Anda belum Log-in!
Silahkan Log in

Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Jumat , 06 November 2026

Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.

TRUNOJOYO » KP&PKL » Kelautan
di-posting oleh imam pada 2023-06-27 09:23:47  •  146 klik

PERSENTASE TUTUPAN TERUMBU KARANG DI BANGSRING UNDERWATER KABUPATEN BANYUWANGI
disusun oleh MAULIDA SURYA NINGTYAS

Subyek: TERUMBU KARANG
Kata Kunci: TERUMBU KARANG

[ Anotasi Abstrak ]

Terumbu karang berperan kompleks dan sangat rentan pada ekosistem laut. Peranan terumbu karang adalah sebagai makanan, tempat reproduksi, habitat bagi organisme, dan terumbu karang juga memiliki nilai estetika yang dapat dijadikan sebagai kawasan wisata. (Salim, 2012). Terumbu karang juga bertindak sebagai penyuplai pantai berpasir dan penahan erosi pada pantai. Berdasarkan sisi ekonomi dan fisik dan banyak berperan yang dalam kehidupan ekosistem laut. Banyaknya manfaat dan peluang dari terumbu karang ini juga berjalan seiring dengan meningkatnya tekanan manusia terhadap terumbu karang. Kondisi terumbu karang di Indonesia menunjukkan pada keadaan yang sangat baik sekitar 5%, keadaan baik 27,01%, keadaan yang buruk 37,97% dan 30,02% memiliki keadaan sangat buruk. Pantai dengan ekosistem terumbu Karang melimpah salah satunya adalah Pantai Bangsring (Miftachul et al., 2018). Pantai Bangsring menjadi contoh pantai dengan ekosistem terumbu karang yang melimpah. Pantai Bangsring terletak di Pulau Jawa bagian timur di desa Bangsring, Wongsorejo, Banyuwangi. Terletak sejauh 10km dari Pelabuhan Ketapang sebelah utara dan 15km dari Taman Nasional Baluran sebelah selatan. Garis Pantai Bangsring adalah 596meter dari garis lintang 8,049611° dan bujur 114,430222° di utara hingga 8,054747° lintang utara dan 114,431086° bujur timur di bagian selatan (Asadi dan Andrimida, 2017). Beragamnya stok ikan menjadi poin yang menarik untuk masyarakat yang berkunjung. Ekosistem terumbu karang di pantai Bangsring ini memiliki kondisi yang baik (Erwanto dan Masluha, 2019). Ekosistem ini menyediakan tempat tinggal bagi berbagai jenis kehidupan laut. Ekosistem terumbu karang sangat lekat dengan kehidupan masyarakat di sekitar Pantai Bangsring sehingga kebanyakan berprofesi sebagai pencari ikan hias. (Kusuma et al., 2017). Tingginya potensi sumber daya alam kawasan pantai Bangsring telah membawa manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar melalui berbagai pemanfaatannya. Salah satu potensi Pantai bangsring adalah memiliki ekosistem terumbu karang. Ekosistem terumbu karang Pantai Bangsring menyebabkan lokasi ini dijadikan sebagai tolak ukur kerja lapangan dimana keadaan Terumbu Karangnya sudah membaik secara signifikan karena masyarakat sekitar turut menjaga ekosistem tersebut. Karena hal tersebut, terumbu karang yang dimiliki pantai bangsring menjadi kebanggan untuk Banyuwangi atau bahkan daerah pesisir di Jawa Timur yang memiliki potensi terumbu karang yang baik namun perlu bantuan untuk ditingkatkan. Praktik Kerja Lapang dengan topik Persentase Tutupan Terumbu Karang dilakukan untuk lebih mengetahui serta mempraktikkan ilmu yang telah diperoleh. Data yang dihasilkan dari Praktik Kerja Lapang ini dapat dijadikan sebagai acuan evaluasi untuk memantau kondisi dan pertumbuhan terumbu karang.

Kontributor: Dr. H. Agus Romadhon, SP., M.Si,
Tanggal tercipta: 2023-05-24
Jenis(Tipe): Text
Bahasa: Indonesia
Pengenal(Identifier): TRUNOJOYO-KP-200341100020
No Koleksi: 200341100020


 Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)

 File PDF  1. TRUNOJOYO-KP-27517-200341100020-Maulida Surya Ningtyas#200341100020#Ilmu Kelautan.pdf - 2613 KB


 Dokumen sejenis...



 Dokumen yang bertautan...





 Kembali ke Daftar