Anda belum Log-in!
Silahkan Log in

Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Selasa , 03 November 2026

Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.

TRUNOJOYO » Tugas Akhir & Skripsi » Ilmu Komunikasi
di-posting oleh 200531100161 pada 2026-10-19 11:10:58  •  46 klik

Teknik Komunikasi Persuasif Barista dalam Membangun Interaksi Pelayanan di Kafe Takanagari Sidoarjo
Barista Persuasive Communication Techniques in Building Service Interactions at Takanagari Cafe, Sidoarjo

disusun oleh HAFIDHAN NAZAL


Subyek: Teknik Komunikasi Persuasif Barista dalam Membangun Interaksi Pelayanan di Coffee Shop
Kata Kunci: komunikasi persuasif
retorika Aristoteles
ethos
pathos
logos
barista
interaksi pelayanan
slow bar
coffee shop.

[ Anotasi Abstrak ]

Hafidhan Nazal. 200531100161. Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya Universitas Trunojoyo Madura. Teknik Komunikasi Persuasif Barista dalam Membangun Interaksi Pelayanan di Kafe Takanagari Sidoarjo.rnPerkembangan industri kedai kopi di Indonesia mendorong pelaku usaha untuk tidak hanya mengutamakan kualitas produk, tetapi juga kualitas pelayanan yang mampu memberikan pengalaman positif kepada pelanggan. Dalam konteks pelayanan di coffee shop berkonsep slow bar, barista memiliki peran penting sebagai komunikator yang berinteraksi secara langsung dengan pelanggan. Melalui komunikasi persuasif, barista tidak hanya menyampaikan informasi mengenai produk, tetapi juga membangun hubungan interpersonal yang mampu memengaruhi persepsi, kenyamanan, dan keputusan pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan teknik komunikasi persuasif yang dilakukan barista dalam membangun interaksi pelayanan di Kafe Takanagari Sidoarjo berdasarkan unsur retorika Aristoteles, yaitu ethos, pathos, dan logos.rnPenelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pemilihan informan dilakukan menggunakan teknik purposive sampling yang melibatkan dua orang barista, satu pemilik kafe, dan tiga pelanggan tetap Kafe Takanagari Sidoarjo. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Keabsahan data diperoleh melalui teknik triangulasi sumber dan triangulasi teknik.rnHasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi persuasif yang diterapkan barista berlangsung melalui penerapan tiga unsur retorika Aristoteles secara terpadu. Unsur ethos ditunjukkan melalui kompetensi, pengalaman, kredibilitas, dan penguasaan pengetahuan mengenai kopi sehingga mampu membangun kepercayaan pelanggan terhadap rekomendasi yang diberikan. Unsur pathos diwujudkan melalui penggunaan bahasa yang santai, sikap ramah, empati, humor, kontak mata, ekspresi wajah yang bersahabat, serta kemampuan membangun kedekatan emosional sehingga pelanggan merasa nyaman selama proses pelayanan berlangsung. Sementara itu, unsur logos terlihat melalui penyampaian informasi yang rasional mengenai karakteristik biji kopi, metode penyeduhan, profil rasa, serta alasan logis dalam memberikan rekomendasi menu sesuai preferensi pelanggan.rnPenerapan ketiga unsur retorika tersebut membentuk komunikasi persuasif yang efektif sehingga interaksi pelayanan tidak hanya berfungsi sebagai proses transaksi, tetapi juga menjadi sarana membangun pengalaman positif pelanggan. Komunikasi yang dilakukan barista mampu meningkatkan kenyamanan, kepercayaan, kepuasan, serta loyalitas pelanggan terhadap Kafe Takanagari. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa komunikasi persuasif menjadi salah satu strategi pelayanan yang berperan penting dalam menciptakan hubungan interpersonal yang berkualitas sekaligus memperkuat identitas dan daya saing Kafe Takanagari sebagai coffee shop yang mengusung konsep slow bar.rnKata kunci: komunikasi persuasif, retorika Aristoteles, ethos, pathos, logos, barista, interaksi pelayanan, slow bar, coffee shop.


Deskripsi Lain

Hafidhan Nazal. 200531100161. Communication Studies Program, Faculty of Social and Cultural Sciences, Trunojoyo University, Madura. Persuasive Communication Techniques of Baristas in Building Service Interactions at Takanagari Café, Sidoarjo.rnThe rapid growth of the coffee shop industry in Indonesia has encouraged business owners to focus not only on product quality but also on service quality that creates positive customer experiences. In the context of a slow bar coffee shop, baristas play a crucial role communicators who interact directly with customers. Through persuasive communication, baristas not only provide information about coffee products but also establish interpersonal relationships that influence customers' perceptions, comfort, and purchasing decisions. This study aims to describe the persuasive communication techniques employed by baristas in building service interactions at Takanagari Café, Sidoarjo, based on Aristotle's rhetorical appeals: ethos, pathos, and logos.rnThis study employed a descriptive qualitative research approach. Informants were selected using purposive sampling, consisting of two baristas, one café owner, and three regular customers of Takanagari Café. Data were collected through participant observation, in-depth interviews, and documentation. The data were analyzed using the Miles and Huberman interactive analysis model, which includes data reduction, data display, and conclusion drawing. Data validity was ensured through source triangulation and methodological triangulation.rnThe findings reveal that the baristas' persuasive communication is implemented through the integrated application of Aristotle's three rhetorical appeals. Ethos is reflected in the baristas' professional competence, experience, credibility, and extensive knowledge of coffee, enabling them to build customer trust in the information and recommendations they provide. Pathos is demonstrated through the use of friendly language, empathy, humor, eye contact, positive facial expressions, and emotional engagement, creating a comfortable and welcoming atmosphere during service interactions. Meanwhile, logos is manifested through logical explanations regarding coffee characteristics, brewing methods, flavor profiles, and rational recommendations tailored to customers' preferences.rnThe integration of these three rhetorical appeals results in effective persuasive communication, transforming service interactions from mere transactional activities into meaningful customer experiences. The baristas' communication enhances customer comfort, trust, satisfaction, and loyalty toward Takanagari Café. The findings indicate that persuasive communication serves an essential service strategy in fostering high-quality interpersonal relationships while strengthening the café's identity and competitiveness a slow bar coffee shop.rnKeywords: persuasive communication, Aristotle's rhetoric, ethos, pathos, logos, barista, service interaction, slow bar, coffee shop.

Kontributor: Drajat Wicaksono S.Sos., M.Si.
Tanggal tercipta: 2026-01-29
Jenis(Tipe): Text
Bentuk(Format): pdf
Bahasa: Indonesia
Pengenal(Identifier): TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42246
No Koleksi: 200531100161


 Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)

 File PDF  1. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42246-Abstract.pdf - 398 KB
 File PDF  2. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42246-Cover.pdf - 816 KB
 File PDF  3. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42246-Chapter1.pdf - 470 KB
 File PDF  4. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42246-Chapter2.pdf - 525 KB
 File PDF  5. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42246-Chapter3.pdf - 399 KB
 File PDF  6. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42246-Chapter4.pdf - 524 KB
 File PDF  7. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42246-Chapter5.pdf - 773 KB
 File PDF  8. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42246-Conclusion.pdf - 248 KB
 File PDF  9. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42246-References.pdf - 273 KB
 File PDF  10. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42246-Appendices.pdf - 1938 KB


 Dokumen sejenis...

     Tidak ada !

 Dokumen yang bertautan...

     Tidak ada !



 Kembali ke Daftar