Anda belum Log-in!
Silahkan Log in
Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Kamis , 05 November 2026
Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.
di-posting oleh yoga pada 2024-07-03 16:44:52 • 198 klik
PERBANDINGAN PERSENTASE TUTUPAN TERUMBU KARANG PADA AREA SNORKELING DAN NON-SNORKELING DI WISATA BANGSRING UNDERWATER BANYUWANGI
disusun oleh Ina Nurul Hidayati Rodiyah
| Subyek: | TERUMBU KARANG |
| Kata Kunci: | Terumbu Karang Bentuk Pertumbuhan Terumbu Karang (Life Form) Faktor Pertumbuhan Terumbu Karang Persentase Tutupan Terumbu Karang Metode Penilaian Terumbu Karang Kegiatan Snorkeling |
[ Anotasi Abstrak ]
Indonesia menjadi negara maritim yang membentang sekitar 5 ribu kilometer di sepanjang garis khatulistiwa. Dalam geostrategi, Indonesia berada dalam posisi silang dari dua benua dan dua samudera. Posisi geostrategis di benua Asia dan benua Australia menjadikan Indonesia adalah salah satu di antara perbedaan peradaban yang sangat mencolok yaitu peradaban barat (Australia) dan peradaban timur (Asia). Dengan luasnya lautan, Indonesia menjadi rumah bagi salah satu terumbu karang terbaik di dunia. Terumbu karang yang tersebar di berbagai lokasi, mulai dari perairan utara hingga selatan menggambarkan keindahan alam yang memukau dan keanekaragaman hayati laut yang kaya. Kondisi ini menjadikan Indonesia sebagai destinasi utama bagi para penyelam dan penggemar keindahan bawah laut serta menjadi salah satu pusat keanekaragaman hayati laut global (Sasvia, 2019). Pantai Bangsring merupakan salah satu pantai dengan kelimpahan ekosistem terumbu karang. Pantai Bangsring ini berjarak sekitar 10km dari Pelabuhan Ketapang di utara dan 15km dari Taman Nasional Baluran di selatan. Garis pantainya membentang dari lintang 8,049611° dan bujur 114,430222° di utara hingga lintang 8,054747° dan bujur 114,431086° di selatan (Asadi dan Andrimida, 2017). Menariknya, Pantai Bangsring menawarkan beragam stok ikan, menjadi daya tarik bagi pengunjung yang tertarik dengan keindahan alam bawah laut. Ekosistem terumbu karang di pantai ini dalam kondisi baik, memberikan tempat tinggal bagi berbagai jenis kehidupan laut (Erwanto Masluha, 2019). Pentingnya ekosistem ini tercermin dalam kehidupan sehari-hari masyarakat sekitar, banyak di antaranya yang mencari ikan hias sebagai mata pencaharian utama (Kusuma et al., 2017). Sumber daya alam di kawasan pantai Bangsring memiliki potensi yang tinggi dan memberikan manfaat ekonomi signifikan bagi penduduk lokal melalui berbagai kegiatan pemanfaatan.
| Kontributor | : Dyah Ayu Sulistyo Rini, S.Kel., M.T. |
| Tanggal tercipta | : 2024-06-13 |
| Jenis(Tipe) | : Text |
| Bentuk(Format) | |
| Bahasa | : Indonesia |
| Pengenal(Identifier) | : TRUNOJOYO-KP-210341100111 |
| No Koleksi | : 210341100111 |
Ketentuan (Rights) :
2024
Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)
1. TRUNOJOYO-KP-32032-210341100111-Laporan PKL.pdf - 7704 KB
Dokumen sejenis...- INVENTARISASI POTENSI EKOSISTEM TERUMBU KARANG UNTUK EKOWISATA BAHARI (SNORKELING DAN SELAM) DI PULAU MAMBURIT KEPULAUAN KANGEAN KABUPATEN SUMENEP
- ANALISIS KECEPATAN PERTUMBUHAN LARVA PLANULA DENGAN MENGGUNAKAN TEKNIK BIOREEFTEK DI PERAIRAN MANDANGIN SAMPANG – MADURA
- STRUKTUR KOMUNITAS TERUMBU KARANG DI PULAU GILI LAWAK KECAMATAN TALANGO KABUPATEN SUMENEP
- STRUKTUR KOMUNITAS IKAN KARANG DI PULAU GILI LABAK KECAMATAN TALANGO KABUPATEN SUMENEP
- PERBANDINGAN PERSENTASE PETUTUPAN TERUMBU KARANG HIDUP DI PULAU GILI RAJEH DAN GILI LABAK KABUPATEN SUMENEP MADURA
Dokumen yang bertautan...- INVENTARISASI POTENSI EKOSISTEM TERUMBU KARANG UNTUK EKOWISATA BAHARI (SNORKELING DAN SELAM) DI PULAU MAMBURIT KEPULAUAN KANGEAN KABUPATEN SUMENEP
- ANALISIS KECEPATAN PERTUMBUHAN LARVA PLANULA DENGAN MENGGUNAKAN TEKNIK BIOREEFTEK DI PERAIRAN MANDANGIN SAMPANG – MADURA
- STRUKTUR KOMUNITAS TERUMBU KARANG DI PULAU GILI LAWAK KECAMATAN TALANGO KABUPATEN SUMENEP
- STRUKTUR KOMUNITAS IKAN KARANG DI PULAU GILI LABAK KECAMATAN TALANGO KABUPATEN SUMENEP
- PERBANDINGAN PERSENTASE PETUTUPAN TERUMBU KARANG HIDUP DI PULAU GILI RAJEH DAN GILI LABAK KABUPATEN SUMENEP MADURA
Kembali ke Daftar 