Anda belum Log-in!
Silahkan Log in

Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Rabu , 04 November 2026

Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.

TRUNOJOYO » Tugas Akhir & Skripsi » Kelautan
di-posting oleh 220341100008 pada 2026-10-07 04:10:50  •  10 klik

PENGARUH GELOMBANG TERHADAP PERUBAHAN GARIS PANTAI BIAUNG DENPASAR TIMUR,BALI
The Influence of Waves on Shoreline Changes at Biaung Beach, East Denpasar, Bali

disusun oleh DIO ARMANDA PUTRA SINUHAJI


Subyek: Pantai Biaung
gelombang
energi gelombang
perubahan garis pantai
Landsat 8
DSAS
EPR.
Kata Kunci: Pantai Biaung
gelombang
energi gelombang
perubahan garis pantai
Landsat 8
DSAS
EPR.

[ Anotasi Abstrak ]

Pantai Biaung merupakan wilayah pesisir di Denpasar Timur, Bali, yang memiliki karakteristik dinamis akibat pengaruh gelombang laut dan proses transportasi sedimen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan garis pantai, karakteristik gelombang, serta keterkaitan energi gelombang terhadap perubahan garis pantai di Pantai Biaung selama periode 2016–2025. Data yang digunakan meliputi citra satelit Landsat 8 untuk ekstraksi garis pantai, data gelombang dari Global Ocean Waves Reanalysis Marine Copernicus, serta data batimetri GEBCO. Ekstraksi garis pantai dilakukan menggunakan Google Earth Engine dengan indeks Automated Water Extraction Index (AWEI), kemudian perubahan garis pantai dianalisis menggunakan Digital Shoreline Analysis System (DSAS) dengan parameter End Point Rate (EPR). Data gelombang periode tiga jam diolah menggunakan pendekatan gelombang signifikan dengan mengambil sepertiga data tertinggi untuk memperoleh gelombang representatif. Selanjutnya, energi gelombang dihitung berdasarkan persamaan Triatmodjo (1999) dan dibandingkan dengan perubahan garis pantai.Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan garis pantai Pantai Biaung selama periode 2016–2025 secara umum mengalami kecenderungan akresi dengan nilai total EPR positif sebesar 56,82339 m. Perubahan garis pantai bersifat spasial dan menunjukkan adanya abrasi maupun akresi pada beberapa segmen. Tinggi gelombang representatif berkisar antara 0,670–0,850 m dengan rata-rata 0,748 m. Energi gelombang berkisar antara 564,52–930,51 J/m², dengan nilai terendah pada 2016 dan tertinggi pada 2025. Variasi energi gelombang menunjukkan kecenderungan memengaruhi perubahan garis pantai, tetapi hubungan tersebut tidak bersifat linier karena dinamika garis pantai juga dipengaruhi oleh faktor lainnya.


Deskripsi Lain

Biaung Beach is a coastal area in East Denpasar, Bali, characterized by dynamic coastal processes influenced by ocean waves and sediment transport. This study aims to analyze shoreline changes, wave characteristics, and the relationship between wave energy and shoreline changes at Biaung Beach during the period 2016–2025. The data used in this study include Landsat 8 satellite imagery for shoreline extraction, wave data from the Global Ocean Waves Reanalysis Marine Copernicus, and GEBCO bathymetry data. Shoreline extraction was conducted using Google Earth Engine with the Automated Water Extraction Index (AWEI), while shoreline changes were analyzed using the Digital Shoreline Analysis System (DSAS) through the End Point Rate (EPR) parameter. Three-hourly wave data were processed using the significant wave approach by selecting the highest one-third of the data to obtain representative waves. Wave energy was then calculated using the equation proposed by Triatmodjo (1999) and compared with shoreline changes.The results show that the shoreline of Biaung Beach during 2016–2025 generally experienced an accretion trend, indicated by a total positive EPR value of 56.82339 m. Shoreline changes were spatially variable, with both erosion and accretion occurring in several coastal segments. Representative wave heights ranged from 0.670 to 0.850 m, with an average of 0.748 m. Wave energy ranged from 564.52 to 930.51 J/m², with the lowest value recorded in 2016 and the highest in 2025. Variations in wave energy tend to influence shoreline changes; however, the relationship is not linear because shoreline dynamics are also affected by other factors.

Kontributor: Aries Dwi Siswanto, S.T., M.T
Tanggal tercipta: 2026-07-27
Jenis(Tipe): Text
Bentuk(Format): pdf
Bahasa: Indonesia
Pengenal(Identifier): TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42151
No Koleksi: 220341100008


 Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)

 File PDF  1. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42151-Abstract.pdf - 259 KB
 File PDF  2. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42151-Cover.pdf - 592 KB
 File PDF  3. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42151-Chapter1.pdf - 240 KB
 File PDF  4. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42151-Chapter2.pdf - 360 KB
 File PDF  5. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42151-Chapter3.pdf - 485 KB
 File PDF  6. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42151-Chapter4.pdf - 1647 KB
 File PDF  7. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42151-Conclusion.pdf - 234 KB
 File PDF  8. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42151-References.pdf - 246 KB
 File PDF  9. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42151-Appendices.pdf - 196 KB


 Dokumen sejenis...

     Tidak ada !

 Dokumen yang bertautan...





 Kembali ke Daftar