Anda belum Log-in!
Silahkan Log in
Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Kamis , 05 November 2026
Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.
di-posting oleh 220521100166 pada 2026-09-27 08:09:22 • 4 klik
Panoptikon digital pada pekerja kuli bangunan di tiktok, studi kasus di desa Glisgis, Kecamatan Modung, Kabupaten Bangkalan
The Digital Panopticon of Construction Laborers on TikTok: A Case Study in Glisgis Village, Modung Subdistrict, Bangkalan Regency
disusun oleh FIQIH AL ASIKIN
| Subyek: | panoptikon digital |
| Kata Kunci: | panoptikon digital TikTok pekerja kuli bangunan pengawasan digital disiplin diri. |
[ Anotasi Abstrak ]
Fiqih Al asikin, Program Studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya, Universitas Trunodjoyo Madura, Panoptikon Digital pada Pekerja Kuli Bangunan di TikTok (Studi Kasus di Desa Glisgis, Kecamatan Modung, Kabupaten Bangkalan). Pembimbing Dr. Agustinus Gregorius Raja Dasion, S.S., M.A.rnPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik panoptikon digital yang dialami pekerja kuli bangunan dalam penggunaan TikTok di Desa Glisgis, Kecamatan Modung, Kabupaten Bangkalan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya penggunaan media sosial di kalangan pekerja informal, di mana TikTok tidak hanya dimanfaatkan sebagai sarana hiburan, tetapi juga sebagai ruang ekspresi diri, interaksi sosial, dan pembentukan identitas digital.rnPenelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus instrumental. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi aktivitas informan dalam menggunakan TikTok. Analisis data dilakukan secara deskriptif-interpretatif dengan menggunakan teori panoptikon Michel Foucault untuk memahami mekanisme pengawasan, internalisasi disiplin, dan pembentukan subjek patuh dalam ruang digital.rnHasil penelitian menunjukkan bahwa TikTok menjadi ruang pengawasan digital, di mana penonton, pengikut, komentar, dan algoritma berperan sebagai pengawas virtual. Kesadaran pekerja bahwa aktivitas mereka dapat dilihat dan dinilai publik mendorong terbentuknya disiplin diri dalam perilaku, cara berbicara, penampilan, dan aktivitas kerja. Selain itu, TikTok turut membentuk identitas digital pekerja melalui penampilan citra diri tertentu untuk memperoleh pengakuan sosial. Dengan demikian, TikTok dapat dipahami sebagai bentuk panoptikon digital yang bekerja melalui pengawasan virtual dan internalisasi disiplin dalam kehidupan sosial pekerja kuli bangunan.
Deskripsi Lain
Fiqih Al Asikin, Sociology Study Program, Faculty of Social and Cultural Sciences, Universitas Trunodjoyo Madura, Digital Panopticon among Construction Workers on TikTok (A Case Study in Glisgis Village, Modung District, Bangkalan Regency). Supervisor: Dr. Agustinus Gregorius Raja Dasion, S.S., M.A.rnThis study aims to analyze the practice of digital panopticism experienced by construction workers in their use of TikTok in Glisgis Village, Modung District, Bangkalan Regency. The study is motivated by the increasing use of social media among informal workers, where TikTok is utilized not only a means of entertainment but also a space for self-expression, social interaction, and digital identity formation.rnThis research employed a qualitative method with an instrumental case study approach. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation of informants’ activities in using TikTok. Data analysis was conducted descriptively and interpretatively using Michel Foucault’s theory of panopticism to understand the mechanisms of surveillance, the internalization of discipline, and the formation of docile subjects in digital spaces.rnThe results show that TikTok functions a digital surveillance space, where viewers, followers, comments, and algorithms act virtual supervisors. Workers’ awareness that their activities can be seen and evaluated by the public encourages the development of self-discipline in behavior, speech, appearance, and work-related activities. In addition, TikTok contributes to the formation of workers’ digital identities through the presentation of specific self-images aimed at gaining social recognition. Therefore, TikTok can be understood a form of digital panopticism that operates through virtual surveillance and the internalization of discipline in the social lives of construction workers.
| Kontributor | : Dr. Agustinus Gergorius Raja Dasion, S.S., M. A |
| Tanggal tercipta | : 2026-09-23 |
| Jenis(Tipe) | : Text |
| Bentuk(Format) | |
| Bahasa | : Indonesia |
| Pengenal(Identifier) | : TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42031 |
| No Koleksi | : 220521100166 |
Sumber :
Universitas Trunodjoyo Madura
Ketentuan (Rights) :
2026-09-23
Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)
1. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42031-Abstract.pdf - 105 KB
2. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42031-Cover.pdf - 1056 KB
3. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42031-Chapter1.pdf - 125 KB
4. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42031-Chapter2.pdf - 170 KB
5. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42031-Chapter3.pdf - 190 KB
6. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42031-Chapter4.pdf - 141 KB
7. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42031-Chapter5.pdf - 679 KB
8. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42031-Conclusion.pdf - 50 KB
9. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42031-References.pdf - 175 KB
10. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42031-Appendices.pdf - 431 KB
Dokumen sejenis...Tidak ada !
Dokumen yang bertautan...
Kembali ke Daftar 