Anda belum Log-in!
Silahkan Log in
Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Jumat , 06 November 2026
Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.
di-posting oleh 220311100130 pada 2026-08-20 09:08:14 • 49 klik
Pengaruh Aplikasi Bacillus pseudomycoides Terhadap Pertumbuhan Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) dan Serangan Penyakit Layu Fusarium
The Effect of Bacillus pseudomycoides Application on the Growth of Shallot Plants (Allium ascalonicum L.) and Fusarium Wilt Disease Incidence.
disusun oleh NAIMATUZZAHRO
| Subyek: | Tanaman bawang merah (Allium ascalonicum L.) yang diberi aplikasi Bacillus pseudomycoides dan diamati pertumbuhan serta serangan penyakit layu Fusarium. |
| Kata Kunci: | Allium ascalonicum Bacillus pseudomycoides bawang merah layu Fusarium Pertumbuhan Tanaman |
[ Anotasi Abstrak ]
Penyakit layu Fusarium yang disebabkan oleh Fusarium oxysporum f. cepae merupakan salah satu kendala utama dalam budidaya bawang merah karena dapat menurunkan pertumbuhan dan hasil tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi Bacillus pseudomycoides terhadap pertumbuhan tanaman bawang merah (Allium ascalonicum L.) dan serangan penyakit layu Fusarium. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan lima ulangan. Parameter yang diamati meliputi masa inkubasi, keterjadian penyakit, keparahan penyakit, AUDPC, tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah anakan, dan populasi mikroba tanah. Data dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA) pada taraf nyata 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi Bacillus pseudomycoides tidak berpengaruh nyata terhadap masa inkubasi, keterjadian penyakit, keparahan penyakit, dan nilai AUDPC. Perlakuan P1 memiliki kecenderungan menekan perkembangan penyakit dengan nilai AUDPC terendah sebesar 1.380,60. Perlakuan juga tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman dan jumlah anakan, tetapi berpengaruh pada jumlah daun pada waktu pengamatan tertentu. Populasi mikroba tanah tertinggi diperoleh pada perlakuan P1 sebesar 2,50 × 10⁸ CFU mL⁻¹ (log 8,39), yang menunjukkan kemampuan kolonisasi bakteri di daerah perakaran lebih baik dibandingkan perlakuan lainnya. Berdasarkan hasil penelitian, aplikasi Bacillus pseudomycoides belum efektif dalam menekan penyakit layu Fusarium maupun meningkatkan pertumbuhan bawang merah secara konsisten.
Deskripsi Lain
Fusarium wilt caused by Fusarium oxysporum f. sp. cepae is one of the major constraints in shallot cultivation, reducing plant growth and yield. This study aimed to determine the effect of Bacillus pseudomycoides application on shallot (Allium ascalonicum L.) growth and Fusarium wilt development. The experiment was arranged in a Completely Randomized Design (CRD) consisting of four treatments and five replications. Observed variables included the incubation period, disease incidence, disease severity, AUDPC, plant height, number of leaves, number of tillers, and soil microbial population. Data were analyzed using analysis of variance (ANOVA) at the 5% significance level. The results showed that the application of Bacillus pseudomycoides had no significant effect on the incubation period, disease incidence, disease severity, AUDPC. Treatment P1 tended to suppress disease development, indicated by the lowest AUDPC value (1,380.60). The treatments also had no significant effect on plant height the number of tillers but significantly affected the number of leaves at certain observation periods. The highest soil microbial population was recorded in treatment P1, reaching 2.50 × 10⁸ CFU mL⁻¹ (log 8.39), indicating better rhizosphere colonization. Overall, Bacillus pseudomycoides was not yet effective in consistently suppressing Fusarium wilt improving shallot growth under the conditions of this study.
| Kontributor | : Dr. Ir Gita Pawana, M.Si. |
| Tanggal tercipta | : 2026-07-30 |
| Jenis(Tipe) | : Text |
| Bentuk(Format) | |
| Bahasa | : Indonesia |
| Pengenal(Identifier) | : TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41925 |
| No Koleksi | : 220311100130 |
Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)
1. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41925-Abstract.pdf - 179 KB
2. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41925-Cover.pdf - 629 KB
3. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41925-Chapter1.pdf - 93 KB
4. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41925-Chapter2.pdf - 188 KB
5. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41925-Chapter3.pdf - 220 KB
6. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41925-Chapter4.pdf - 286 KB
7. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41925-Conclusion.pdf - 76 KB
8. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41925-References.pdf - 148 KB
9. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41925-Appendices.pdf - 1155 KB
Dokumen sejenis...Tidak ada !
Dokumen yang bertautan...Tidak ada !
Kembali ke Daftar 