Anda belum Log-in!
Silahkan Log in

Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Minggu , 08 November 2026

Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.

TRUNOJOYO » KP&PKL » Kelautan
di-posting oleh imam pada 2023-06-26 08:16:52  •  355 klik

PENGARUH ANGIN TERHADAP PERGERAKAN ARUS LAUT PERMUKAAN DI PERAIRAN LAUT BANDA
disusun oleh HANIFAH RATNA WULAN HAPANDI

Subyek: ARUS LAUT
Kata Kunci: ARUS LAUT

[ Anotasi Abstrak ]

Arus laut merupakan gerakan massa air laut yang bergerak menuju kesetimbangan dan menyebabkan perpindahan massa air laut ke satu tempat yang lainnya serta gerakan massa air ini saling mempengaruhi ke arah horizontal maupun ke arah vertikal. Arus laut dapat disebabkan oleh perbedaan massa jenis air, perbedaan tekanan, pasang surut air laut dan tiupan angin. Tiupan angin di permukaan laut dapat membangkitkan gerakan air laut (Prayogo, 2021). Arus laut permukaan adalah salah satu faktor oseanografi penting untuk mengetahui informasi tentang kondisi suatu perairan. Akibat dari pergerakan arus yaitu terbawanya material air dari permukaan maupun kolom air. Pergerakan arus laut dapat mendistribusikan nutrien yang bermanfaat untuk biota-biota yang ada di perairan serta terjadinya upwelling dan downwelling yang dapat mempengaruhi kualitas air diperairan (Wisha et al., 2015). Hembusan angin dan pasang surut air laut umumnya mempengaruhi gerakan massa air laut permukaan Indonesia. Tiupan angin, pasut dan gelombang dapat menjadi penyebab terjadinya arus di kawasan perairan dangkal dan pantai. Perairan semi tertutup dan sempit seperti teluk dan selat, umumnya gaya pembangkit arus disebabkan oleh pasang surut. Arus laut permukaan dibangkitkan oleh faktor angin yang bertiup kurang dari 200 meter menyebabkan perpindahan massa air laut. Pola arah dan kecepatan arus sangat dipengaruhi oleh angin muson yang sedang berlangsung. Arus laut yang dibangkitkan oleh angin biasanya memiliki sifat musiman, yakni saat terjadi suatu musim arus mengalir ke suatu arah tersebut sesuai dengan arah hembusan angin hal tersebut dapat terjadi pada saat musim selanjutnya. Kecepatan dan arah angin yang sedang bertiup di suatu permukaan laut berpengaruh pada berubahan arah arus dan kecepatan arus (Tanto et al., 2017). Pergerakan angin yang bertiup dipermukaan laut dapat mempengaruhi arah arus dan gerakan angin yang bertiup kencang akan berpengaruh pada tercampurnya massa air di permukaan sehingga sebaran material sedimen dan suhu menjadi homogen. Kecepatan arus yang disebabkan oleh angin akan berkurang seiring dengan bertambahnya kedalaman (Samskerta et al., 2014). Perairan di setiap wilayah memiliki karakteristik yang berbeda berdasarkan letak secara geografis maupun pengaruh yang terjadi secara regional di wilayah tersebut, seperti parameter fisik, kimia dan biologi. Laut Banda letaknya cukup strategis berada di antara Pulau Sulawesi, Maluku dan pulau lain serta wilayah perairan Laut Banda juga merupakan lintasan arus laut global dari samudera Pasifik menuju samudera Hindia. Peran angin muson yang berhembus di atas perairan Laut Banda sangat berpengaruh pada pergerakan arus laut permukaan di perairan Laut Banda. Selain dipengaruhi oleh angin muson, arus laut diperairan ini juga di pengaruhi oleh Arlindo dan ARMONDO (Nanlohy et al., 2018). Laut Banda merupakan lokasi fishing ground karena perairan ini sangat subur sehingga menjadi salah satu daerah penangkapan ikan terbesar di Indonesia dan telah menjadi bagian dari Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP). Berdasarkan data statistik tahun 2010 perairan laut Banda didominasi oleh kelompok ikan pelagis. (Wijaya et al., 2018). Perairan ini memiliki keadaan dasar laut yang kompleks terdapat palung di timur dan cekungan di barat, adanya cekungan ini juga turut ikut mempengaruhi kendali pertukaran massa air laut. Kondisi suatu wilayah perairan dapat dilihat dari informasi parameter oseanografi yaitu arah dan kecepatan arus selain itu arus juga berperan dalam memberi informasi tentang sebaran suhu, sedimen, plankton, nutrient, sebaran polutan, sebaran ikan, dan juga faktor lain yang berkaitan tentang pergerakan arus laut (Permadi et al., 2015).

Kontributor: Zainul Hidayah, S.Pi, M.App.Sc
Tanggal tercipta: 2023-05-24
Jenis(Tipe): Text
Bahasa: Indonesia
Pengenal(Identifier): TRUNOJOYO-KP-200341100107
No Koleksi: 200341100107


 Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)

 File PDF  1. TRUNOJOYO-KP-27497-200341100107-Hanifah Ratna#200341100107#Ilmu Kelautan.pdf - 16384 KB


 Dokumen sejenis...



 Dokumen yang bertautan...





 Kembali ke Daftar