Anda belum Log-in!
Silahkan Log in
Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Jumat , 06 November 2026
Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.
di-posting oleh 110541100048 pada 2017-02-20 16:19:21 • 413 klik
REGULASI EMOSI PADA KETURUNAN KORBAN CAROK (Studi Kasus pada Keturunan Carok yang Tidak Melakukan Tindakan Balas Dendam)
Emotional Regulation on The Descendansts of Carok Victim (Case Study on The Victim Descendants Who Do Not Retaliate).
disusun oleh NURUL FAJARIYAH
| Subyek: | REGULASI EMOSI PADA KETURUNAN KORBAN CAROK (Studi Kasus pada Keturunan Carok yang Tidak Melakukan Tindakan Balas Dendam) |
| Kata Kunci: | regulasi emosi carok keturunan korban |
[ Anotasi Abstrak ]
xiv ABSTRAK Nurul Fajariyah (110541100048). Regulasi Emosi pada Keturunan Korban Carok (Studi Kasus pada Keturunan Korban yang Tidak Melakukan Tindakan Balas Dendam). Skripsi Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya, Universitas Trunojoyo Madura, 2017 xx + 175 + 4 lampiran Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran proses regulasi emosi pada Keturunan korban Carok yang tidak melakukan tindakan balas dendam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Sampel menggunakan purposive sampling, metode pengumpulan data menggunakan wawancara semi terstruktur. Kriteria subjek, orang yang ayahnya menjadi korban carok, tidak melakukan tindakan balas dendam, saat penelitian dilakukan, kejadiannya sudah berlangsung antara tiga sampai lima tahun keatas atau ketika musuh keluar dari penjara. Penelitian ini menggunakan dua subjek.Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman, yaitu dengan mereduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasilnya, gambaran regulasi emosi pada keturunan korban carok. 1. Pengaturan emosi, keturunan korban mampu mengurangi dan mempertahankan emosi yang dirasakan saat berada dalam situasi yang kurang menyenangkan. 2. Menyikapi emosi, keturunan korban mengendalikan emosinya dengan menambah religiusitasnya dan memikirkan nasib keluarga. 3. Membuat hal menjadi lebih baik atau buruk, keturunan korban berusaha untuk meredam dan menjaga emosinya agar tidak melakukan tindakan balas dendam. Adapun proses regulasi emosi pada keturunan korban carok yang tidak melakukan tindakan balas dendam. 1. Perubahan Kognitif, keturunan korban membulatkan tekad untuk tidak melakukan tindakan balas dendam dan menganggap hal itu hanya menambah masalah sehingga berusaha untuk tidak terpengaruh dengan bujukan orang. 2. Modifikasi Situasi, subjek berusaha untuk menggantikan posisi ayah dalam keluarga, subjek juga mengalihkan percakapan tentang carok yang menimpa ayah pada candaan atau menjelaskan alasan tidak melakukan tindakan balas dendam. 3. Pilihan situasi, subjek memilih menghindari orang-orang yang dapat membuat emosinya meningkat seperti tetangga, kerabat yang tidak mendukung keputusannya, dan orang yang berhubungan dengan pihak lawan. 4. Penyebaran Atensi, dilakukan untuk menyebarkan perhatiannya agar mengurangi emosi dengan beribadah, berada ditengah-tengah keluarga atau peliharaan. 5. Respon Modulasi, dilakukan saat emosi tidak dapat diredam dengan cara penyebaran atensi, yaitu dengan meminta istri meniup ubun-ubun disertai bacaan shalawat dan ayat kursi, sehingga membuatnya tertidur dan kembali tenang saat terbangun Kata Kunci: regulasi emosi, carok, keturunan korban Daftar Pustaka: 19 (2010-2015)
Deskripsi Lain
xv ABSTRACT Nurul Fajariyah (110541100048). Emotional Regulation on The Descendansts of Carok Victim (Case Study on The Victim Descendants Who Do Not Retaliate). Essay of Psychology Study Program, Faculty of Social Sciences and Humanities, Trunojoyo Madura University, 2017. xx + 175 + 4 lampiran This study aims to describe the process of emotional regulation on the descendants of Carok victim who do not retaliate. This study uses qualitative method with case study approach. It uses purposive sampling, data collection method uses a semi-structured interview. Subject criteria, a person whose father became a Carok victim, did not retaliate. The study was held when the incident happened between three to five years and over, or when the enemy was out of prison. This study uses two subjects. Data analysis technique uses Miles and Huberman model, which is buy doing reduction, presentation and making conclusion. The result describes the emotional regulation on the descendant of Carok victim, 1. Emotion control, they are able to reduce and maintain their emotion when they are in less favorable condition. 2. Addressing emotion, they control their emotion by doing such religious things and thinking of the fate of their family. 3. Make something become better or worse, they try to reduce and keep their emotion in order not to retaliate. The process of emotional regulation on the descendants of Carok victim who do not retaliate are 1. Cognitive changes, they are determined not to take revenge and consider those things will only add more problems, so they try not to be easily influenced by people wheedling. 2. Situation modification, subject try to change father’s position in his family, subject also shift conversation about Carok that happened to his father in a joke conversation or explain the reason why he do not retaliate 3. Selection situation, subject elect to avoid people that can make his emotion’s rise such as neighbor, family that don’t support his decision and people that related to the father’s rival 4. Attention deployment, it is done to spread attention in order to reduce their emotion by worshipping, or make the selves in the midst of family or pets. 5. Modulation’s response, subject do it when his emotion can’t be vague by attention disseminating, asking the wife to below his fontanel and incantation shalawat and ayat kursi until make sleep and revert to calm when he awaken. Keywords: Emotional regulation, Carok, victim descendant Bibliography: 19 (2010-2015)
| Kontributor | : Yan Ariyani, S.Psi., M.Psi., Psikolog |
| Tanggal tercipta | : 2017-02-01 |
| Jenis(Tipe) | : Text |
| Bentuk(Format) | |
| Bahasa | : Indonesia |
| Pengenal(Identifier) | : TRUNOJOYO-Tugas Akhir-9978 |
| No Koleksi | : 110541100048 |
Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)
1. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-9978-ABSTRAK.pdf - 9 KB
2. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-9978-cover.pdf - 762 KB
3. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-9978-BAB I edisi new.pdf - 223 KB
4. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-9978-BAB II edisi new.pdf - 283 KB
5. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-9978-BAB III edisi new.pdf - 201 KB
6. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-9978-BAB IV utuh.pdf - 744 KB
7. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-9978-bab v.pdf - 272 KB
8. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-9978-BAB VI.pdf - 105 KB
9. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-9978-daftar pustaka.pdf - 125 KB
10. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-9978-CODING SUBJEK 1 FU.pdf - 1144 KB
Dokumen sejenis...Tidak ada !
Dokumen yang bertautan...
Kembali ke Daftar 