Anda belum Log-in!
Silahkan Log in

Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Rabu , 04 November 2026

Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.

TRUNOJOYO » Tugas Akhir & Skripsi » Psikologi
di-posting oleh 120541100116 pada 2016-08-15 12:29:25  •  180 klik

GAMBARAN SELF-DISCLOSURE PADA MANTAN BEGAL DI KABUPATEN BANGKALAN MADURA
Potrait of self-disclosure on The Begal Former in Bangkalan Madura.

disusun oleh SEMBI TAUFIK


Subyek: self-disclosure
mantan begal
bangkalan
Kata Kunci: self-disclosure
mantan begal
bangkalan

[ Anotasi Abstrak ]

ABSTRAK Maraknya kasus begal di Bangkalan membuat stereotipe negatif masyarakat terhadap mantan begal. Menurut salah satu teori, dengan cara self-discolsure mantan begal bisa lebih mudah diterima di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran dimensi self-disclosure pada mantan begal di Kabupaten Bangkalan Madura. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriftif kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 3 orang pria mantan begal yang berusia 17-50 tahun yang ditentukan berdasarkan purposive sampling. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara semi terstruktur. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yakni pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menunjukan hasil bahwa mantan begal melakukan self-disclosure, yang dilihat dari 5 dimensiyaitu ukuran self-disclosure, valensi self-disclosure, kecermatan dan kejujuran, maksud dan tujuan, serta keakraban. Pertama dimana self-disclsoure menunjukan mantan begal mengungkapkan diri kepada teman dekat dan saudara mengenai statusnya sebagai mantan begal dan selama percakapan tersebut mantan begal secara umum lebih lama membicarakan statusnya sebagai mantan begal. Kedua adalah valensi self-disclosure, mantan begal secara umum mengungkapkan diri secara positif apa adanya dengan cara humoris, namun ada juga yang mengungkapkan diri secara negatif dengan cara berbohong. Ketiga kecermatan dan kejujuran, mantan begal merasa percaya diri dengan statusnya karena mereka mempunyai alasan sudah tidak melakukan begal lagi. Keempat maksud dan tujuan, mantan begal ini mengungkapkan statusnya bertujuan untuk mendapatkan kembali kepercayaan dari orang lain dan untuk mengurangi beban dalam dirinya. Kelima keakraban, yaitu mantan begal sering menceritakan hal pribadi kepada teman dekat dan saudara dengan alasan mendapatkan kembali kepercayaan dari masyarakat. Kata kunci : Self-disclosure, Mantan begal, Bangkalan


Deskripsi Lain

ABSTRACT The raise of begal(*) case in Bangkalan make negative stereotype of society. According to one theory, by self-discolsure begal former can easly accepted in the community. This study aims to describe the dimensions of self-disclosure on the begal former in Bangkalan Madura. This study uses descriptive qualitative research with phenomenological approach. Subjects in this study were 3 men aged begal former, 17-50 years old determined by purposive sampling. Methods data using semi-structured interviews. Data analyzed using the model of Miles and Huberman methode data collection, data reduction, data display and conclusion. This study shows the results that the begal former perform self-disclosure, as seen from the fifth dimension which is a measure of self-disclosure, valence of self-disclosure, accuracy and honesty, purpose and goals, and familiarity. First dimensionshow in which self-disclosure begal former revealed himself to close friends and relatives regarding his status as a begal former and during the conversation the begal former generally longer talk about his status as a begal former. The second is the valence of self-disclosure, a begal former generally express themselves in a positive way is with humorous way, but there are also expressing itself negatively by misrepresenting. Third rigor and honesty, a begal former feels confident with his status because they have no reason is not doing the begal again. Fourth intents and purposes, a begal former revealed his status aims to regain the trust of others and to reduce the burden on himself. Fifth familiarity, begal former often tell personal things to close friends and relatives on the grounds regain the trust of the public. Keyword : Self-disclosure, Begal former, Bangkalan

Kontributor: dr. Siti Nurfitria, S.Ked., M.Biomed
Tanggal tercipta: 2016-07-20
Jenis(Tipe): Text
Bentuk(Format): pdf
Bahasa: Indonesia
Pengenal(Identifier): TRUNOJOYO-Tugas Akhir-8866
No Koleksi: 120541100116


Ketentuan (Rights) :
2016-07-20

 Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)

 File PDF  1. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-8866-120541100116_Abstract.pdf - 89 KB
 File PDF  2. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-8866-120541100116_Cover.pdf - 641 KB
 File PDF  3. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-8866-120541100116_Chapter I.pdf - 310 KB
 File PDF  4. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-8866-120541100116_Chapter II.pdf - 292 KB
 File PDF  5. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-8866-120541100116_Chapter III.pdf - 128 KB
 File PDF  6. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-8866-120541100116_Chapter IV.pdf - 423 KB
 File PDF  7. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-8866-120541100116_Chapter V.pdf - 215 KB
 File PDF  8. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-8866-120541100116_Conclution.pdf - 95 KB
 File PDF  9. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-8866-120541100116_References.pdf - 94 KB
 File PDF  10. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-8866-120541100116_Appendices.pdf - 2419 KB


 Dokumen sejenis...

     Tidak ada !

 Dokumen yang bertautan...





 Kembali ke Daftar