Anda belum Log-in!
Silahkan Log in

Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Jumat , 06 November 2026

Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.

TRUNOJOYO » KP&PKL » Teknologi Industri Pertanian
di-posting oleh imam pada 2023-07-06 13:58:41  •  371 klik

STRATEGI PEMASARAN PRODUK OLAHAN SUSU DI KPSP SETIA KAWAN, NONGKOJAJAR PASURUAN
disusun oleh DIMAS BACHTIAR RIZAL

Subyek: SUSU
Kata Kunci: SUSU

[ Anotasi Abstrak ]

Dalam upaya memajukan dan meningkatkan kualitas dan kuantitas output sejalan dengan pertumbuhan ilmu pengetahuan dan teknologi guna pemenuhan pangan sebagai salah satu kebutuhan mendasar kehidupan manusia yang selalu berkembang, pemanfaatan teknologi pertanian berkembang agak cepat di Indonesia. Untuk mencapai kecukupan pangan baik dari segi kuantitas maupun kualitas output, teknologi pertanian harus digunakan baik dalam proses pra- panen maupun pasca-panen. Teknologi pertanian telah membantu negara- negara industri dan berkembang, termasuk Indonesia, meningkatkan produktivitas dan efisiensi produksi komoditas pangan (Dirpan Bastian, 2017). Menurut (Triyanto, 2015), menyatakan bahwa strategi pemasaran produk adalah strategi yang berisi sarana untuk mencapai tujuan perusahaan dan karenanya cukup menentukan untuk bisnis. Metode utama yang digunakan oleh unit bisnis untuk mencapai tujuan mereka adalah strategi pemasaran, di mana pilihan dibuat pada target pasar, posisi produk dalam pasar, bauran pemasaran, dan jumlah pengeluaran pemasaran yang diperlukan. Pemasaran produk barang dan jasa dapat menjadi peluang besar bagi pelaku usaha (Susanti et al., 2020). Perkembangan persaingan semakin ketat antara para perusahaan yang bergerak dalam bidang pengolahan susu. Menuntut setiap perusahaan dapat menjual produk dengan sebaik dan semenarik mungkin. Salah satu cara adalah melakukan pengembangan hasil produksi atau disebut dengan verifikasi produk untuk menarik minat konsumen. Susu sapi didefinisikan sebagai makanan yang tinggi nutrisi termasuk protein, lemak, karbohidrat, mineral, dan vitamin. Selain itu, susu sapi termasuk kualitas yang membuatnya mudah bagi tubuh untuk mencerna dan menyerap (Nugraha, 2016). Karena daya cernanya yang besar dan dimasukkannya asam amino utama yang dibutuhkan oleh manusia, susu juga memiliki nilai biologis yang tinggi (Maharani et al., 2020). Susu segar yang layak dikonsumsi harus mematuhi SNI No. 3144.1:2011 tentang kriteria mutu susu segar, yang meliputi persyaratan keamanan pangan dan nilai gizi. Salah satu produsen pengolahan susu adalah Koperasi Peternakan Sapi Perah Setia Kawan, di NongkoJajar Pasuruan. Sering disebut dengan KPSP Setia Kawan, koperasi ini memproduksi beberapa olahan susu sapi segar seperti susu pasteurisasi, hard milk candy, yoghurt, dan keju mozarella. Susu sapi segar yang diolah di KPSP Setia Kawan ini dipasok oleh petani yang dihimpun di koperasi sehingga nantinya dapat dipasarkan pada masyarakat perkotaan dan pedesaan. Koperasi Peternakan Sapi Perah Setia Kawan terletak di desa Nongkojajar, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan. Koperasi ini menampung susu dari masyarakat dan milik koperasi itu sendiri. KPSP Setia Kawan banyak melakukan kerjasama dengan perusahaan besar seperti INDOLAKTO dan sebagainya. Praktik Kerja Lapang ini dilakukan untuk mempelajari strategi pemasaran produk di KPSP Setia Kawan.

Kontributor: Khoirul Hidayat, S.T.,M.T
Tanggal tercipta: 2023-06-21
Jenis(Tipe): Text
Bahasa: Indonesia
Pengenal(Identifier): TRUNOJOYO-KP-200331100101
No Koleksi: 200331100101


 Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)

 File PDF  1. TRUNOJOYO-KP-27672-200331100101-DIMAS BACHTIAR RIZAL_200331100101_LAPORAN PKL.pdf - 2584 KB


 Dokumen sejenis...



 Dokumen yang bertautan...





 Kembali ke Daftar