Anda belum Log-in!
Silahkan Log in
Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Jumat , 06 November 2026
Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.
di-posting oleh 220721100163 pada 2026-08-19 03:08:42 • 35 klik
STRATEGI PENCEGAHAN FRAUD PADA LEMBAGA KEUANGAN MIKRO SYARIAH DI KAB. LAMONGAN DENGAN METODE SWOT DAN QSPM
FRAUD PREVENTION STRATEGIES AT SHARIA MICROFINANCE INSTITUTIONS IN LAMONGAN REGENCY USING THE SWOT AND QSPM METHODS
disusun oleh INDAH KURNIA FITASARI
| Subyek: | LKMS fraud SWOT QSPM pencegahan fraud |
| Kata Kunci: | LKMS fraud SWOT QSPM pencegahan fraud |
[ Anotasi Abstrak ]
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor internal dan faktor eksternal yang memengaruhi potensi terjadinya fraud pada Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS) di Kabupaten Lamongan, menganalisis posisi strategis lembaga dalam pencegahan fraud melalui analisis SWOT, serta menentukan strategi prioritas menggunakan metode Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM). Fokus penelitian diarahkan pada tiga LKMS, yaitu BMT Mandiri Sejahtera, BMT Berkah Insan Mulia, dan BMT Mulia, yang dipilih berdasarkan kesamaan karakteristik operasional dalam aktivitas pembiayaan mikro dan penerapan sistem pengendalian internal. Penelitian ini dilakukan mengingat LKMS memiliki peran strategis dalam mendukung inklusi keuangan syariah dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, namun di sisi lain menghadapi risiko fraud yang dapat mengancam stabilitas dan keberlangsungan lembaga.rnPenelitian ini menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain eksploratori sekuensial yang mengintegrasikan data kualitatif dan kuantitatif secara bertahap. Pada fase kualitatif, data dikumpulkan melalui teknik wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap responden yang terdiri dari pihak manajemen dan karyawan yang memiliki pemahaman mendalam mengenai sistem operasional lembaga. Data kualitatif ini digunakan untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang memengaruhi potensi fraud. Pada fase kuantitatif, faktor-faktor yang telah diidentifikasi kemudian diolah menggunakan instrumen manajemen strategis berupa matriks IFAS (Internal Factor Analysis Summary) dan EFAS (External Factor Analysis Summary) untuk memberikan bobot dan rating pada setiap faktor. Selanjutnya, alternatif strategi dirumuskan berdasarkan matriks SWOT dan diprioritaskan menggunakan QSPM untuk memperoleh skor daya tarik setiap strategi secara objektif. Pendekatan mixed methods ini memungkinkan penelitian memperoleh pemahaman yang komprehensif sekaligus terukur mengenai kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang berkaitan dengan upaya pencegahan fraud pada LKMS.rnHasil penelitian menunjukkan bahwa potensi fraud pada LKMS dipengaruhi oleh kombinasi faktor internal, meliputi kualitas dan integritas sumber daya manusia, keberadaan dan kepatuhan terhadap prosedur operasional standar (SOP), keteraturan pencatatan transaksi, efektivitas mekanisme pengawasan berkala, serta ketergantungan pada teknologi informasi yang masih memiliki celah operasional. Faktor eksternal yang berpengaruh mencakup tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan keuangan syariah, dukungan regulasi yang kondusif, persaingan usaha yang semakin intensif, dan munculnya modus-modus kecurangan baru. Hasil analisis SWOT menempatkan ketiga lembaga pada kuadran I, yang menunjukkan posisi strategis agresif dengan kekuatan internal yang dapat dimanfaatkan untuk menghadapi peluang eksternal. Berdasarkan hasil QSPM, strategi prioritas yang direkomendasikan adalah penguatan tata kelola organisasi, peningkatan kualitas SDM melalui pelatihan etika dan keterampilan, optimalisasi pengawasan internal, penegakan sanksi, serta integrasi pengendalian teknologi informasi ke dalam SOP. Implementasi strategi ini diharapkan dapat memperkuat pengendalian internal dan mengurangi risiko terjadinya fraud pada LKMS.
Deskripsi Lain
This study aims to identify the internal and external factors influencing the potential for fraud within Sharia Micro-Finance Institutions (LKMS) in Lamongan Regency, analyze the institutions' strategic positions regarding fraud prevention using SWOT analysis, and determine priority strategies employing the Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM) method. The research focuses on three LKMS—BMT Mandiri Sejahtera, BMT Berkah Insan Mulia, and BMT Mulia—selected based on shared operational characteristics regarding micro-financing activities and the implementation of internal control systems. This study is conducted in light of the strategic role LKMS play in supporting Sharia financial inclusion and community economic empowerment, while simultaneously facing fraud risks that could threaten their stability and sustainability.rnThis study employs a mixed-methods approach with a sequential exploratory design, integrating qualitative and quantitative data in stages. In the qualitative phase, data were collected through in-depth interviews, observations, and document analysis involving management and employees who possess a deep understanding of the institution's operational systems. This qualitative data served to identify internal and external factors influencing fraud potential. In the quantitative phase, the identified factors were analyzed using strategic management tools—specifically the Internal Factor Analysis Summary (IFAS) and External Factor Analysis Summary (EFAS) matrices—to assign weights and ratings to each factor. Subsequently, strategic alternatives were formulated based on the SWOT matrix and prioritized using the Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM) to objectively determine the attractiveness score of each strategy. This mixed-methods approach enables a comprehensive yet quantifiable understanding of the strengths, weaknesses, opportunities, and threats associated with fraud prevention efforts in Microfinance Institutions based on Sharia principles (LKMS).rnResearch findings indicate that the potential for fraud in Sharia Micro-Finance Institutions (LKMS) is influenced by a combination of internal factors—including the quality and integrity of human resources, the existence of and adherence to Standard Operating Procedures (SOPs), the regularity of transaction recording, the effectiveness of periodic oversight mechanisms, and reliance on information technology systems that still possess operational vulnerabilities. Influential external factors include high public trust in Sharia financial services, supportive regulatory frameworks, intensifying business competition, and the emergence of new fraud schemes. SWOT analysis places all three institutions in Quadrant I, indicating an aggressive strategic position where internal strengths can be leveraged to capitalize on external opportunities. Based on QSPM results, recommended priority strategies include strengthening organizational governance, enhancing human resource quality through ethics and skills training, optimizing internal oversight, enforcing sanctions, and integrating information technology controls into SOPs. Implementing these strategies is expected to strengthen internal controls and mitigate the risk of fraud within LKMS.
| Kontributor | : Nasrulloh, S.E.I., M.E;Luluk Hanifah, S.E., M.Akun. |
| Tanggal tercipta | : 2026-07-27 |
| Jenis(Tipe) | : Text |
| Bentuk(Format) | |
| Bahasa | : Indonesia |
| Pengenal(Identifier) | : TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41922 |
| No Koleksi | : 220721100163 |
Ketentuan (Rights) :
2026-07-27
Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)
1. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41922-Abstract.pdf - 111 KB
2. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41922-Cover.pdf - 2644 KB
3. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41922-Chapter1.pdf - 226 KB
4. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41922-Chapter2.pdf - 303 KB
5. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41922-Chapter3.pdf - 172 KB
6. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41922-Chapter4.pdf - 696 KB
7. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41922-Conclusion.pdf - 53 KB
8. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41922-References.pdf - 188 KB
9. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41922-Appendices.pdf - 510 KB
Dokumen sejenis...Tidak ada !
Dokumen yang bertautan...- Pertanggung Jawaban Pidana PT. Panca Banyu Ajisakti Terhadap tenaga Kerja Wanita
- Problema Juridis Pengajuan Persyaratan Palsu dalam Permohonan STNK
- Tindak Pidana Penipuan di Desa Ketapang
- Penerapan analisa SWOT dan GE pada perusahaan mie cap Ikan Lumba-Lumba Sumenep
- PERAN KELOMPOK TANI DEWI DALAM PENINGKATAN PENDAPATAN USAHA TANI ANGGOTA (STUDI KASUS PADA PETANI JAGUNG HIBRIDA DESA POLANGAN KECAMATAN GALIS KABUPATEN PAMEKASAN)
Kembali ke Daftar 