Anda belum Log-in!
Silahkan Log in

Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Senin , 02 November 2026

Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.

TRUNOJOYO » Tugas Akhir & Skripsi » Ilmu Hukum
di-posting oleh 110111100080 pada 2016-02-09 16:48:02  •  379 klik

PIDANA MATI SEBAGAI PIDANA KHUSUS DALAM RUU KUHP DIKAITKAN DENGAN ASAS KEPASTIAN HUKUM
DEATH PENALTY AS A SPECIALISED IN CRIMINAL CRIMINAL CODE DRAFT ASAS ASSOCIATED WITH LEGAL CERTAINTY

disusun oleh TAUFAN ASAFI


Subyek: PIDANA MATI
RANCANGAN UNDANG-UNDANG KUHP PIDANA
ASAS KEPASTIAN HUKUM
Kata Kunci:  pidana mati
kepastian hukum
ide keseimbangan.

[ Anotasi Abstrak ]

Hukum pidana di Indonesia terbagi dua (2) : a. Hukum pidana umum (KUHP) dan b. Hukum pidana khusus (diluar KUHP). Dilihat dari dua (2) hukum pidana tersebut, berbagai macam penjatuhan sanksi pidana yang diterapkan untuk memberikan hukuman terhadap pelaku kejahatan. Salah satunya hukuman yang paling berat ialah hukuman pidana mati. Dalam RUU KUHP pidana mati masih dipertahankan sebagai dasar ide “keseimbangan yang bertujuan menghindari tuntutan / reaksi masyarakat yang bersifat balas dendam”. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif adapun pendekatan yang dilakukan adalah pendekatan kualitatif digabungkan dengan pendekatan peundang – undangan. Hasil penelitian ini menunjukan, bahwa pidana mati di dalam RUU KUHP menganut double track system. Hal ini dilatarbelakangi oleh pokok pemikiran yang dapat disebut “ide keseimbangan”(Monodualistik antara “kepentingan umum/masyarakat”dan “kepentingan individualisasi/perorangan”).Oleh sebab itu, pidana mati dalam kepastian hukum sebagai salah satu tujuan untuk mewujudkan keadilan. Bentuk nyata dalam kepastian hukum terhadap pidana mati adalah pelaksanaan dalam penegakan hukum terhadap pidana mati dilakukan berdasarkan undang – undang dan konsistensi dalam aturan hukum.


Deskripsi Lain

Criminal law in Indonesia is divided into two (2a, criminal law general (Criminal Code) and b. The criminal law specifically (outside Penal Code). Judging from the two (2) criminal law, the various kinds of imposition of criminal sanctions applied to impose penalties against offenders. one of them is the most severe penalty is the sentence of capital punishment. In the draft criminal Code still retained the death penalty as the basic idea of "balance which aims avoid prosecution / public reaction that is revenge." The method used is normative as for the approach taken is a qualitative approach coupled with the approach of law - laws. The results of these studies show that the death penalty in the Criminal Code draft adheres to double track system. This is motivated by the basic ideas that can be called "the idea of balance" (Monodualistik between "public interest / public" and "the interests of individualization / individual"). Therefore, the death penalty to the rule of law as one of the goals of justice. Tangible form in the certainty of the law against capital punishment is execution in law enforcement against capital punishment carried out by the Act - legislation and consistency in the rule of law. Keywords: capital punishment, legal certainty, the idea of balance.

Kontributor: Tolib Effendi, SH.,MH
Tanggal tercipta: 2015-12-31
Jenis(Tipe): Text
Bentuk(Format): pdf
Bahasa: Indonesia
Pengenal(Identifier): TRUNOJOYO-Tugas Akhir-7675
No Koleksi: 110111100080


 Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)

 File PDF  1. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-7675-110111100080_ABSTRACT_TOC.pdf - 158 KB
 File PDF  2. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-7675-110111100080_COVER.pdf - 1986 KB
 File PDF  3. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-7675-110111100080_CHAPTER 1.pdf - 273 KB
 File PDF  4. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-7675-110111100080_CHAPTER 2.pdf - 295 KB
 File PDF  5. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-7675-110111100080_CHAPTER 3.pdf - 372 KB
 File PDF  6. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-7675-110111100080_CHAPTER 4.pdf - 146 KB
 File PDF  7. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-7675-110111100080_REFERENCES.pdf - 83 KB


 Dokumen sejenis...

     Tidak ada !

 Dokumen yang bertautan...





 Kembali ke Daftar