Anda belum Log-in!
Silahkan Log in

Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Rabu , 04 November 2026

Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.

TRUNOJOYO » KP&PKL » Agroekoteknologi
di-posting oleh imam pada 2022-06-16 13:40:39  •  615 klik

PANEN DAN PASCAPANEN BUAH NAGA MERAH (Hylocereus polyrhizuz) DI PT. KUSUMA SATRIA DINASASRI WISATAJAYA BATU
disusun oleh ZARIMAH RACHMAD DANI

Subyek: PANEN DAN PASCAPANEN
BUAH NAGA MERAH
Kata Kunci: PANEN DAN PASCAPANEN
BUAH NAGA MERAH

[ Anotasi Abstrak ]

Buah naga atau dragon fruit atau huo lung kuo (buah naga dalam bahasa mandarin) sejatinya merupakan tanaman kaktus. Tanaman buah naga berasal dari Meksiko, Amerika Tengah, dan Amerika Selatan. Buah naga atau dragon fruit mulai dikenal luas di Indonesia awal tahun 2000 yang saat itu di datangkan dari Thailand. Buah bersisik yang berwarna merah, daging buahnya berwarna merah pekat, manis, berair dan menyegarkan. Tanaman yang mirip dengan tanaman kaktus ini merambat dengan indah di tiang panjatan dengan sulur yang banyak. Sulur tersebut muncul bunga yang berwarna putih akan berkembang menjadi buah naga (Hardjadinata, 2010). Tanaman buah naga awalnya dipergunakan sebagai tanaman hias karena buahnya yang unik, eksotik, serta tampilan bunga dan buahnya yang cantik. Bunganya mirip dengan bunga wijayakusuma, berbentuk corong. Bunga mulai mekar saat senja dan mekar sempurna pada malam hari. Selain rasanya enak, manis dan segar, buah naga memiliki kandungan gizi yang bermanfaat serta berkhasiat seperti kalsium, zat besi, vitamin, mineral, dan kandungan serat yang cukup tinggi. Buah naga sangat populer dalam masyarakat Cina atau Tionghoa dan dikenal oleh rakyat Tionghoa kuno sebagai buah yang membawa berkah. Pemberian nama buah naga atau dragon fruit mungkin karena buah ini memiliki warna kulit merah menyala dan sirip hijau yang mirip dengan sosok naga dalam legenda Cina (Hardjadinata, 2010). Nilai ekonomi dari buah naga tergolong lebih tinggi dibandingkan dengan buah-buahan yang lainnya, dengan tingginya harga tersebut menjadikan peluang bagi para investor domestik untuk melakukan budidaya tanaman buah naga yang akan dipasarkan maupun untuk wisata edukasi. Di Indonesia buah naga keberadaannya direspon positif oleh masyarakat sehingga mudah untuk disebarluaskan. Buah naga memiliki kulit yang lunak dengan kandungan air daging buah yang sangat tinggi. Pada saat musim panen tiba, jumlah buah naga sangat melimpah, sehingga melebihi permintaan konsumen. Kondisi tersebut mengakibatkan buah yang tidak dibeli oleh konsumen disimpan dalam gudang dengan waktu yang lama dan membuat kerusakan pada buah naga tersebut. Oleh karena itu, perlu dilakukannya penanganan panen dan pasca panen yang tepat untuk mengurangi kerusakan pada buah naga (Hardjadinata, 2012). PT. Kusuma Satria Dinasasri Wisatajaya atau sering dikenal Kusuma Agrowisata ini menjadi salah satu wisata agro di Indonesia yang bergerak dalam bidang pariwisata, perhotelan, perkebunan, dan perindustrian. Perkembangan PT. Kusuma Satria Dinasasri Wisatajaya yang sangat pesat, menjadikan kami sebagai mahasiswa Agroekoteknologi berminat untuk ikut bergabung dalam usaha budidaya tanaman di Kusuma Agrowisata melalui kegiatan Praktik Kerja Lapang. Khususnya sebagai tempat untuk penanganan panen dan pasca panen buah naga yang tepat sehingga diharapkan kerusakan buah naga dapat ditekan sekecil mungkin.

Kontributor: Choirul Umam, S.TP., M.T
Tanggal tercipta: 2022-05-10
Jenis(Tipe): Text
Bahasa: Indonesia
Pengenal(Identifier): TRUNOJOYO-KP-190311100044
No Koleksi: 190311100044


 Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)

 File PDF  1. TRUNOJOYO-KP-23602-190311100044-190311100044 PKL.pdf - 7394 KB


 Dokumen sejenis...

     Tidak ada !

 Dokumen yang bertautan...





 Kembali ke Daftar