Anda belum Log-in!
Silahkan Log in

Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Selasa , 03 November 2026

Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.

TRUNOJOYO » Tugas Akhir & Skripsi » Ilmu Komunikasi
di-posting oleh 220531100094 pada 2026-10-13 04:10:14  •  24 klik

Analisis Praktik Budya Digital Dalam Konten Edukasi Kesehatan Mental di Akun Tiktok @Sundarindah
Analysis of Digital Cultural Practices in Mental Health Educational Content on the Tiktok Account @Sundarindah

disusun oleh MEIDY DWI CAHYANI


Subyek: Praktik Budaya Digital Pengguna Tiktok Edukasi Kesehatan Mental
Kata Kunci: Praktik Budaya Digital
Interaksionisme Simbolik
TikTok
Edukasi Kesehatan Mental
Literasi Kesehatan Mental.

[ Anotasi Abstrak ]

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya penggunaan TikTok sebagai media penyebaran informasi, termasuk edukasi kesehatan mental, yang mendorong terbentuknya praktik budaya digital dalam proses konsumsi, interaksi, dan pemaknaan konten. Akun TikTok @sundarindah menjadi salah satu akun edukasi kesehatan mental yang aktif menyampaikan informasi psikologis dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami oleh masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis praktik budaya digital dalam konten edukasi kesehatan mental pada akun TikTok @sundarindah berdasarkan perspektif Interaksionisme Simbolik Herbert Blumer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode netnografi. Data dikumpulkan melalui observasi terhadap konten dan kolom komentar akun TikTok @sundarindah, wawancara mendalam dengan sepuluh informan perempuan yang merupakan pengikut akun tersebut, serta dokumentasi. Data dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik budaya digital terbentuk melalui proses pemaknaan simbol verbal, visual, audiovisual, serta format penyajian konten yang diinterpretasikan berdasarkan pengalaman, pengetahuan, dan interaksi sosial para informan. Proses pemaknaan tersebut sejalan dengan premis Teori Interaksi Simbolik Herbert Blumer, yaitu makna terbentuk melalui interaksi sosial dan terus dimodifikasi melalui proses interpretasi. Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa praktik budaya digital berkontribusi terhadap pembentukan konsep diri (self), negosiasi norma gender, serta peningkatan literasi kesehatan mental informan. Selain itu, konsep mind, self, dan society dari George Herbert Mead memperlihatkan bahwa pembentukan makna terjadi melalui refleksi individu, pengalaman pribadi, dan interaksi di ruang digital. Dengan demikian, akun TikTok @sundarindah tidak hanya berfungsi sebagai media penyebaran informasi kesehatan mental, tetapi juga sebagai ruang interaksi simbolik yang mendorong perubahan pemahaman, sikap, dan perilaku pengguna terhadap kesehatan mental.


Deskripsi Lain

This study was motivated by the increasing use of TikTok a platform for disseminating information, including mental health education, which has encouraged the emergence of digital cultural practices in the processes of content consumption, interaction, and meaning-making. The TikTok account @sundarindah is one of the accounts actively providing mental health educational content through simple and easily understandable communication. This study aimed to analyze digital cultural practices in the mental health educational content of the TikTok account @sundarindah from the perspective of Herbert Blumer's Symbolic Interactionism. This research employed a qualitative approach using the netnography method. Data were collected through observations of the content and comment sections of the @sundarindah TikTok account, in-depth interviews with ten female informants who followed the account, and documentation. The data were analyzed through data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that digital cultural practices are formed through the interpretation of verbal, visual, audiovisual symbols, and content presentation formats based on the informants’ experiences, prior knowledge, and social interactions. This process is consistent with Herbert Blumer’s Symbolic Interaction Theory, which explains that meaning is created through social interaction and continuously modified through interpretation. The study also finds that digital cultural practices contribute to the development of self-concept, the negotiation of gender norms, and the improvement of the informants’ mental health literacy. Furthermore, George Herbert Mead’s concepts of mind, self, and society explain that meaning is constructed through individual reflection, personal experience, and interaction within digital spaces. Therefore, the TikTok account @sundarindah functions not only a platform for disseminating mental health information but also a space for symbolic interaction that encourages changes in users’ understanding, attitudes, and behaviors toward mental health.

Kontributor: Dr. Desy Trisilowaty, S.Sos, M.SI
Tanggal tercipta: 2026-07-30
Jenis(Tipe): Text
Bentuk(Format): pdf
Bahasa: Indonesia
Pengenal(Identifier): TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42191
No Koleksi: 220531100094


 Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)

 File PDF  1. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42191-Abstract.pdf - 157 KB
 File PDF  2. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42191-Cover.pdf - 876 KB
 File PDF  3. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42191-Chapter1.pdf - 561 KB
 File PDF  4. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42191-Chapter2.pdf - 227 KB
 File PDF  5. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42191-Chapter3.pdf - 146 KB
 File PDF  6. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42191-Chapter4.pdf - 4954 KB
 File PDF  7. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42191-Chapter5.pdf - 3295 KB
 File PDF  8. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42191-Conclusion.pdf - 116 KB
 File PDF  9. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42191-References.pdf - 139 KB
 File PDF  10. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42191-Appendices.pdf - 139 KB


 Dokumen sejenis...

     Tidak ada !

 Dokumen yang bertautan...

     Tidak ada !



 Kembali ke Daftar