Anda belum Log-in!
Silahkan Log in
Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Sabtu , 07 November 2026
Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.
di-posting oleh imam pada 2022-07-22 14:26:25 • 336 klik
ANALISIS NITRIT PADA TAMBAK UDANG VANAME (Litopenaeus vannamei) DI TRAINING CENTER DAN LABORATORY PT. CENTRAL PROTEINA PRIMA Tbk. PAITON, PROBOLINGGO, JAWA TIMUR
disusun oleh SELIYA FUJI SAFITRI
| Subyek: | UDANG VANAME TRAINING CENTER DAN LABORATORY PT. CENTRAL PROTEINA PRIMA Tbk. PAITON PROBOLINGGO JAWA TIMUR |
| Kata Kunci: | UDANG VANAME TRAINING CENTER DAN LABORATORY PT. CENTRAL PROTEINA PRIMA Tbk. PAITON PROBOLINGGO JAWA TIMUR |
[ Anotasi Abstrak ]
Indonesia merupakan negara dengan hasil perikanan yang semakin meningkat. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melaporkan bahwa total produksi perikanan RI pada tahun 2020 mencapai 23,16 juta ton. Disisi lain, ekspor perikanan Indonesia mencapai 5,2 miliar dollar AS atau setara dengan Rp. 72,8 triliun selama tahun 2020. Menteri KKP, Sakti Wahyu Trenggono menyebutkan bahwa secara volume, komoditas utama didominasi oleh tuna, cakalang, rumput laut, cumi, sotong, gurita, layur, dan udang. Beberapa tahun terakhir ini, komoditas yang berkontribusi utama pada sektor budidaya perikanan di Indonesia adalah udang putih. Udang vaname (Litopenaeus vannamei) yang dikenal dengan nama udang putih, merupakan salah satu spesies komoditas unggulan dengan introduksi asal dari perairan Amerika Tengah dan negara-negara di Amerika Tengah dan Selatan seperti Ekuador, Venezuela, Panama, Brasil dan Meksiko yang belum lama dibudidayakan di Indonesia. Udang vaname merupakan komoditi sumber pangan yang kaya protein, dengan harga yang relatif lebih murah, yang akhirnya dapat mendorong masyarakat untuk meningkatkan konsumsi udang vannamei sebagai pemenuhan gizi bagi kesehatan. Udang vaname juga memiliki rasa yang sangat gurih dan kadar kolesterolnya yang lebih rendah dari pada hewan mamalia. L. vannamei merupakan salah satu jenis udang yang sering dibudidayakan (Susilowati et al., 2017) Budidaya merupakan salah satu kegiatan alternatif dalam meningkatkan produksi perikanan. Menurut Wulandari et al., (2015), syarat terlaksananya kegiatan budidaya adalah adanya organisme yang dibudidayakan, media hidup organisme, dan wadah/tempat budidaya. Komoditas vaname yang unggul dihasilkan dari proses pemeliharaan harus memperhatikan aspek internal yang meliputi asal dan kualitas benih; serta faktor eksternal mencakup kualitas air budidaya, pemberian pakan, teknologi yang digunakan, serta pengendalian hama dan penyakit (Fuady et al., 2013). Upaya peningkatan hasil panen yang melimpah, maka pembudidaya melakukan manipulasi padat tebar mulai dari sistem ekstensif hingga sistem intensif. Semakin tinggi padat tebar maka akan menghasilkan peningkatan limbah metabolik yang disebabkan oleh jumlah pakan yang berlebih. Padat tebar yang tinggi dan pemberian pakan yang banyak dapat menurunkan kondisi kualitas air. Sisa pakan akan mengendap menjadi kotoran di dasar tambak dan berubah menjadi senyawa toksik bagi udang karena penurunan kualitas air. Salah satu senyawa yang dipengaruhi langsung yaitu nitrit (NO2) (Wulandari et al., 2015), Senyawa nitrit yang berlebih di tambak akan menyebabkan menurunnya kemampuan darah udang untuk mengikat O2, karena nitrit akan bereaksi lebih kuat dengan hemocyanin yang mengakibatkan tingkat kematian udang tinggi. Selain itu, tingginya senyawa nitrit di tambak juga akan menganggu proses pengeluaran senyawa nitrit yang ada dalam tubuh udang, sehingga akan terakumulasi di dalam tubuh udang. Penelitian tentang pengaruh pengelolaan kualitas air terhadap kandungan bahan organik nitrit (NO2) perlu dilakukan untuk mengetahui ke- efektifan pengelolaan kualitas air untuk mengurangi kandungan bahan organik nitrit (NO2) dalam air tambak (Kusuma et al., 2017). Training Center dan Laboratory PT. Central Proteina Prima Tbk. Paiton, probolinggo berisi laboratorium yang khusus menganalisis sampel air tambak udang vaname, dan tempat pelatihan yang banyak melahirkan analis laboratorium dan teknisi tambak yang hebat, dimana hasil analisis nitrit maupun parameter lainnya memiliki tingkat akurasi yang tinggi. Tempat tersebut juga membekali mahasiswa dengan ilmu yang sangat berguna ketika memasuki dunia kerja, sehingga tepat untuk menjadi lokasi Praktik Kerja Lapang penulis.
| Kontributor | : Haryo Triajie, S.Pi., M.Si |
| Tanggal tercipta | : 2022-06-08 |
| Jenis(Tipe) | : Text |
| Bahasa | : Indonesia |
| Pengenal(Identifier) | : TRUNOJOYO-KP-190351100055 |
| No Koleksi | : 190351100055 |
Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)
1. TRUNOJOYO-KP-24474-190351100055-Laporan PKL Seliya Super.pdf - 3553 KB
Dokumen sejenis...Tidak ada !
Dokumen yang bertautan...- KAJIAN FAKTOR PRODUKSI DAN EFISIENSI TEKNIS BUDIDAYA UDANG VANAME(Studi Kasus di Desa Blawi Kecamatan Karangbinangun Kabupaten Lamongan)
- STRUKTUR, PERILAKU, DAN PENAMPILAN PASAR PADA PEMASARAN UDANG VANAME DI DESA BALUN KECAMATAN TURI KABUPATEN LAMONGAN
- Manajemen Risiko pada Usaha Budidaya Udang Vaname di Kecamatan Kwanyar Kabupaten Bangkalan
- MANAJEMEN RISIKO BUDIDAYA UDANG VANAME (Litopenaeus Vanammei) INTENSIF(Studi di Desa Temaji Kecamatan Jenu Kabupaten Tuban)
- Perancangan Model Simulasi dengan Pendekatan Agent Based Modelling pada Sistem Budidaya Udang Vaname di Desa Socah, Kabupaten Bangkalan
Kembali ke Daftar 