Anda belum Log-in!
Silahkan Log in

Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Selasa , 03 November 2026

Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.

TRUNOJOYO » Tugas Akhir & Skripsi » Agribisnis
di-posting oleh 210321100121 pada 2026-10-06 12:10:40  •  15 klik

ADAPTASI PERUBAHAN IKLIM PETANI JAGUNG DI DESA LENTENG TIMUR, KABUPATEN SUMENEP
CORN FARMERS ADAPTATION TO CLIMATE CHANGE IN LENTENG TIMUR VILLAGE, SUMENEP REGENCY

disusun oleh MUHAMAD ROSID


Subyek: Petani jagung di Desa Lenteng Timur
Kecamatan Lenteng
Kabupaten Sumenep
Kata Kunci: Adaptasi
Perubahan Iklim
Petani Jagung
Sumenep

[ Anotasi Abstrak ]

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk adaptasi petani jagung terhadap perubahan iklim serta faktor-faktor yang memengaruhinya di Desa Lenteng Timur, Kabupaten Sumenep. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan jumlah responden 130 petani yang dipilih secara simple random sampling dari populasi 806 orang. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan kuesioner, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adaptasi yang paling banyak dilakukan petani adalah perubahan pola tanam, sedangkan yang paling jarang dilakukan adalah pergantian varietas tahan iklim. Faktor yang paling berpengaruh terhadap kemampuan adaptasi adalah pengalaman bertani, diikuti oleh pendidikan, luas lahan, dan umur petani. Secara umum, petani jagung di Desa Lenteng Timur telah mampu beradaptasi cukup baik terhadap perubahan iklim.


Deskripsi Lain

This study aims to identify the adaptation strategies of corn farmers to climate change and to analyze the factors influencing their adaptive capacity in Lenteng Timur Village, Sumenep Regency. The research employed a qualitative descriptive approach supported by simple quantitative data. A total of 130 corn farmers were selected using a simple random sampling technique from a population of 806 farmers. Data were collected through interviews, observations, documentation, and questionnaires, and analyzed using descriptive qualitative methods. The results show that the most common adaptation strategy practiced by farmers is changing cropping patterns, while the least adopted strategy is using climate-resistant crop varieties. The most influential factor in adaptation is farming experience, followed by education level, land size, and farmers’ age. Overall, corn farmers in Lenteng Timur Village demonstrate a moderate level of adaptation to climate change, relying more on traditional knowledge rather than modern agricultural technologies.

Kontributor: Dr.Mardiyah Hayati, S,P.,M.P
Tanggal tercipta: 2026-08-06
Jenis(Tipe): Text
Bentuk(Format): pdf
Bahasa: Indonesia
Pengenal(Identifier): TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42116
No Koleksi: 210321100121


 Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)

 File PDF  1. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42116-TUGAS AKHIR_MUHAMAD ROSID_121.pdf - 371 KB
 File PDF  2. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42116-Appendices.pdf - 231 KB


 Dokumen sejenis...

     Tidak ada !

 Dokumen yang bertautan...

     Tidak ada !



 Kembali ke Daftar