Anda belum Log-in!
Silahkan Log in

Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Minggu , 08 November 2026

Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.

TRUNOJOYO » KP&PKL » Agroekoteknologi
di-posting oleh imam pada 2022-08-03 13:34:18  •  476 klik

PEMELIHARAAN PADA TANAMAN BUAH NAGA MERAH (Hylocereuspolyrhizus) di PT. KUSUMA SATRIA DINASASRI WISATAJAYA BATU, MALANG
disusun oleh Duhita Nirvana

Subyek: NAGA MERAH
PT. KUSUMA SATRIA DINASASRI WISATAJAYA BATU
MALANG
Kata Kunci: NAGA MERAH
PT. KUSUMA SATRIA DINASASRI WISATAJAYA BATU
MALANG

[ Anotasi Abstrak ]

Buah naga atau dragon fruitatau lazim disebut pitaya merupakan salah satu tanaman yang sudah di kenal banyak oleh kalangan masyarakat. Buah naga tergolong dalam tanaman kaktus yang hidup di daerah kering dan agak berpasir. Buah yang termasuk dalam kelompok kaktus atau family cactacea ini sangat digemari oleh masyarakat yaitu untuk keperluan konsumsi. Rasa buah naga yang manis dan segar dengan jenis daging buah warna merah atau putih, serta buah naga ini mengandung berbagai manfaat obat yang baik untuk kesehatan tubuh. Buah naga mengandung cukup manfaat bagi kesehatan diantaranya sebagai penyeimbang kadar gula darah, membersihkan darah, menguatkan ginjal, menyehatkan lever, perawatan kecantikan, menguatkan daya kerja otak, meningkatkan ketajaman mata, mengurangi keluhan panas dalam dan sariawan, menstabilkan tekanan darah, mengurangi keluhan keputihan, mengurangi kolesterol, mencegah kanker usus serta mencegah sembelit dan memperlancar feses. Selain kandungan vitamin C yang tinggi, buah naga mengandung 80% air. Zat nutrisi lain yang terkandung dalam buah naga ialah serat, kalsium, zat besi, fosfor, karatenoid dan nutrisi lainnya yang baik untuk kesehatan tubuh. Banyak permintaan konsumen terhadap buah naga, maka prospek pengembangan penanaman buah naga masih terbuka luas, yang tentunya membutuhkan penyediaan bibit yang cukup berkualitas serta tepat waktu produksinya dan pemenuhan kebutuhan akan Buah naga dapat terpenuhi dengan baik. Sehingga perlu dilakukan tindakan perbanyakan buah Naga.Tanaman buah naga dapat diperbanyak dengan menggunakan biji maupun stek. Petani pada umumnya memilih perbanyakan dengan stek karena menghasilkan bibit dalam waktu yang singkat dibandingkan dengan biji. Penyetekan merupakan cara pembiakan tanaman dngan menggunakan bagian-bagian vegetatif yang dipisahkan dari induknya, sehingga mempunyai sifat yang menyerupai tanaman induknya. Perbanyakan vegetatif yang digunakan dan terbukti berhasil pada tanaman buah naga adalah dengan stek batang atau cabang Tanaman buah naga (Hylocereus sp.) dapat tumbuh baik diberbagai jenis tanah dan sedikit tahan kekeringan. Tanaman buah naga menghendaki tanah yang subur dan berstruktur gembur, dengan drainase yang baik pH tanah atara 6,3 6,8 dan kaya akan kandungan bahan organik. Tanaman ini membutuhkan sinar matahari penuh dan curah hujan tidak lebih tinggi dari 2500 mm/tahun. Tanaman buah naga dapat dikembangkan di dataran rendah

Kontributor: Drs.Kaswan Badami,M.Si
Tanggal tercipta: 2021-04-20
Jenis(Tipe): Text
Bahasa: Indonesia
Pengenal(Identifier): TRUNOJOYO-KP-180311100008
No Koleksi: 180311100008


 Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)

 File PDF  1. TRUNOJOYO-KP-24989-180311100008-Duhita Nirvana.pdf - 2392 KB


 Dokumen sejenis...

     Tidak ada !

 Dokumen yang bertautan...





 Kembali ke Daftar