Anda belum Log-in!
Silahkan Log in

Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Senin , 02 November 2026

Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.

TRUNOJOYO » Tugas Akhir & Skripsi » Sosiologi
di-posting oleh 220521100077 pada 2026-10-20 12:10:18  •  54 klik

JARINGAN SOSIAL PEDAGANG CELURIT DIGITAL DI DESA PATERONGAN KECAMATAN GALIS KABUPATEN BANGKALAN
SOCIAL NETWORK OF DIGITAL CELURIT TRADERS IN PATERONGAN VILLAGE, GALIS SUB-DISTRICT, BANGKALAN REGENCY

disusun oleh ALVIN


Subyek: Jaringan Sosial
Pedagang Celurit Digital
Kata Kunci: Jaringan Sosial Pierre Bourdieu
Pedagang Celurit Digital
Desa Paterongan

[ Anotasi Abstrak ]

Alvin 220521100077. Program Studi Sosiologi. Jaringan Sosial Pedagang Celurit Digital di Desa Paterongan, Kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan.rnPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jaringan sosial pedagang celurit digital di Desa Paterongan, Kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan. Perkembangan teknologi digital telah mendorong perubahan pola perdagangan dari sistem konvensional menuju pemasaran berbasis media sosial dan marketplace. Perubahan tersebut dimanfaatkan oleh para pedagang celurit untuk memperluas jangkauan pasar sekaligus membangun hubungan sosial dengan berbagai pihak yang mendukung aktivitas perdagangan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Penelitian ini menggunakan teori modal sosial Pierre Bourdieu yang memandang jaringan sosial sebagai sumber daya yang terbentuk melalui hubungan sosial, kepercayaan, pengakuan, dan kerja sama antarpelaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jaringan sosial pedagang celurit digital terbentuk melalui interaksi antara pedagang, pengrajin, konsumen, serta pemanfaatan media sosial dan platform marketplace. Jaringan tersebut dipertahankan melalui komunikasi yang berkelanjutan, hubungan saling percaya, pemberian rekomendasi, serta konsistensi dalam menjaga kualitas produk. Selain berfungsi sebagai sarana interaksi sosial, jaringan yang dimiliki para pedagang juga menjadi sumber perolehan modal ekonomi. Relasi sosial yang terbangun memungkinkan para pedagang memperoleh akses pasar yang lebih luas, meningkatkan jumlah pelanggan, bertukar informasi mengenai peluang usaha, serta menciptakan kerja sama yang berdampak pada peningkatan pendapatan dan keberlangsungan usaha di era perdagangan digital.rnrnKata kunci: Jaringan Sosial Pierre Bourdieu, Pedagang Celurit Digital, Desa Paterongan


Deskripsi Lain

Alvin 220521100077 Sociology Study Program. Social Networks of Digital Sickle Traders in Paterongan Village, Galis District, Bangkalan RegencyrnThis study aims to identify the social networks of digital sickle traders in Paterongan Village, Galis District, Bangkalan Regency. The development of digital technology has encouraged a shift in trading patterns from conventional systems to marketing based on social media and online marketplaces. This transformation has been utilized by digital sickle traders to expand their market reach while establishing social relationships with various parties that support their business activities. This study employs a qualitative method with a phenomenological approach. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation, while the data analysis process followed the Miles and Huberman model. This research applies Pierre Bourdieu’s theory of social capital, which views social networks resources formed through social relations, trust, recognition, and cooperation among actors. The findings reveal that the social networks of digital sickle traders are established through interactions among traders, craftsmen, consumers, well through the use of social media and online marketplace platforms. These networks are maintained through continuous communication, mutual trust, recommendations, and consistency in preserving product quality. In addition to functioning a means of social interaction, the networks owned by traders also serve a source of economic capital acquisition. The social relationships that have been built enable traders to gain wider market access, increase the number of customers, exchange information regarding business opportunities, and create collaborations that contribute to higher incomes and the sustainability of their businesses in the digital trade era.rnrnKeywords: Social Networks Pierre Bourdieu’s, Digital Sickle Traders, Paterongan Village

Kontributor: DR. MUTMAINNAH, S.SOS., M.SI. YULIANA WINDI SARI, S.SOS., M.SOS. DR. AMINAH DEWI R, S.SOS., M.SI.
Tanggal tercipta: 2026-10-20
Jenis(Tipe): Text
Bentuk(Format): pdf
Bahasa: Indonesia
Pengenal(Identifier): TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42259
No Koleksi: 220521100077


Ketentuan (Rights) :
23 Juli 2026

 Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)

 File PDF  1. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42259-Abstract.pdf - 57 KB
 File PDF  2. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42259-Cover.pdf - 566 KB
 File PDF  3. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42259-Chapter1.pdf - 48 KB
 File PDF  4. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42259-Chapter2.pdf - 578 KB
 File PDF  5. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42259-Chapter3.pdf - 64 KB
 File PDF  6. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42259-Chapter4.pdf - 148 KB
 File PDF  7. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42259-Chapter5.pdf - 837 KB
 File PDF  8. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42259-Chapter6.pdf - 13 KB
 File PDF  9. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42259-Chapter7.pdf - 171 KB
 File PDF  10. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42259-Chapter8.pdf - 108 KB


 Dokumen sejenis...

     Tidak ada !

 Dokumen yang bertautan...

     Tidak ada !



 Kembali ke Daftar