Anda belum Log-in!
Silahkan Log in

Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Selasa , 03 November 2026

Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.

TRUNOJOYO » Tugas Akhir & Skripsi » Kelautan
di-posting oleh 120341100007 pada 2016-06-24 09:49:37  •  201 klik

KARAKTERISTIK PASANG SURUT DI PERAIRAN KALIANGET KLABUPATEN SUMENEP
TIDAL CHARACTYERISTICS at KALIANGET, SUMENEP REGENCY

disusun oleh MIFROUL TINA KHOTIP


Subyek: Admiralty
Pasang Surut
least square
Kata Kunci: Admiralty
Elevasi Muka AIr
Least Square
Pasang Surut

[ Anotasi Abstrak ]

Pelabuhan Kalianget adalah pelabuhan penyebrangan yang terletak di Kabupaten Sumenep dengan fungsi utama sebagai pelabuhan yang menghubungkan dengan pulau-pulau kecil di sekitarnya. Fungsi utama untuk kegiatan pelayaran akan dipengaruhi oleh karakteristik pasang surut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik, nilai komponen, dan elevasi muka air pasang surut dengan menggunakan metode admiralty dan least square. Pengambilan data pasang surut selama 15 hari (tanggal 27 November-11 Desember 2015) di perairan Kalianget menggunakan papan skala. Data pengukuran ini dibandingkan dengan data sekunder. Data dianalisa menggunakan metode admiralty dan least square, kemudian dibandingkan sehingga diketahui akurasi kedua metode yang digunakan dengan tujuan untuk memahami karakteristik pasang surut. Hasil pengolahan data menggunakan metode admiralty diperoleh nilai bilangan Formzahl 1,35 untuk data primer dan 1,46 untuk data sekunder, sedangkan pada metode least square diperoleh nilai bilangan Formzahl 1,02 untuk data primer dan 1,4 untuk data sekunder; sehingga dapat dikategorikan dalam tipe pasang surut campuran condong ke harian ganda (nilai bilangan Formzahl 0,25<F&#8804;1,5). Komponen harmonik pasang surut hasil analisa admiralty menunjukkan nilai amplitudo tertinggi terdapat pada komponen M2 dan O1 diperoleh dari analisa data primer masing-masing sebesar 22 cm dan terendah terdapat pada komponen K2 sebesar 2 cm, sedangkan hasil analisa menggunakan data sekunder diperoleh nilai amplitude tertinggi terdapat pada komponen O1 sebesar 24 cm dan terendah terdapat pada komponen K2 sebesar 2 cm. Pada metode least square menggunakan data primer diperoleh nilai amplitude tertinggi terdapat pada komponen K1 sebesar 47 cm dan terendah terdapat pada komponen MS4 sebesar 0,6 cm, sedangkan hasil analisa menggunakan data sekunder diperoleh nilai amplitudo terbesar pada komponen K1 sebesar 100 cm dan terendah terdapat pada komponen M4 dan MS4 masing-masing sebesar 1 cm. parameter elevasi muka air yang dihitung, menggunakan metode admiralty diantaranya adalah MSL, HWL, LWL, HHWL, MHWL, LLWL, MLWL berturut-turut 1,8 m,; 2,8 m; 0,6 m; 2,4 m; 1 m; 0,02 m; 1 m (data primer) dan 1,4 m; 2,4 m; 0, 3m; 2 m; 1,6 m; 0,02 m; 1 m (data sekunder). parameter elevasi muka air yang dihitung, menggunakan metode least square diantaranya adalah MSL, HWL, LWL, HHWL, MHWL, LLWL,MLWLberturut-turut 1,8 m,; 2,8 m; 0,6 m; 3,1 m; 2,2 m; 0,3 m; 1 m (data primer) dan 1,4 m; 2,4 m; 0,3 m; 4,2 m; 4 m; 0,2 m; 2 m (data sekunder). Setelah dilakukan uji T diketahui terdapat perbedaan antara komponen pasang surut dari metode admiralty dan metode least square karena Fhitung> Ftabel dengan RMS Error 0,1 m (admiralty) dan 0,1 m (least square). Setelah dilakukan uji T diketahui terdapat perbedaan antara elevasi muka air dari metode admiralty dan metode least square karena Fhitung > Ftabel dengan RMS Error 0,2 m (admiralty) dan 0,3 m (least square).


Deskripsi Lain

Kalianget harbour is a crossing harbor which is located in Sumenep Regency and connected with the surrounding small island. The main function for navigational activity will be influenced by the type of tidal. This research was aimed to recognize the type, component numbers, and elevation of tidal water surface using admiralty and least square method. Tidal data took during fifteen days (November 27th&#8211;December 11th 2015) at Kalianget water using scale board. Data measurement compared with secondary data. Data analyzing uses admiralty and least square method, then compare both of them, so it recognized the accuration of the two methods which was aimed to compare the tidal characteristics. The result of Formzahl number based on admiralty method is 1.35 (primary data) and 1.46 (secondary data), meanwhile on least square method was obtained formzahl number 1.02 (primary data) and 1.4 (secondary data); so it is categorized into the type of tidal is mixed tide prevailing semi diurnal (formzahl number 0.25<F&#8804;1.5). Tidal harmonic component as a result of admiralty analysis showed the highest amplitude number on M1 and O1 was 22 cm and the lowest on K2 was 2 cm which was obtained from primary data analysis, meanwhile the result of data analysis using secondary data showed the highest amplitude number on O1 was 24 cm and the lowest on K2 was 2 cm. Tidal harmonic component as a result of least square analysis from primary data showed the highest amplitude number on K1 was 47 cm and the lowest on MS4 was 0.6 cm, meanwhile the result of data analysis using secondary data showed the highest amplitude number on K1 was 100 cm and the lowest on M4 and MS4 was 1 cm. The parameter of water surface elevation which was calculated by using admiralty method are MSL (Mean Sea Level), HWL (High Water Level), LWL (Low Water Level), HHWL (Higher High Water Level), MHWL (Mean High Water Level), LLWL (Lowest Low Water Level), MLWL (Mean Low Water Level) in a row number; 1.8 m, 2.8 m, 0.6 m, 2.4 m, 1 m, 0.02 m, 1 m (primary data) and 1.4 m, 2.4 m, 0.3 m, 2 m, 1.6 m, 0.02 m, 1 meter (secondary data). The parameter of water surface elevation which was calculated by using least square method MSL, HWL, LWL, HHWL, MHWL, LLWL, MLWL in a row number; 1.8 m, 2.8 m, 0.6 m, 3.1 m, 2.2 m, 0.3 m, 1 m (primary data) and 1.4 m, 2.4 m, 0.3 m, 4.2 m, 4 m, 0.2 m, 2 m (secondary data). After conducting T test, it could be recognized the difference between tidal component from admiralty and least square method because Fcalculation>Ftable with RMS Error 0.1 m (admiralty) and 0.1 m (least square). After conducting T test, it could be recognized the difference between water surface elevation from admiralty method and least square method because Fcalculation>Ftable with RMS Error 0.2 m (admiralty) and 0.3 m (least square).

Kontributor: Aries Dwi Siswanto, ST., MT; Insafitri, ST, M. Sc, PhD
Tanggal tercipta: 2016-05-24
Jenis(Tipe): Text
Bentuk(Format): pdf
Bahasa: Indonesia
Pengenal(Identifier): TRUNOJOYO-Tugas Akhir-8246
No Koleksi: 120341100007


Ketentuan (Rights) :
2016

 Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)

 File PDF  1. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-8246-120341100007_Abstract_TOC.pdf - 179 KB
 File PDF  2. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-8246-120341100007_Cover.pdf - 514 KB
 File PDF  3. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-8246-120341100007_Chapter 1.pdf - 157 KB
 File PDF  4. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-8246-120341100007_Chapter 2.pdf - 208 KB
 File PDF  5. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-8246-120341100007_Chapter 3.pdf - 336 KB
 File PDF  6. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-8246-120341100007_Chapter 4.pdf - 357 KB
 File PDF  7. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-8246-120341100007_Chapter 5.pdf - 83 KB
 File PDF  8. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-8246-120341100007_Chapter Refrences.pdf - 156 KB
 File PDF  9. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-8246-120341100007_Appendices.pdf - 727 KB


 Dokumen sejenis...

     Tidak ada !

 Dokumen yang bertautan...





 Kembali ke Daftar