Anda belum Log-in!
Silahkan Log in

Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Selasa , 03 November 2026

Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.

TRUNOJOYO » Tugas Akhir & Skripsi » Ilmu Hukum
di-posting oleh 220111100212 pada 2026-10-21 03:10:44  •  51 klik

STANDAR PELAYANAN PUBLIK DALAM PENYELENGGARAAN PELAYANAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL DI KABUPATEN BANGKALAN
PUBLIC SERVICE STANDARDS FOR THE PROVISION OF POPULATION ADMINISTRATION AND CIVIL REGISTRATION SERVICES IN BANGKALAN REGENCY

disusun oleh R. RISALDY YANUAR RISKY


Subyek: Standar Pelayanan Publik
Administrasi Kependudukan
Pencatatan Sipil
Implementasi
Kabupaten Bangkalan
Kata Kunci: Standar Pelayanan Publik
Administrasi Kependudukan
Pencatatan Sipil
Implementasi
Kabupaten Bangkalan

[ Anotasi Abstrak ]

Penyelenggaraan pelayanan administrasi kependudukan dan pencatatan sipil merupakan bagian penting dari pelayanan publik yang berkaitan dengan pemenuhan hak administratif masyarakat. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bangkalan berkewajiban menyelenggarakan pelayanan berdasarkan standar pelayanan publik sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi kendala berupa keterlambatan penyelesaian dokumen dan keterbatasan pemerataan akses pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi standar pelayanan publik dalam penyelenggaraan administrasi kependudukan dan pencatatan sipil di Kabupaten Bangkalan serta mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan implementasinya belum optimal. Penelitian ini menggunakan metode yuridis empiris dengan pendekatan sosiologi hukum dan pendekatan perundang-undangan. Data diperoleh melalui wawancara dengan pihak Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bangkalan serta masyarakat, disertai studi dokumentasi terhadap dokumen yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi standar pelayanan publik telah dilaksanakan dengan cukup baik. Namun, berdasarkan analisis terhadap 14 komponen standar pelayanan terdapat 12 komponen yang telah sesuai dan 2 komponen yang belum terpenuhi secara optimal, yaitu jangka waktu penyelesaian serta sarana dan prasarana pelayanan. Faktor penyebabnya meliputi keterbatasan jaringan Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) Terpusat, keterbatasan perangkat dan titik pelayanan di kecamatan. Gangguan jaringan dapat menyebabkan keterlambatan penyelesaian dokumen hingga sekitar dua hari, sedangkan pelayanan langsung baru tersedia di 14 dari 18 kecamatan. Oleh karena itu, diperlukan evaluasi standar pelayanan secara berkala, peningkatan koordinasi dalam penanganan gangguan sistem, pemerataan sarana dan prasarana, serta penyampaian informasi persyaratan dan waktu penyelesaian secara transparan kepada masyarakat.


Deskripsi Lain

The provision of population administration and civil registration services is a crucial aspect of public service, directly linked to the fulfillment of citizens' administrative rights. The Population and Civil Registration Agency of Bangkalan Regency is mandated to deliver these services in accordance with public service standards, stipulated by Law Number 25 of 2009 concerning Public Services. In practice, however, the agency faces challenges, including delays in document processing and unequal access to services. This study aims to analyze the implementation of public service standards within the population administration and civil registration sector in Bangkalan Regency, and to identify the factors hindering optimal implementation. Employing a juridical-empirical research method, the study utilizes both a sociology-of-law approach and a statutory approach. Data were gathered through interviews with officials from the Population and Civil Registration Agency of Bangkalan Regency and members of the public, supplemented by an analysis of relevant documentation. The findings indicate that, overall, the implementation of public service standards has been reasonably effective. Nevertheless, an assessment of the 14 components of the service standards reveals that while 12 components are being met, two specifically the turnaround time for document processing and the availability of service facilities and infrastructure are not yet fully optimized. Contributing factors include limitations in the centralized Population Administration Information System (SIAK) network, well a shortage of equipment and service points across the regency's sub-districts. Network disruptions can cause document processing delays of up to two days, and direct, in-person services are currently available in only 14 of the 18 sub-districts. Consequently, there is a need for periodic evaluations of service standards, improved coordination in addressing system disruptions, a more equitable distribution of facilities and infrastructure, and the transparent communication of requirements and processing timelines to the public.

Kontributor: Fauzin, S.H., LL.M.
Tanggal tercipta: 2026-10-14
Jenis(Tipe): Text
Bentuk(Format): pdf
Bahasa: Indonesia
Pengenal(Identifier): TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42266
No Koleksi: 220111100212


 Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)

 File PDF  1. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42266-Abstract.pdf - 232 KB
 File PDF  2. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42266-Cover.pdf - 4583 KB
 File PDF  3. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42266-Chapter1.pdf - 273 KB
 File PDF  4. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42266-Chapter2.pdf - 281 KB
 File PDF  5. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42266-Chapter3.pdf - 326 KB
 File PDF  6. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42266-Conclusion.pdf - 166 KB
 File PDF  7. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42266-References.pdf - 210 KB
 File PDF  8. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42266-Appendices.pdf - 663 KB


 Dokumen sejenis...

     Tidak ada !

 Dokumen yang bertautan...





 Kembali ke Daftar