Anda belum Log-in!
Silahkan Log in
Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Jumat , 06 November 2026
Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.
di-posting oleh 110541100057 pada 2016-02-11 08:56:51 • 368 klik
REGULASI EMOSI ISTRI YANG DIPOLIGAMI
Regulation of Polygamous Wife’s Emotion.
disusun oleh ULFATIN MUFARRIHAH
| Subyek: | regulasi emosi |
| Kata Kunci: | regulasi emosi poligami istri yang dipoligami |
[ Anotasi Abstrak ]
ABSTRAK ULFATIN MUFARRIHAH. Regulasi Emosi Istri yang Dipoligami. Skripsi. Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya, Universitas Trunojoyo Madura, 2015. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran dan faktor-faktor Regulasi Emosi Istri yang Dipoligami. Dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik penentuan sampel menggunakan purposive sampling dengan tiga orang subjek, serta metode pengumpulan data menggunakan wawancara semi terstruktur. Adapun kriteria subjek adalah istri yang menjalani pernikahannya dengan poligami, istri yang berusia 40 tahun ke atas, dan memiliki penghasilan sendiri. Teknis analisis data menggunakan model Miles dan Huberman, yakni dengan mereduksi data, penyajian data, dan verifikasi atau penarikan kesimpulan. Hasilnya, gambaran regulasi emosi istri yang dipoligami. 1. Pengaturan emosi, istri yang dipoligami mampu mengurangi dan mempertahankan emosi yang dirasakannya saat berada dalam situasi yang kurang berkenan dengan perasaan. 2. Menyembunyikan, istri yang dipoligami tidak menunjukkan perasaan emosinya kepada anak-anak maupun orang lain. 3. Membuat hal-hal menjadi lebih baik atau buruk, ketika berada dalam situasi yang kurang berkenan dengan perasaan, istri yang dipoligami akan melakukan sesuatu yang bermanfaat untuk mengendalikan emosinya. Hal ini tidak menghalangi istri yang dipoligami dalam melakukan aktivitasnya. Adapun faktor pendukung istri yang dipoligami dalam meregulasi emosinya adalah 1. Faktor Instrinsik, istri yang dipoligami berusaha sabar dan ikhlas dalam menjalani pernikahan poligami, serta menganggap semua yang terjadi adalah bagian dari takdirnya. Selain itu istri yang dipoligami juga berusaha untuk tidak terpengaruh oleh emosi. 2. Faktor ekstrinsik, adanya dukungan dan respon dari keluarga, rekan kerja, dan juga tetangga didapat istri yang dipoligami dalam menjalani pernikahan poligami. Kata Kunci: regulasi emosi, poligami, istri yang dipoligami Daftar Pustaka : 25 (1986-2014)
Deskripsi Lain
ABSTRACT ULFATIN MUFARRIHAH. Regulation of Polygamous Wife’s Emotion. Thesis. Psychology Study Program, Faculty of Social and Cultural Sciences, University of Trunojoyo Madura, 2015. This study is aimed to know the portraits and the factors of Regulation of Polygamous Wife’s Emotion. This study used descriptive qualitative method with phenomenology approach. Sampling technique used purposive sampling with three subjects, and data collecting method used semi structured interview. Furthermore, the subject’s criteria which analyzed are a wife who undergoes a marriage with polygamy, a wife who is 40 years old and older, and a wife who has her own income. The technique of data analysis is Miles and Huberman model by reducing the data, displaying the data, and making a conclusion or verification. The results show that the portraits of regulation of polygamous wife’s emotion are: 1. Regulation of emotion, the polygamous wife can reduce and maintain the emotion which she felt when she faces an uncomfortable situation for her feeling. 2. Hide it, the polygamous wife does not show her emotion to the children or other people. 3. Make the things to be better or worse, when in an uncomfortable situation, the polygamous wife will do a useful thing to manage her emotion. It does not prevent the polygamous wife in doing her activities. Furthermore, the supporting factors of polygamous wife in regulating her emotion are 1. Intrinsic factor, the polygamous wife tends to be patient and sincere in living her polygamous marriage, and consider that all of the things which happen are a part of her destiny. Besides, the polygamous wife also tends to not be affected by her emotion. 2. Extrinsic factor, there is a support and response from family, co-workers, and also neighbors that are gained by the polygamous wife in living her polygamous marriage. Keywords: regulation of emotion, polygamy, polygamous wife Bibliography: 25 (1986-2014)
| Kontributor | : YAN ARIYANI,S.PSI.,M.PSI,PSIKOLOG |
| Tanggal tercipta | : 0000-00-00 |
| Jenis(Tipe) | : Text |
| Bentuk(Format) | |
| Bahasa | : Indonesia |
| Pengenal(Identifier) | : TRUNOJOYO-Tugas Akhir-7731 |
| No Koleksi | : 110541100057 |
Sumber :
UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA
Ketentuan (Rights) :
2016
Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)
1. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-7731-ABSTRAK ULFA.pdf - 204 KB
2. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-7731-COVER SAMPUL.pdf - 530 KB
3. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-7731-BAB I.pdf - 213 KB
4. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-7731-BAB II.pdf - 305 KB
5. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-7731-BAB III.pdf - 205 KB
6. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-7731-BAB IV.pdf - 570 KB
7. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-7731-BAB 5 ULFA.pdf - 206 KB
8. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-7731-DAFTAR PUSTAKA.pdf - 179 KB
9. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-7731-LAMPIRAN.pdf - 1168 KB
Dokumen sejenis...- REGULASI EMOSI PADA MANTAN PENDERITA KUSTA DI KABUPATEN SAMPANG
- Regulasi Emosi Pada Trader Valuta Asing Non Fisik (Forex Online)
- REGULASI EMOSI PADA KETURUNAN KORBAN CAROK (Studi Kasus pada Keturunan Carok yang Tidak Melakukan Tindakan Balas Dendam)
- Perbedaan Regulasi Emosi Antara Mahasiswa Suku Batak, Jawa, Madura, Papua, Dan Sunda Di Universitas Trunojoyo Madura
- Perbedaan Regulasi Emosi Pada Siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) Dan Siswa Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT)
Dokumen yang bertautan...Tidak ada !
Kembali ke Daftar 