Anda belum Log-in!
Silahkan Log in

Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Jumat , 06 November 2026

Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.

TRUNOJOYO » KP&PKL » Agroekoteknologi
di-posting oleh dshe pada 2014-01-28 11:41:02  •  860 klik

PENGARUH KEDALAMAN SADAP TERHADAP HASIL PRODUKSI LATEKS DI PTPN XII (Persero) KEBUN GLANTANGAN JEMBER
disusun oleh HAVIDH WAHYU PUJI PARISTIWA

Subyek: PRODUKSI LATEKS
Kata Kunci: Kedalaman sadap
kebun glantangan
jember

[ Anotasi Abstrak ]

Karet adalah tanaman perkebunan tahunan yang berupa batang lurus. Pohon karet pertama kali hanya tumbuh di Brazil, Amerika Selatan, namun setelah dilakukan percobaan berkali-kali oleh Henry Wickham, pohon ini berhasil dikembangkan di Asia Tenggara, dimana sekarang ini tanaman ini banyak dikembangkan sehingga sampai sekarang Asia merupakan sumber karet alami. Di Indonesia, Malaysia dan Singapura tanaman karet mulai dibudidayakan pada tahun 1876. Tanaman karet pertama di Indonesia ditanam di Kebun Raya Bogor (Deptan, 2006). Tanaman karet merupakan salah satu komoditi perkebunan yang menduduki posisi cukup tinggi sebagai sumber devisa non migas bagi Indonesia, sehingga memiliki prospek yang cerah. Oleh sebab itu upaya peningkatan produktifitas usaha tani karet terus dilakukan terutama dalam bidang teknologi budidayanya (Anwar, 2001).

Kontributor:  Dr. Ir. H.Ahmad Arsyad Munir, MS
Tanggal tercipta: 2014-01-28
Jenis(Tipe): Text
Bentuk(Format): pdf
Bahasa: Indonesia
Pengenal(Identifier): TRUNOJOYO-KP-251013301263
No Koleksi: 251013301263
No Klasifikasi: 001.433 Hav p


Ketentuan (Rights) :
2013

 Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)

 File PDF  1. TRUNOJOYO-KP-5132-251013301263-Laporan havidh.pdf - 5490 KB


 Dokumen sejenis...

     Tidak ada !

 Dokumen yang bertautan...

     Tidak ada !



 Kembali ke Daftar