Anda belum Log-in!
Silahkan Log in
Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Kamis , 05 November 2026
Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.
di-posting oleh 210341100083 pada 2026-09-28 07:09:58 • 11 klik
Indeks Nilai Penting Mangrove dan Kelimpahan Gastropoda di Pesisir Arosbaya dan Bancaran, Bangkalan
Important Value Index of Mangrove and Gastropod Abundance in the Coastal Areas of Arosbaya and Bancaran, Bangkalan
disusun oleh M. ATHOILLAH AN-NAFI
| Subyek: | Kelimpahan Gastropoda dan Indeks Nilai Penting Mangrove |
| Kata Kunci: | Arosbaya Bancaran Gastropoda Indeks Nilai Penting Mangrove Madura. |
[ Anotasi Abstrak ]
Ekosistem mangrove berperan penting sebagai habitat gastropoda yang berfungsi sebagai bioindikator kualitas lingkungan perairan pesisir. Kajian mengenai kondisi ekologi, kualitas perairan, dan kelimpahan gastropoda dirnkawasan pesisir Madura, khususnya Kecamatan Arosbaya dan Bancaran, Kabupaten Bangkalan, masih terbatas sehingga menyebabkan kesenjangan data dasar ekologis bagi pengelolaan dan konservasi ekosistem mangrove secara berkelanjutan. Kedua kawasan tersebut memiliki karakteristik ekologis dan tingkat tekanan aktivitas manusia yang berbeda sehingga relevan untuk dikaji secara komparatif. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui kondisi kualitas perairan,rn(2) menganalisis Indeks Nilai Penting (INP) mangrove, dan (3) menganalisis kelimpahan gastropoda di pesisir Kecamatan Arosbaya (Desa Tengket) dan Kecamatan Bancaran, Bangkalan. Penelitian dilaksanakan pada April–Mei 2026 menggunakan metode transek garis berpetak dengan pendekatan purposivernsampling pada tiga stasiun di masing-masing lokasi; kualitas perairan (suhu, salinitas, pH, dan oksigen terlarut) diukur secara in situ, sedangkan data vegetasi mangrove dan gastropoda dikumpulkan pada plot 10×10 m dan subplot 1×1 m di setiap transek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kualitas perairan di kedua lokasi secara umum masih mendukung ekosistem mangrove, meskipun Stasiun 1 Bancaran mencatat DO di bawah baku mutu (4,11 mg/L) dan Stasiun 2 Bancaran mencatat pH di bawah baku mutu (6,67); (2) INP mangrove tertinggi di Tengket dicapai oleh Rhizophora apiculata (153,72%) di Stasiun 2, sedangkan di Bancaranrnoleh Rhizophora mucronata (140,85%) di Stasiun 3, dengan kerapatan mangrove di kedua lokasi tergolong kategori baik (≥1.000 ind/ha); dan (3) kelimpahan gastropoda di Bancaran (786 individu; 4 spesies; 29,1 ind/m²) lebih tinggirndibandingkan Tengket (548 individu; 2 spesies; 20,3 ind/m²), dengan Nerita lineata mendominasi di Tengket dan Cerithidea cingulata mendominasi di Stasiun 3 Bancaran.
Deskripsi Lain
Mangrove ecosystems play an important role habitat for gastropods, which serve bioindicators of coastal water quality. Research on the ecological condition, water quality, and gastropod abundance in Madura's coastal areas,rnparticularly Arosbaya and Bancaran Districts, Bangkalan Regency, remains limited, creating a gap in baseline ecological data for the sustainable management and conservation of mangrove ecosystems. The two areas also differ in ecological characteristics and the level of anthropogenic pressure, making them relevant for comparative study. This study aimed to (1) assess water quality conditions, (2) analyze the mangrove Important Value Index (IVI), and (3) analyze gastropod abundance in the coastal areas of Arosbaya District (Tengket Village) andrnBancaran District, Bangkalan. The study was conducted from April to May 2026 using a belt transect method with a purposive sampling approach at three stations in each location; water quality (temperature, salinity, pH, and dissolved oxygen) was measured in situ, while mangrove vegetation and gastropod data were collected in 10×10 m plots and 1×1 m subplots along each transect. Resultsrnshowed that (1) water quality at both locations generally supported the mangrove ecosystem, although Station 1 Bancaran recorded DO below the quality standard (4.11 mg/L) and Station 2 Bancaran recorded pH below the quality standard (6.67); (2) the highest mangrove IVI in Tengket was achieved by Rhizophora apiculata (153.72%) at Station 2, while in Bancaran it was achieved by Rhizophora mucronata (140.85%) at Station 3, with mangrove density at both locations classified good (≥1,000 ind/ha); and (3) gastropod abundance at Bancaran (786 individuals; 4 species; 29.1 ind/m²) was higher than at Tengket (548 individuals; 2rnspecies; 20.3 ind/m²), with Nerita lineata dominant at Tengket and Cerithidea cingulata dominant at Station 3 Bancaran.
| Kontributor | : Eka Nurrahema Ning Asih, S.Kel.,M.Si. |
| Tanggal tercipta | : 2026-09-08 |
| Jenis(Tipe) | : Text |
| Bentuk(Format) | |
| Bahasa | : Indonesia |
| Pengenal(Identifier) | : TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42037 |
| No Koleksi | : 210341100083 |
Sumber :
Universitas Trunojoyo Madura
Ketentuan (Rights) :
08 September 2026
Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)
1. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42037-Abstract.pdf - 3853 KB
2. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42037-Cover.pdf - 5110 KB
3. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42037-Chapter1.pdf - 3853 KB
4. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42037-Chapter2.pdf - 3863 KB
5. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42037-Chapter3.pdf - 3863 KB
6. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42037-Chapter4.pdf - 3919 KB
7. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42037-Chapter5.pdf - 3846 KB
8. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42037-References.pdf - 3862 KB
9. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42037-Appendices.pdf - 3842 KB
Dokumen sejenis...Tidak ada !
Dokumen yang bertautan...
Kembali ke Daftar 