Anda belum Log-in!
Silahkan Log in

Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Rabu , 04 November 2026

Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.

TRUNOJOYO » Tugas Akhir & Skripsi » Sosiologi
di-posting oleh 090521100030 pada 2013-08-24 09:25:18  •  635 klik

Implementasi Model Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Perkotaan di Desa Kutoporong Kecamatan Bangsal Kabupaten Mojokerto
Implementation Model for Community Empowerment Through National Program for Community Empowerment (PNPM) Mandiri in Kutoporong village sub district Bangsal of Mojokerto regency

disusun oleh HESTI CATUR PURNAMASARI


Subyek: model pemberdayaan
pnpm mandiri
Kata Kunci: PNPM Mandiri
kelompok swadaya

[ Anotasi Abstrak ]

Masalah kemiskinan adalah sebuah permasalahan yang sangat kompleks. Dalam aspek kelembagaan masih kurang, infrasruktur dan potensi-potensi yang dimiliki oleh masyarakat tidak dapat ditumbuh kembangkan. Oleh karena itu PNPM Mandiri hadir untuk mengentaskan kemiskinan dengan pendekatan pemberdayaan. Hal ini membuat peneliti tertarik untuk meneliti PNPM Mandiri. Karena PNPM Mandiri menawarkan pendekatan baru dalam mengentaskan kemiskinan. Lokasi penelitian ini penulis memilih di Desa Kutoporong Kecamatan Bangsal Kabupaten Mojokerto.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Implementasi program PNPM Mandiri Perkotaan di Desa Kutoporong Kecamatan Bangsal Kabupaten Mojokerto. Metode penelitian yang digunakan penulis adalah deskriptif yang menggunakan pendekatan kualitatif. Dalam penelitian tentu sangat memerlukan informan oleh karena itu penulis memilih Informan kunci (key informan) dalam penelitian ini adalah fasilitator kelurahan, koordinator badan keswadayaan masyarakat dan lurah. Informan biasa adalah ketua kelompok swadaya masyarakat.Setelah melakukan penelitian di lapangan maka penulis berkesimpulan bahwa pelaksanaan PNPM Mandiri di Desa Kutoporong Kecamatan Bangsal Kabupaten Mojokerto baik dan dapat membawa perubahan yang cukup positif, baik dalam hal lingkungan maupun keberdayaan masyarakat. Namun meskipun begitu permasalahan dan hambatan-hambatan pasti ada dalam setiap pelaksanaan setiap program. Dalam penelitian ini penulis menemukan permasalahan yang terjadi di Desa Kutoporong ini yang cukup menarik perhatian. yaitu banyaknya masyarakat yang tidak mengetahui pelaksanaan PNPM Mandiri. Hal ini diakibatkan kurangnya sosialisasi kepada masyarakat secara menyeluruh. Dan satu-satunya cara untuk mengatasi permasalahan ini adalah membuktikan ke masyarakat bahwa PNPM Mandiri ini dapat dilaksanakan dengan baik dan membahwa perubahan positif. Saran penulis dalam pelaksanaan PNPM Mandiri adalah seharusnya banyak masyarakat yang harus dilibatkan dalam pelaksanaan program. Kata Kunci : PNPM Mandiri, kelompok swadaya


Deskripsi Lain

The problem of poverty is a very complex problem. In the institutional aspects are still lacking, infrastructure and the potential can not be owned and growing developing by the society. However, various theories were put forward almost all the theories about the root causes of the problem from poverty touches. Therefore PNPM Mandiri comes to alleviating poverty by empowering approach. This makes researchers interested in studying PNPM Mandiri. Because PNPM Mandiri offers a new approach to poverty alleviation. This study the authors select locations in the Kutoporong village sub district Bangsal of Mojokerto regency. The purpose of this study is to determine the implementation of PNPM Mandiri in Kutoporong village sub district Bangsal of Mojokerto regency. Research methodology used by the author is descriptive qualitative approach. In the course of research is in need of informants therefore the author choose key informants (key informants) in this study is facilitator village, coordinator of community self-supporting community and village heads. Regular informant was chairman of non governmentalgroups. After conducting research in the field, the authors concluded that the implementation of PNPM Mandiri in Kutoporong village sub district Bangsal of Mojokerto regency good and can take some positive changes, both in terms of environments and community empowerment. But even then the problems and barriers certainly exist in any implementation of any program. In this study the authors found that the problems occurred in the Kutoporong village enough attention., The number of people who do not know the implementation of PNPM Mandiri. This is due to the lack of out reach to the community as a whole. And the only way to overcome this problem is to prove to the public that the program can be executed properly and take positive change. Authors suggested the implementation of PNPM Mandiri is supposed to be a lot of people involved in the implementation of the program.

Kontributor: Syamsu Budiyanti S.Sos., M.Si ;Aminah Dewi Rahmawati S.Sos.,M.si
Tanggal tercipta: 0000-00-00
Jenis(Tipe): Text
Bentuk(Format): pdf
Bahasa: Indonesia
Pengenal(Identifier): TRUNOJOYO-Tugas Akhir-4728
No Koleksi: 090521100030


 Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)

 File PDF  1. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-4728-090521100030_Abstract_TOC.pdf - 23 KB
 File PDF  2. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-4728-090521100030_Cover.pdf - 247 KB
 File PDF  3. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-4728-090521100030_chapter1.pdf - 155 KB
 File PDF  4. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-4728-090521100030_chapter2.pdf - 286 KB
 File PDF  5. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-4728-090521100030_chapter3.pdf - 162 KB
 File PDF  6. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-4728-090521100030_chapter4.pdf - 486 KB
 File PDF  7. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-4728-090521100030_conclusion.pdf - 86 KB
 File PDF  8. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-4728-090521100030_reference.pdf - 159 KB
 File PDF  9. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-4728-090521100030_Appendice.pdf - 108 KB


 Dokumen sejenis...

     Tidak ada !

 Dokumen yang bertautan...





 Kembali ke Daftar