sebagai strategi preventif untuk mengurangi perilaku cyberloafing di lingkungan akademik.
Deskripsi Lain
The phenomenon of cyberloafing among university students has increased along with the high penetration of internet access and the ease of using digital devices in academic settings. Cyberloafing refers to the use of the internet for non-academic purposes during lectures study time, which potentially hinders academic achievement. One internal factor presumed to reduce this behavior is self-regulation, which is the ability to control thoughts, emotions, and actions to remain aligned with intended goals. This study aimed to examine the relationship between self-regulation and cyberloafing among university students in Surabaya. A quantitative approach with a correlational design was employed. The participants were 384 students residing in Surabaya, selected using quota sampling technique. Data were collected using a Self-Regulation Scale developed based on Pichardo et al.'s aspects and a Cyberloafing Scale adapted from Simanjuntak et al., which had been adjusted to the Indonesian cultural context from Akbulut et al., theory. Data were analyzed using Spearman's rho correlation technique. The results showed a significant negatif relationship between self-regulation and cyberloafing (r -0.182; p < 0.001). This finding indicates that the higher the self-regulation possessed by students, the lower their tendency to engage in cyberloafing, and vice versa. This study concludes that self-regulation has a meaningful relationship with cyberloafing among university students in Surabaya. These findings highlight the importance of strengthening self-regulation a preventive strategy to reduce cyberloafing behavior in academic environments.
| Kontributor | : Hapsari Puspita Rini, M.Psi., Psikolog. |
| Tanggal tercipta | : 2026-07-24 |
| Jenis(Tipe) | : Text |
| Bentuk(Format) | |
| Bahasa | : Indonesia |
| Pengenal(Identifier) | : TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41862 |
| No Koleksi | : 220541100022 |
Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)
1. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41862-Abstract.pdf - 64 KB
2. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41862-Cover.pdf - 3215 KB
3. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41862-Chapter1.pdf - 221 KB
4. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41862-Chapter2.pdf - 245 KB
5. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41862-Chapter3.pdf - 252 KB
6. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41862-Chapter4.pdf - 447 KB
7. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41862-Conclusion.pdf - 69 KB
8. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41862-References.pdf - 240 KB
9. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41862-Appendices.pdf - 6951 KB
Dokumen sejenis...Tidak ada !
Dokumen yang bertautan...
Kembali ke Daftar 