Anda belum Log-in!
Silahkan Log in
Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Selasa , 03 November 2026
Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.
di-posting oleh 220511100045 pada 2026-10-14 11:10:11 • 32 klik
Analisis Campur Kode dalam Lirik Album DRIP karya BABYMONSTER
AN ANALYSIS OF CODE MIXING IN THE LYRICS OF BABYMONSTERS ALBUM DRIP
disusun oleh NURIL BAYYINAH
| Subyek: | Sociolinguistics Code Mixing Song Lyrics |
| Kata Kunci: | Keywords: Code Mixing Types of Code Mixing Functions of Code Mixing Babymonster DRIP Album. Kata Kunci: Campur Kode Jenis Campur Kode Fungsi Campur Kode Babymonster Album DRIP. |
[ Anotasi Abstrak ]
Nuril Bayyinah. 220511100045. Program Studi Bahasa Inggris, Departemen Ilmu Sosial dan Budaya. Analisis Campur Kode dalam Lirik Lagu pada Album DRIP oleh Babymonster. Dr. Zulkhaeriyah, S.S., M.Hum. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis dan menganalisis fungsi campur kode yang digunakan dalam lirik lagu pada album DRIP oleh Babymonster. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan menerapkan teori jenis campur kode Hoffman (1991) dan teori fungsi campur kode Grosjean (1982). Data penelitian ini berupa lirik lagu yang mengandung campur kode dalam album DRIP oleh Babymonster. Sebanyak 81 data campur kode dianalisis berdasarkan teori Hoffman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Campur Kode Intra-Sentensial merupakan jenis yang paling dominan dengan 78 data, diikuti oleh Campur Kode yang Melibatkan Perubahan Pengucapan dengan 3 data, sedangkan Campur Kode Intra-Leksikal tidak ditemukan dalam data. Analisis lebih lanjut mengidentifikasi sepuluh fungsi campur kode berdasarkan teori Grosjean; namun, hanya delapan fungsi yang benar-benar ditemukan dalam data. Fungsi Menyampaikan Pesan Secara Lebih Akurat (QM) merupakan fungsi yang paling sering ditemukan dengan 23 data, diikuti oleh Mengisi Kesenjangan Leksikal (FLN) dan Menyesuaikan Diri dengan Lawan Bicara (SA) dengan 13 data masing-masing, Menunjukkan Keterlibatan Penutur (SI) dengan 7 data, Menandai dan Menekankan Identitas Kelompok (GI) dengan 4 data, serta Melanjutkan Bahasa Terakhir yang Digunakan (TLU) dan Mengutip Seseorang (QS) dengan 1 data masing-masing. Sementara itu, fungsi Menyampaikan Kerahasiaan, Kemarahan, atau Kekesalan (CA), Mengecualikan Seseorang dari Percakapan (EC), dan Mengubah Peran Penutur (CR) tidak ditemukan dalam data. Temuan penelitian menunjukkan bahwa campur kode digunakan untuk menekankan dan memperkuat makna yang dimaksud dalam lirik serta merepresentasikan identitas bilingual Babymonster sebagai grup K-pop global. Dengan demikian, campur kode dalam album DRIP oleh Babymonster berfungsi sebagai strategi linguistik dan komunikatif yang mendukung ekspresi artistik, penyampaian makna, dan komunikasi dengan pendengar multilingual.
Deskripsi Lain
Nuril Bayyinah. 220511100045. English Study Program Department. An Analysis of Code Mixing in the Lyrics of Babymonster’s Album DRIP. Dr. Zulkhaeriyah, S.S., M.Hum. This study aims to identify the types and analyze the functions of code mixing used in the lyrics of Babymonster's album DRIP. This study employed a descriptive qualitative method by applying Hoffman's (1991) theory of code mixing types and Grosjean's (1982) theory of code mixing functions. The data consisted of song lyrics containing code mixing from Babymonster's album DRIP. A total of 81 instances of code mixing were analyzed based on Hoffman's theory. The findings show that Intra-Sentential Mixing was the most dominant type, with 78 instances, followed by Involving a Change of Pronunciation with 3 instances, while Intra-Lexical Mixing was not found in the data. Further analysis identified ten functions of code mixing based on Grosjean's theory; however, only eight functions were actually found in the data. To Qualify Message (QM) was the most frequently occurring function, with 23 occurrences, followed by To Fill a Linguistic Need (FLN) and To Specify Addressee (SA) with 13 occurrences each, To Specify Speaker Involvement (SI) with 7 occurrences, To Mark and Emphasize Group Identity (GI) with 4 occurrences, and To Continue the Last Language Used (TLU) and To Quote Someone (QS) with 1 occurrence each. Meanwhile, To Convey Confidentiality, Anger, Annoyance (CA), To Exclude Someone from Conversation (EC), and To Change the Role of Speaker (CR) were not found in the data. The findings indicate that code mixing is used to emphasize and strengthen the intended meaning of the lyrics and to represent Babymonster's bilingual identity a global K-pop group. Thus, code mixing in Babymonster's album DRIP functions a linguistic and communicative strategy that supports artistic expression, the delivery of meaning, and communication with multilingual audiences.
| Kontributor | : Dr. Zulkhaeriyah, S.S., M.Hum. |
| Tanggal tercipta | : 2026-09-24 |
| Jenis(Tipe) | : Text |
| Bentuk(Format) | |
| Bahasa | : Indonesia |
| Pengenal(Identifier) | : TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42212 |
| No Koleksi | : 220511100045 |
Ketentuan (Rights) :
2026
Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)
1. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42212-Abstract.pdf - 284 KB
2. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42212-Cover.pdf - 816 KB
3. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42212-Chapter1.pdf - 325 KB
4. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42212-Chapter2.pdf - 710 KB
5. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42212-Chapter3.pdf - 408 KB
6. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42212-Chapter4.pdf - 970 KB
7. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42212-Conclusion.pdf - 174 KB
8. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42212-References.pdf - 386 KB
9. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42212-Appendices.pdf - 399 KB
Dokumen sejenis...Tidak ada !
Dokumen yang bertautan...Tidak ada !
Kembali ke Daftar 